Sikap Arogan DPR Usir Tamu saat Rapat Disorot Pengamat, Diminta Benahi Sistem

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 19 Februari 2022 | 12:29 WIB
Sikap Arogan DPR Usir Tamu saat Rapat Disorot Pengamat, Diminta Benahi Sistem
Ilustrasi gedung DPR, MPR, DPR, di Jalan Gatot Subroto. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Seorang pengamat politik yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gajah Mada (UGM) Wawan Mas’udi turut prihatin dengan maraknya aksi pengusiran tamu dalam rapat di gedung DPR.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, ia menilai dengan adanya aksi pengusiran itu maka tujuan dari dengar pendapat akhirnya tak tercapai.

"Substansi dan tujuan dari dengar pendapat dari forum itu akhirnya tidak tercapai, padahal tujuannya meminta keterangan, mendapat gambaran permasalahan yang semestinya untuk dicari solusinya. Main usir ini hanya ingin menunjukkan siapa yang kuat dan lemahnya saja," ujar Mas’udi, Jumat (18/2/2022).

Terakhir kali insiden pengusiran yang heboh tatkala Dirut Krakatau Steel, Silmy Karim diusir pada rapat bersama Komisi VII DPR RI pada Senin, (14/2/2022) lalu.

Sebelum itu kejadian serupa juga sempat terjadi ketika rapat dengan Komnas Perempuan dan Sekjen Kemensos pertengahan Januari yang lalu.

Mas’udi berpendapat kebiasaan pengusiran tamu pada forum-forum dengar pendapat sebaiknya dihilangkan.

Karena DPR sebagai wakil rakyat yang memang bertugas untuk mengawasi roda pemerintahan yang dilakukan para eksekutif.

Dari sisi tamu diperlukan sikap menghormati kepada anggota dewan serta menaati peraturan yang berlaku di gedung parlemen. Sikap kesalahpahaman yang terjadi seharusnya lebih diselesaikan secara kekeluargaan.  

"Saya kira semua pihak saling respek antarinstitusi. Siapapun yang diundang tujuannya memberi keterangan karena DPR memberi pengawasan untuk kebutuhan publik," ujarnya dilansir oleh Terkini.id.

baca juga

Namun dari sisi anggota DPR sendiri diharapkan tidak tergesa-gesa melakukan pengusiran jika terjadi miskomunikasi.

Pengusiran sering kali terjadi oleh pimpinan rapat, padahal keputusan di DPR merupakan keputusan kolektif seluruh anggota.

Jika terjadi deadlock dalam rapat, sebaiknya dilakukan skorsing untuk sementara. Sehingga persoalan emosional para pemimpin rapat itu dapat diredam.

"Dengan begitu antara tamu dan tuan rumah saling menghargai posisi satu sama lain," tutup Mas’udi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:11 WIB

DPR Apresiasi Realisasi Anggaran Pemerintah 2021

DPR Apresiasi Realisasi Anggaran Pemerintah 2021

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:07 WIB

Gus Muhaimin Terima Delegasi Dokter Indonesia dan Dengarkan Masukan Revisi UU Pendidikan Kedokteran

Gus Muhaimin Terima Delegasi Dokter Indonesia dan Dengarkan Masukan Revisi UU Pendidikan Kedokteran

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:03 WIB

Andi Akmal Kecewa Rapat Gabungan 3 Komisi DPR dan 4 Menteri soal Pangan Batal Dilaksanakan

Andi Akmal Kecewa Rapat Gabungan 3 Komisi DPR dan 4 Menteri soal Pangan Batal Dilaksanakan

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 04:58 WIB

Sistem Zonasi SMP Negeri Dikeluhkan warga Gebang Putih Surabaya

Sistem Zonasi SMP Negeri Dikeluhkan warga Gebang Putih Surabaya

Jatim | Sabtu, 19 Februari 2022 | 06:05 WIB

Ketahui Empat Manfaat Loratadine, Obat Golongan Antihistamin yang Efektif Atasi Alergi

Ketahui Empat Manfaat Loratadine, Obat Golongan Antihistamin yang Efektif Atasi Alergi

Health | Jum'at, 18 Februari 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×