Ditolak Bareskrim, Sandy Tumiwa Gagal Polisikan Ustaz Khalid Basalamah karena Kurang Bukti: Saya Besok ke Sini Lagi

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 15 Februari 2022 | 17:36 WIB
Ditolak Bareskrim, Sandy Tumiwa Gagal Polisikan Ustaz Khalid Basalamah karena Kurang Bukti: Saya Besok ke Sini Lagi
Ketua Humas DPP Setya Kita Pancasila Sandy Tumiwa (kedua kanan) gagal laporkan Ustaz Khalid Basalamah di Bareskrim Polri. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Organisasi Masyarakat bernama Setya Kita Pancasila (SKP) gagal melaporkan Ustaz Khalid Basalamah ke Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian lantaran dianggap belum cukup bukti-bukti. Awalnya ormas yang diketuai Sandy Tumiwa itu hendak mempolisikan Khalid Basalamah soal isi ceramahnya yang menyatakan bahwa wayang itu dilarang agama dan lebih baik dimusnahkan.

Lantaran laporannya ditolak, organisasi SKP diminta oleh pihak Bareskrim Polri untuk melengkapi legalitas.

"Memang ada hal yang harus kami lengkapi lagi, bukti-bukti autentik, tapi bukti otentik sudah banyak mungkin kita akan sedikit melengkapi bukti legalitas, legal standing," ucap Ketua Humas DPP Setya Kita Pancasila Sandy Tumiwa di lokasi, Selasa (15/2/2022).

Dengan demikian, Sandy mengklaim jika kedatangan SKP ke Bareskrim Polri hari ini sifatny hanya konsultasi. Dia mengatakan, pihaknya juga akan kembali esok hari karena masih diminta untuk melengkapi hal yang dia uraikan sebelumnya.

"Besok saya akan ke sini lagi dengan anggota dan kawan-kawan semua," ucap dia.

"Masih konsultasi yang mana nanti kami akan tunjuk advokasi yang tepat, orang-orang yang tepat untuk jalani ini semua yang penting kami bertanya dulu," sambung Sandy.

Ilustrasi Ustaz Khalid Basalamah Klarifikasi
Ilustrasi Ustaz Khalid Basalamah Klarifikasi

Alasan Bikin Laporan

Sandy mengatakan, niat laporan tersebut dibikin lantaran Ustaz Khalid dianggap telah melakukan penghinaan terhadap salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Menurut dia, ucapan Khalid sangat tidak bisa ditoleransi.

"Tindakan ini yang merugikan masyarakat Indonesia, yaitu menghina budaya. Dengan berkata atau statemen memusnahkan artibut pewayangan itu sangat tidak bisa ditolerir," papar Sandy.

baca juga

Meski Khalid telah membikin klarifikasi dan permohonan maaf, Sandy bersama SKP tetap ingin menempuh jalur hukum. Hal itu dilakukan dengan tujuan memberikan efek jera.

"Orang bisa minta maaf tapi hukum terus berjalan. Artinya ini semua harus diselesaikan secara hukum karena tindakan orang ini berkali-kali melakukan hal seperti itu. Melakukan minta maaf, melakukan lagi minta maaf. Jadi hal ini harus dapat efek jeranya," jelas Sandy.

Ustaz Khalid Basalamah. (YouTube & Suara.com)
Ustaz Khalid Basalamah. (YouTube & Suara.com)

Tidak hanya itu, Sandy meminta agar Khalid menghapus konten terkait pernyataan soal wayang tersebut. Hal itu diminta agar tidak menyesatkan masyarakat Indonesia.

"Dia minta maaf tidak apa-apa, tapi kami minta tolong dihapus dong kontennya tentang hal tersebut . Kalau sudah minta maaf, berarti dia sudah mengakui kesalahannya kan, berarti dia melakukan action dari permintaan maafnya yaitu menghapus kontennya ucapannya. Karena ini tidak baik untuk generasi muda kita ke depan. Beragama sangat penting, tapi menjaga budaya juga sangat penting," pungkas dia.

Sebelumnya, Ustaz Khalid Basalamah baru-baru ini menjadi perbincangan publik karena ucapannya yang menyebutkan wayang haram viral di media sosial. Hal itu bermula ketika Ustadz Khalid Basalamah menjawab pertanyaan dari seorang Jemaah soal hukum wayang dan dalang.

Ustaz Khalid pun menjelaskan beberapa hal, tanpa mengutangi hormat terhadap tradisi dan budaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Cuitan Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahaean Didakwa Sengaja Bikin Keonaran

Kasus Cuitan Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahaean Didakwa Sengaja Bikin Keonaran

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 16:08 WIB

Beda dengan Ustaz Khalid Basalamah, Sekum Muhammadiyah Abdul Muti: Wayang Sarana Dakwah Efektif

Beda dengan Ustaz Khalid Basalamah, Sekum Muhammadiyah Abdul Muti: Wayang Sarana Dakwah Efektif

Lampung | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:58 WIB

Setya Kita Pancasila Akan Laporkan Ustaz Khalid Basalamah soal Ceramah Wayang ke Bareskrim

Setya Kita Pancasila Akan Laporkan Ustaz Khalid Basalamah soal Ceramah Wayang ke Bareskrim

Jakarta | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:44 WIB

Datangi Bareskrim Sore Ini, Sandy Tumiwa Polisikan Ustaz Khalid Basalamah Terkait Ceramah Wayang

Datangi Bareskrim Sore Ini, Sandy Tumiwa Polisikan Ustaz Khalid Basalamah Terkait Ceramah Wayang

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Sindir Gaya Soeharto Baru, BEM UI Minta Prabowo Berhenti Pidato dan Dengar Suara Rakyat

Sindir Gaya Soeharto Baru, BEM UI Minta Prabowo Berhenti Pidato dan Dengar Suara Rakyat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:07 WIB

BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT

BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:07 WIB

5 Cara Membersihkan Noda Tinta di Baju Putih, Gunakan Bahan Dapur Ini

5 Cara Membersihkan Noda Tinta di Baju Putih, Gunakan Bahan Dapur Ini

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:05 WIB

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT

BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Kata-kata Hesti Purwadinata Buat Mahasiswa yang Demo Hari Ini, Netizen: Bukan Artis Istana

Kata-kata Hesti Purwadinata Buat Mahasiswa yang Demo Hari Ini, Netizen: Bukan Artis Istana

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Ayam Pedas dengan Cita Rasa Nusantara, Jadi Teman Seru Rayakan Kemerdekaan

Ayam Pedas dengan Cita Rasa Nusantara, Jadi Teman Seru Rayakan Kemerdekaan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BRI Peduli Perkuat Pemulihan Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik

BRI Peduli Perkuat Pemulihan Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum

Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×