Anak-anak Terinfeksi Varian Omicron di Surabaya Didominasi Usia 5-17 Tahun

Erick Tanjung

Selasa, 15 Februari 2022 | 16:51 WIB
Anak-anak Terinfeksi Varian Omicron di Surabaya Didominasi Usia 5-17 Tahun
Ilustrasi anak-anak positif Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rata-rata anak yang terpapar Covid-19 varian Omicron di Kota Surabaya, Jawa Timur, didominasi usia 5-17 tahun.

"Kasus Omicron pada anak sebesar 17,39 persen dari total kasus Omicron yang terkonfirmasi di Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa (15/2/2022).

Untuk itu, Eri meminta kepada orang tua atau orang dewasa untuk tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan selama berada di rumah saat mendampingi anak-anak. Sebab, kata dia, anak-anak di Kota Pahlawan rawan terpapar varian Omicron.

Menurut Eri, kasus Omicron pada anak-anak di Surabaya disebabkan oleh tingkat aktivitas dan mobilitas tinggi dari para orang tua atau orang dewasa, yang memicu munculnya klaster keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan anak-anak juga mudah terpapar saat melakukan aktivitas atau kegiatan di tempat umum.

"Kegiatan di tempat umum juga mendominasi kasus Omicron pada anak-anak," kata Nanik.

Untuk proses penanganannya, lanjut dia, anak-anak yang terpapar varian Omicron juga diarahkan untuk melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat atau isoter yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya, yakni di Asrama Haji Surabaya.

"Ketika melakukan isolasi di Asrama Haji, orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka di sana, hingga anak tersebut dinyatakan sembuh," ujarnya.

Terkait tingkat kesembuhan, Nanik menjelaskan rata-rata kesembuhan pada kasus konfirmasi dengan gejala asimptomatik dan ringan, membutuhkan waktu selama 3-7 hari, namun tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10-14 hari.

baca juga

"Ini merupakan masa isolasi optimal meskipun hasil tes usap sudah negatif. Bahkan, ada yang lebih cepat sesuai dengan daya tahan tubuh masing-masing pasien," katanya.

Tak hanya itu saja, Nanik mengaku bahwa tingkat kesembuhan pada anak-anak sangat tinggi. Sebab, sampai saat ini belum ditemukan kasus yang membutuhkan perawatan khusus pada anak-anak.

"Namun, terkait dengan pelaksanaan vaksinasi penguat pada sasaran anak masih menunggu instruksi dari Kemenkes RI," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Dan Pemda Jangan Remehkan Omicron, DPR Minta Antisipasi Penularan Dengan Pengetatan Aturan

Pemerintah Pusat Dan Pemda Jangan Remehkan Omicron, DPR Minta Antisipasi Penularan Dengan Pengetatan Aturan

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 12:12 WIB

Rayakan Valentine Day Semalam, 13 Pasangan Mesum 'Ngamar' di Hotel Mojokerto, Rata-rata Pelajar SMA

Rayakan Valentine Day Semalam, 13 Pasangan Mesum 'Ngamar' di Hotel Mojokerto, Rata-rata Pelajar SMA

Jatim | Selasa, 15 Februari 2022 | 10:21 WIB

Kasus Covid-19 di Kulon Progo Kian Melonjak, Gugus Tugas: Belum Mencapai Puncak

Kasus Covid-19 di Kulon Progo Kian Melonjak, Gugus Tugas: Belum Mencapai Puncak

Jogja | Selasa, 15 Februari 2022 | 09:07 WIB

Terkini

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:57 WIB

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:56 WIB

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

×