Prabowo Belum Pastikan Diri Maju, Gerindra Sudah Ancang-ancang Deklarasi Capres, Siapa yang Diusung?

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 10 Februari 2022 | 15:47 WIB
Prabowo Belum Pastikan Diri Maju, Gerindra Sudah Ancang-ancang Deklarasi Capres, Siapa yang Diusung?
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan bahwa Gerindra akan mendeklarasikan calon presiden yang mereka usung pada tahun ini. 

"Tahun ini, tahun ini. Bukan setahun dalam tahun-tahun mendatang, insyaallah," kata Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Namun siapa calon yang akan dideklarasi, masih belum diketahui. Sebab walaupun internal kader menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto yang maju Pilpres 2024, tetapi dari Prabowo sendiri masih belum menentukan dan memastikan.

"Deklarasi saya mau nanya juga beliau (Prabowo)," ujar Muzani.

Tetapi Muzani memastikan bahwa Gerindra ingin Prabowo yang menjadi kandidat tunggal sebagai capres dari Gerindra.

"Gini pokoknya kalau nanya saya berkali-kali, kalau nanya dari bawah ke atas, dari atas ke bawah, pokoknya calon presiden Gerindra itu tunggal, hanya satu, namanya Prabowo Subianto," tegas Muzani.

Sebelumnya, Muzani mengatakan bahwa Prabowo Subianto bisa kapan saja menentukan dirinya sebagai calon presiden untuk 2024. Namun hal itu tidak dilakukan Prabowo, kendati dorongan dari internal ingin Prabowo maju Pilpres.

Muzani menjelaskan mengapa Prabowo bisa menetapkan dirinya sendiri sebagai capres maupun cawapres. Hal itu dimungkinkan karena anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) memberikan kewenangan penuh kepada Prabowo selalu Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk menentukan calon presiden dan calon wakil presiden. 

"Artinya Pak Prabowo bisa menetapkan dirinya kapanpun," kata Muzani.

Tetapi, lanjut Muzani hal tersebut enggan dilakukan Prabowo. Karena itu meski banyak dorongan menginginkan Prabowo menjadi capres, sejauh ini belum ada deklarasi resmi dari Gerindra untuk mengusung Prabowo.

Prabowo lebih memilih melakukan rapat secara resmi untuk memutuskan siapa nantinya figur yang akan diusung dan didukung Gerindra sebagai capres.

"Nah cuma, sebagai seorang demokratis Pak Prabowo biasanya dalam menetapkan suatu keputusan penting, apalagi ini soal negara, soal pemimpin bangsa, soal presiden, beliau biasanya panggil. Ada seremoninya, ini yang juga kita tunggu undangannya," tandas Muzani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bisa Tetapkan Dirinya Sendiri Sebagai Capres dari Gerindra, Lalu Kenapa Tidak Kunjung Deklarasi?

Prabowo Bisa Tetapkan Dirinya Sendiri Sebagai Capres dari Gerindra, Lalu Kenapa Tidak Kunjung Deklarasi?

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 15:37 WIB

Politisi Demokrat Ungkap Peluang Anies-AHY di Pilpres 2024, Nama SBY dan JK Disebut

Politisi Demokrat Ungkap Peluang Anies-AHY di Pilpres 2024, Nama SBY dan JK Disebut

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 15:19 WIB

Pimpinan MPR Fraksi Gerindra Sarankan Pemerintah Tahan Dulu Segala Proyek di Desa Wadas

Pimpinan MPR Fraksi Gerindra Sarankan Pemerintah Tahan Dulu Segala Proyek di Desa Wadas

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 15:13 WIB

Kemenhan Beli 6 Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis, Siap Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Kemenhan Beli 6 Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis, Siap Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Lampung | Kamis, 10 Februari 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB