Kisah Teman Bunuh Teman di Kota Bekasi

Siswanto

Kamis, 27 Januari 2022 | 07:00 WIB
Kisah Teman Bunuh Teman di Kota Bekasi
Ilustrasi penyekapan. [Shutterstock]

Suara.com - Awas, laporan kriminal ini mengandung unsur-unsur kekerasan. Jika anda dalam kondisi tidak stabil ada baiknya tidak melanjutkan membaca.

AY (19) dan TAW (21) berteman sejak mereka sama-sama mengenyam pendidikan sekolah menengah kejuruan.

Pada Selasa (18/1/2022) pagi, mereka bertemu lagi. AY dijemput dan mereka ketemuan di rumah teman berinisial MG di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Hari itu ternyata menjadi hari terakhir AY. TAW mengikat dan menyekapnya hingga meninggal dunia karena persoalan sepele.

Belum diketahui apakah tindakan TAW sudah dia rencanakan atau tidak. Tapi dia berupaya menghilangkan jejak.

Dalam pertemuan di rumah MG, TAW meminta AY membelikan tali dan lakban di warung.

AY menuruti permintaan temannya. Dia pergi ke warung dan tak lama kemudian kembali dengan membawa pesanan TAW.

Ternyata yang terjadi di luar dugaan AY. Tali dan lakban dipakai untuk mengikat kakinya. Tangannya juga diikat ke belakang.  Mulut dan hidungnya pun dilakban.

AY kemudian dimasukkan TAW ke dalam kamar mandi.

baca juga

AY tidak melakukan perlawanan ketika TAW mengikatnya. Kemungkinan karena dia takut kepada TAW karena semenjak sekolah, TAW terkenal sebagai jagoan.

"Jadi dibawah intimidasi korban diem aja, tangan diikat, mulut dilakban, kemudian ditinggal di kamar mandi hampir setengah jam," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan.

Setengah jam lamanya AY disekap di dalam kamar mandi yang ditutup dari luar. Ketika dilihat lagi, TAW sudah lemas.

"Tidak bernyawa," kata Endra Zulpan.

Menghilangkan jejak

Saat kejadian, orang tua MG sedang tidak di rumah. Mereka di tempat kerja.

Setelah menemukan AY lemas di kamar mandi, MG segera menghubungi orang tuanya dan meminta mereka pulang.

Semula MG menutupi semua rangkaian penyebab yang membuat AY lemas karena mendapat ancaman kekerasan dari TAW.

Tali dan lakban yang tadi dipakai untuk menganiaya AY dilepaskan TAW semua sebelum orang tua MG datang.

Kepada orang tua, MG mengatakan AY terjatuh dari tangga rumah. 

Keluarga AY dikabari pada siang harinya. AY sudah berada di rumah sakit dan meninggal dunia.

Belakangan, MG mengungkapkan semua kejadian yang dilihatnya kepada orang tuanya. Informasi itu kemudian diteruskan kepada orang tua AY.

Keluarga korban yang semula percaya AY meninggal karena jatuh dari tangga, selanjutnya melaporkan kasus itu ke Polres Metro Bekasi Kota pada Sabtu (22/1/2022) dengan berbekal informasi terbaru itu.

Polisi Kota Bekasi membuka penyelidikan baru.

Keluarga sepakat tempat pemakaman AY dibongkar lagi untuk memastikan penyebab kematiannya.

Hasil autopsi pada Selasa (25/1/2022) menunjukkan AY meninggal dunia karena terjadi penyumbatan jalan napas.

TAW pergi ke Banjarnegara

Pada Kamis (20/1/2022), TAW melarikan diri ke rumah neneknya di Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia kabur sebelum keluarga AY melaporkannya ke polisi.

Dari hasil pelacakan yang dilakukan, polisi dapat meringkusnya pada Rabu, 26 Januari 2022, sekitar pukul 01.00 WIB.

TAW mesti mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Alexander Yurikho mengatakan  penyidik tengah melakukan penyidikan kasus itu.

"Proses penyidikan terkait membuat terang dugaan tindak pidana ini Insya Allah sedang berjalan," kata Alex.

Apa motifnya?

Menurut informasi yang didapatkan polisi, motif tindakan TAW terhadap AY karena sakit hati.

AY dianggap tidak mengajak TAW melamar pekerjaan yang sekarang sudah didapatkan AY.

"Korban ini sudah mendapat pekerjaan. Ini membuat tersangka sakit hati kenapa pas ngelamar pekerjaan di pabrik swasta ini tidak mengajak," kata Endra Zulpan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

×