Viral Pelanggan Ojol Kesal Gegara Dipanggil 'Mbak', Berikut Penjelasan dari Sisi Sejarah Penggunaan Sapaan Tersebut

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:40 WIB
Viral Pelanggan Ojol Kesal Gegara Dipanggil 'Mbak', Berikut Penjelasan dari Sisi Sejarah Penggunaan Sapaan Tersebut
Ilustrasi sejarah (istockphoto.com)

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu sempat viral seorang pelanggan ojek online (ojol) yang memberi bintang satu kepada driver. 

Alasan pelanggan tersebut memberi bintang satu karena dia tidak terima dipanggil 'Mbak' oleh drivernya. 

"Don't call me 'mbak'. You are in Jakarta! Say it 'non' or 'kak' (Jangan panggil saya 'mbak'. Anda di Jakarta! Panggilnya 'non' atau 'kak')," tulis pelanggan itu dalam kolom penilaian di aplikasi. 

Seorang pengguna media sosial Twitter @sefkelik yang juga aktif membahas nama bayi berbahasa Kawi di akun @astunamisae menuliskan sebuah utasan yang membahas makna kata 'Mbak'.

Dia menjelaskan makna sapaan kata 'Mbak' dari sudut pandang sejarah. Menurutnya, sewotnya sejumlah orang ketika dipanggil 'Mbak' karena merasa sapaan itu identik sebagai sapaan untuk pembantu.

Padahal makna sapaan kata 'Mbak' sejak Indonesia merdeka pernah menjadi suatu sapaan yang lentur dan mengarah ke egaliter.

Pada zaman Indonesia merdeka dalam kultur Jawa sapaan 'Mbak' dipakai untuk menunjukan rasa hormat kalangan bawah ke kalangan atas.

Begitu sebaliknya dari kalangan atas ke kalangan bawah. Sapaan 'Mbak' juga digunakan oleh kalangan orang yang memiliki kedudukan kurang lebih setara. 

Sapaan 'Mbak' di masa pasca kolonial menjadi sapaan yang meleburkan polarisasi 'Nyonya' atau 'Nyah', 'Non', 'Ndoro', 'Den' atau 'Denayu' di satu sisi dengan 'Yu' hingga 'Babu' di pihak lain.

baca juga

Makna Kata 'Mbak' dari Sisi Sejarah

Foto cuitan tentang penjelasan makna kata mbak Twitter @sefkelik
Foto cuitan tentang penjelasan makna kata mbak Twitter @sefkelik

Sekitar 70 tahun terakhir hingga saat ini kata sapaan 'Mbak' dipakai sebagai penanda rasa hormat.

Terjadi ketika orang harus memanggil atau menyapa orang lain namun canggung jika menyebutkan nama secara langsung.  Sapaan 'Mbak' kurang lebih mirip dalam pola penggunaan sapaan 'Mas'. 

Jawa acap diidentikkan dengan kultur feodal.  Walaupun konon kulturnya feodal pada 70, 50, 30 tahun terakhir makin banyak pembantu atau asistem rumah tangga perempuan dan majikan perempuan yang saling menyapa dengan kata 'Mbak'.

Sejak diunggah Kamis (10/02/2022) kemarin, utasan ini telah mendapatkan 13, 2 ribu likes. Banyak pengguna Twitter yang memberikan pendapat pribadi mereka soal sapaan 'Mbak'.

"Aku memanggil 'mbak' atau 'mas' untuk menghormati siapa saja ysng kukenal. Bahkan siswa saja aku panggil 'mbak' atau 'mas'," ucap seorang pengguna Twitter.

"Yang menurunkan nilai 'mbak' itu orang Jakarta, di Jawa Tengah biasa saja. Malah jadi sapaan menghormati yang lebih tua atau dituakan. Aneh-aneh orang Jakarta," ujar yang lain.

"Saya orang Jogja, memang sering panggil mbak atau mas ke orang lain. Bahkan ke yang lebih muda untuk menghormati mereka. Atasan saya di Jakarta juga saya panggil 'Mbak', biasa saja tuh. Marah tuh kalau saya panggil 'su....'," ungkap lainnya.

Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Kocak saat Kepala Bocah Masuk ke Dalam Gentong Besar, Warganet: Lahirnya Joko Kendil

Momen Kocak saat Kepala Bocah Masuk ke Dalam Gentong Besar, Warganet: Lahirnya Joko Kendil

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:25 WIB

Viral Wanita Syok saat Hendak Pasang Karpet, Dinding Keramik Rontok Satu Per Satu, Warganet: Cari Kulinya

Viral Wanita Syok saat Hendak Pasang Karpet, Dinding Keramik Rontok Satu Per Satu, Warganet: Cari Kulinya

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:14 WIB

Viral Kejadian Ular Muncul di Kabin Pesawat, Pilot Ambil Tindakan Begini

Viral Kejadian Ular Muncul di Kabin Pesawat, Pilot Ambil Tindakan Begini

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:04 WIB

Gaya Rambut Mengubah Segalanya, Transformasi Pria Ini Sebelum dan Sesudah Glow Up Bikin Publik Kagum

Gaya Rambut Mengubah Segalanya, Transformasi Pria Ini Sebelum dan Sesudah Glow Up Bikin Publik Kagum

Lifestyle | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:07 WIB

Bahas Perayaan Hari Valentine, UAS: Itu Hari Zina Internasional

Bahas Perayaan Hari Valentine, UAS: Itu Hari Zina Internasional

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 08:46 WIB

Potret Mobil Towing untuk Angkut Motor Pembalap yang Crash di Sirkuit Mandalika, Suzuki Carry Pikap Nih Bos!

Potret Mobil Towing untuk Angkut Motor Pembalap yang Crash di Sirkuit Mandalika, Suzuki Carry Pikap Nih Bos!

Otomotif | Sabtu, 12 Februari 2022 | 08:47 WIB

Terkini

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:06 WIB

×