facebook

Kasus Omicron Melonjak, Penyelenggara Formula E Jakarta Studi Banding ke Arab Saudi

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Kasus Omicron Melonjak, Penyelenggara Formula E Jakarta Studi Banding ke Arab Saudi
Gelaran Formula E (fiaformulae)

Tujuan utama studi banding ini untuk mempelajari persiapan dan pekerjaan panitia.

Suara.com - Perwakilan penyelenggara Formula E dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Organizing Commitee Formula E, Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan studi banding ke Diriyah, Arab Saudi. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari terkait gelaran Formula E di sana.

Diriyah merupakan kota pertama dimulainya musim balapan Formula E season 8. Rencananya, balapan akan dimulai Jumat (27/1/2022) 07.00 WIB.

Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto mengatakan tim IMI dan Jakpro sudah berada di Diriyah saat ini. Mereka akan mempelajari mulai dari pre-event sampai balapan utama di sana.

“Mereka juga sekarang sedang di Diriyah sedang melihat. Persiapan pre-eventnya bagaimana harus tahu dengan FEO. Jadi ada rapat juga dengan FEO di sana,” ujar Widi saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga: Minta Pasien Omicron Gejala Ringan Tak Perlu ke RS, Menkes Budi: Dirawat di Rumah Bisa Sembuh Sendiri

Tujuan utama studi banding ini, disebut Widi, adalah mempelajari persiapan dan pekerjaan panitia. Mulai dari hal kecil sampai ke balapan selesai akan dipelajari.

“Intinya adalah panitia harus persiapannya bagaimana, pre-eventnya seperti apa, penanganan seperti apa,” jelasnya.

Studi banding ini disebut Widi menggunakan anggaran dari Jakpro dan IMI. Hasilnya nanti akan dipakai untuk gelaran Formula E di Jakarta.

Namun, ia menyatakan pihaknya tidak hanya sekadar menjiplak pelaksanaan di Diriyah. Pelaksanaan acara akan disesuaikan dengan budaya lokal di Jakarta.

“Disesuaikan dengan local wisdom seperti apa pre-eventnya. Kira-kira begitu tapi saya juga tunggu laporan dari tim IMI yang ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 1.988 Orang, 765 Sudah Sembuh

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar