Sekjen PDIP Kritik Anies Hanya Fokus Menata Jantung Kota Ketimbang Pinggiran Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:26 WIB
Sekjen PDIP Kritik Anies Hanya Fokus Menata Jantung Kota Ketimbang Pinggiran Jakarta
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto tampak bersepeda di kawasan Monumen Nasional, Rabu (2/12/2020). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melemparkan kritik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang lebih fokus melakukan pembenahan pada titik-titik yang berada di jantung kota saja. Menurutnya, Anies tidak menjangkau hingga ke pinggiran Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Hasto sebagai bentuk evaluasi terhadap Anies yang bakal mengakhiri jabatannya sebagai pemimpin Jakarta pada Oktober 2022.

Hasto menyebut Anies lebih banyak mengurusi lingkungan di Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin tanpa mau melihat kondisi pinggiran Jakarta.

"Hal-hal yang berada di pinggiran Jakarta itu tidak mendapatkan sentuhan yang membawa perubahan secara sistemik bagi kemajuan daerah," kata Hasto di Danau Kampung Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (29/1/2022).

Hasto menganggap kalau Anies melupakan sejumlah kebijakan positif Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta saat dipimpin Joko Widodo (Jokowi) hingga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia memberikan satu contoh, yakni di mana Anies luput dalam merawat taman dan danau di DKI Jakarta yang tidak pernah terjadi ketika provinsi berikon Monas itu dipimpin Jokowi atau Ahok.

"Contoh sederhana dalam membuat taman, di dalam merawat danau, di dalam membersihkan sungai yang dahulu dipelopori Pak Jokowi dan Pak Ahok yang secara spektakuler yang mampu mengubah Waduk Ria Rio, sekarang bisa lihat di sana. Kita juga bisa lihat di Tanah Abang bagaimana pengaturannya, apakah ada taman-taman kota yang dirawat dengan baik?," tanya Hasto.

Selain itu, Hasto melihat banyaknya eskavator yang tidak dipergunakan dengan semestinya. Itu disampaikannya setelah melihat sejumlah eskavator milik Pemprov DKI Jakarta yang terparkir di aliran Kali Cideng di dekat Gedung KPK, Jakarta Selatan.

"Saya kalau di Jakarta berkeliling, bagaimana banyak eskavator yang menganggur. Di KPK itu saya sampai bilang, itu buat apa di depan KPK eskavator menganggur. Mengeruknya tidak dilakukan, klaim atas biaya eskalator dilakukan," ungkapnya.

Bahkan ia mengungkap pengalamannya sendiri ketika melakukan penghijauan di Rawa Lindung Jakarta, di mana warga sekitar mengakui bahwa ekskavator di sana jarang dipergunakan.

baca juga

Menurut Hasto, hal tersebut tidak terjadi ketika DKI Jakarta dipimpin Jokowi dan Ahok. Semua eskavator bekerja maksimal mengeruk kali dan danau.

"Berbeda di era Jokowi dan Ahok. Semua eskavator berjalan. Masyarakat harus menjadi pengawas agar program bisa dijalankan sebaiknya," tutur Hasto.

Belum lagi jika dibandingkan dengan kemampuan Jokowi, Ahok, hingga Djarot Saiful Hidayat yang mengubah kultur di Jakarta. Contohnya adalah mengenai layanan pemadam kebakaran. Jika di era sebelumnya, ada cerita dimana warga harus “bernegosiasi” jika ingin ada air ketika terkadi kebakaran.

“Itu dulu sebelum pak Jokowi. Ketika menjabat, pak Jokowi mengubah kultur itu. Rakyat yang jadi korban, pemadam otomatis memadamkan. Tidak perlu negosiasi. Itu perubahan kultural," terangnya.

"Ini contoh pemimpin mengalirkan disiplin dan ketegasan yang membuat birokrasi satu nafas. Kepemimpinan diukur apabila gubernur berwibawa sampai petugas di lapangan bertugas disiplin, itu namanya kultural organisasi. Jadi tidak bisa pemimpin santai, kerjanya meminta yang di bawah bekerja,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kepala Otorita IKN, Politisi PPP: Tidak Harus Pak Ahok, Banyak Figur-Figur Lain

Soal Kepala Otorita IKN, Politisi PPP: Tidak Harus Pak Ahok, Banyak Figur-Figur Lain

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:12 WIB

Sebut Anies Tak Akan Mampu Mengurus IKN, Ruhut: Ahok Di Manapun Ditempatkan Tetap Seperti Emas

Sebut Anies Tak Akan Mampu Mengurus IKN, Ruhut: Ahok Di Manapun Ditempatkan Tetap Seperti Emas

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:57 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Anies Baswedan: Tidak Akan Ada Efeknya pada Kemacetan di  Jakarta

Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Anies Baswedan: Tidak Akan Ada Efeknya pada Kemacetan di Jakarta

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:41 WIB

Usai Salat Jumat Kelompok Tani Deklarasikan Dukung Anies Baswedan Untuk Pilpres 2024

Usai Salat Jumat Kelompok Tani Deklarasikan Dukung Anies Baswedan Untuk Pilpres 2024

Banten | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:38 WIB

Terkini

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×