Soal 'Jin Buang Anak' Edy Mulyadi, Anggota DPR asal Kalimantan Ngadu ke Panglima TNI: Tiga Hari Ini Heboh, Pak!

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 24 Januari 2022 | 18:31 WIB
Soal 'Jin Buang Anak' Edy Mulyadi, Anggota DPR asal Kalimantan Ngadu ke Panglima TNI: Tiga Hari Ini Heboh, Pak!
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Krisantus Kurniawan. [Tangkapan layar Youtube.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Krisantus Kurniawan mengadu ke Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengenai kontroversi pernyataan Edy Mulyadi soal lokasi ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).

Terkait kasus yang membuat berang warga di Pulau Kalimantan tersebut, ia mendesak TNI harus antisipasi gejolak terhadap keutuhan negara.

"Secara khusus, kami di Provinsi Kalimantan dalam tiga hari ini heboh Pak Panglima. Heboh dengan pernyataan Edy Mulyadi yang mengatakan bahwa Kalimantan itu adalah tempat jin buang anak, genderuwo, kuntilanak, monyet jadi semua jelek," kata Krisantus dalam rapat kerja Panglima TNI bersama Komisi I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022). 

Menurutnya, pernyataan Edy soal Kalimantan sangat disayangkan. Lantaran itu, TNI sebagai penjaga keutuhan negara diminta segara bertindak untuk mengantisipasi terjadinya gejolak di masyarakat. 

"Saya merupakan bagian dari genderuwo dan kuntilanak. Bagian dari monyet bagian dari jin buang anak. Dan pernyataan ini sangat kita sayangkan dan tentu TNI sebagai penjaga keamanan penjaga keutuhan Republik Indonesia saya pikir perlu juga melakukan koordinasi dan tindakan antisipatif terhadap gejolak sudah mulai timbul," ungkapnya. 

Ia mengatakan, di media sosial kericuhan sudah terjadi. Para tokoh antarsuku dan agama Kalimantan sudah mengeluarkan pernyataan agar Edy Mulyadi meminta maaf baik itu lewat media maupun secara terbuka. 

Untuk itu, Krisantus mengatakan, dirinya perlu menyampaikan soal kontroversi Edi ke Panglima TNI. Terlebih langkah-langkah antisipatif perlu dilakukan. 

"Oleh karena itu apakah sudah ada langkah-langkah antisipasi terhadap persolan ini?," tuturnya. 

Cuplikan video Edy Mulyadi yang diduga telah menghina Kalimantan viral di media sosial. Dalam video tersebut tertulis ‘Edy Mulyadi (caleg PKS) dkk menghina warga Kalimantan’. 

baca juga

Dalam video itu, nampak Edy duduk di tengah, antara dua rekannya. Pada bagian belakangnya, berdiri empat orang. Kemudian Edy menyebut Kalimantan sebagai tempat Jin untuk membuang anak dengan menggunakan mikropon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Menghina Kalimantan, Tagar Tangkap Edy Mulyadi Menggema di Twitter

Dinilai Menghina Kalimantan, Tagar Tangkap Edy Mulyadi Menggema di Twitter

Bekaci | Senin, 24 Januari 2022 | 17:55 WIB

Laporan Terhadap Edy Mulyadi Diproses Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik di Samarinda

Laporan Terhadap Edy Mulyadi Diproses Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik di Samarinda

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 17:21 WIB

Heboh Hinaan Edy Mulyadi Soal Kalimantan, Ian Kasela Ikut Naik Darah: Kritik Kebijakannya, bukan Daerahnya

Heboh Hinaan Edy Mulyadi Soal Kalimantan, Ian Kasela Ikut Naik Darah: Kritik Kebijakannya, bukan Daerahnya

Bekaci | Senin, 24 Januari 2022 | 18:10 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×