Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebut enggan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024.
PKS dinilai memiliki jagoan sendiri untuk diusung di Pilpres 2024.
Selain Anies, ada nama lain yang disebut bisa jadi jagoan PKS. Nama tersebut yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, rupanya PKS telah memiliki jagoan sendiri.
Bukan Anies maupun Ridwan Kamil, PKS sudah memiliki jagoan sendiri.
Presiden PKS Ahmad Syaiku menegaskan, partainya mengharapkan suara besar untuk Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri.
"Jadi, tetap kalau penokohan kita dorong Dr Salim Segaf Al Jufri," kata Ahmad Syaiku, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Syaikhu blak-blakan partainya telah siap menuju Pilpres 2024.
Meski demikian, PKS membuka diri untuk koalisi dengan parpol lain.
"PKS masih membuka diri karena syarat presidential threshold (ambang batas presiden) 20 persen, sementara suara PKS 8,21 persen, jadi PKS harus berkoalisi," ungkapnya.
Syaikhu memastikan tetap membuka peluang untuk berkoalisi. Akan tetapi, ia tak menyebutkan parpol yang akan berkoalisi dengan PKS.
"Kita siap berkomunikasi dengan calon mitra koalisi. Jika sudah ada koalisi, tentu baru diputuskan siapa capres yang akan diusung," ujarnya.