Puasa hari Rajab berdasarkan petunjuk nabi ialah tiga hari berpuasa, tiga hari berbuka. Petunjuk Nabi tentang puasa Rajab berapa hari disesuaikan kepada Mujibah Al-Bahilliyah yang waktu itu dalam keadaan lemah.
Hal itu mengisyaratkan bahwa seseorang yang lebih kuat keadaannya dari Mujibah Al-Bahili dapat berpuasa lebih banyak dan itu akan jadi lebih baik baginya. Hal itu ditafsirkan oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Fatawa Al-Fiqhiyyah Al-Kubra.
Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami menegaskan, "Ulama berkata, Nabi memerintahkan Al-Bahili untuk meninggalkan puasa, sebab memperbanyak puasa baginya berat sebagaimana yang disebutkan dalam awal hadits. Sedangkan bagi orang yang tidak berat berpuasa, maka berpuasa di sepanjang bulan-bulan mulia merupakan keutamaan."
Oleh karena itu dapat disimpulkan puasa Rajab berapa hari jawabannya adalah tidak ada batasan, melainkan disesuaikan dengan batas kemampuan tiap orang. Boleh satu hari, tiga hari, satu minggu, maupun satu bulan penuh.
Demikian penjelasan tentang persoalan puasa Rajab berapa hari. Semoga dapat memberikan jalan terang kepada niat Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh