Kapasitas Tempat Tidur Mulai Ditambah, BOR RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Kini Terisi 59 Persen

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 14 Februari 2022 | 15:08 WIB
Kapasitas Tempat Tidur Mulai Ditambah, BOR RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Kini Terisi 59 Persen
Ilustrasi tempat tidur untuk pasien Covid-19. [ANTARA]

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta kembali meroket belakangan ini. Hal ini berpengaruh pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di 140 Rumah Sakit rujukan penanganan Covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan data melalui pesan singkat, saat ini BOR telah terisi 59 persen. Angka ini mengalami penurunan 2 persen dari pekan lalu yang mencapai 61 persen.

Rinciannya, sebanyak 3.964 tempat tidur yang terpakai dari total 6.696 tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi 140 rumah sakit rujukan Covid-19. Kapasitasnya sudah ditambah 1.257 tempat tidur dari dua pekan lalu.

Lalu, untuk Intensive Care Unit (ICU), Riza menyebut ada peningkatan 7 persen dibandingkan pekan lalu. Dari yang sebelumnya 39 persen, kini naik ke 46 persen.

Rinciannya, dari total 875 tempat tidur ICU yang disediakan sudah terpakai 402 kasur.

Kasus Tembus di Angka 1 Juta Lebih

Diketahui, pada Minggu (13/2/2022), dilaporkan ada 10.172 orang lagi dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.

Angka penularan Covid-19 di Jakarta belakangan mengalami lonjakan. Apalagi setelah masa libur natal dan tahun baru berakhir serta munculnya varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.

Total akumulasi seluruh pasien positif Covid-19 berjumlah 1.063.208 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 975.674 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah sebanyak 15.050 orang sejak Sabtu (12/2/2022).

Sementara, 14.032 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Kasus kematian karena Covid-19 bertambah 43 orang sejak kemarin.

Sedangkan sampai saat ini masih ada 18.900 orang yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Lalu 54.602 orang tengah diisolasi di fasilitas kesehatan atau mandiri.

Dengan demikian, maka sampai saat ini masih ada 73.502 kasus aktif Covid-19 di ibu kota yang sedang berjuang untuk sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembacaan Vonis Ditunda Karena Hakim Terpapar Covid-19, Azis Syamsuddin: Selamat Hari Kasih Sayang

Pembacaan Vonis Ditunda Karena Hakim Terpapar Covid-19, Azis Syamsuddin: Selamat Hari Kasih Sayang

Sulsel | Senin, 14 Februari 2022 | 12:32 WIB

Update: RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 3.759 Pasien Positif COVID-19, BOR 45 Persen

Update: RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 3.759 Pasien Positif COVID-19, BOR 45 Persen

News | Senin, 14 Februari 2022 | 09:38 WIB

Profesor Zubairi Sebut Indonesia Belum Sampai Puncak Gelombang Ketiga Virus Corona Varian Omicron

Profesor Zubairi Sebut Indonesia Belum Sampai Puncak Gelombang Ketiga Virus Corona Varian Omicron

Health | Senin, 14 Februari 2022 | 08:24 WIB

Pakar: Tetap Waspadai Varian Omicron Meski Gejalanya Ringan

Pakar: Tetap Waspadai Varian Omicron Meski Gejalanya Ringan

Surakarta | Minggu, 13 Februari 2022 | 23:44 WIB

Terkini

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB