Sukses Genjot Sektor Ekonomi, Realisasi Investasi Surabaya Diapresiasi sebagai yang Terbesar Kedua se-Indonesia

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 19 Februari 2022 | 14:00 WIB
Sukses Genjot Sektor Ekonomi, Realisasi Investasi Surabaya Diapresiasi sebagai yang Terbesar Kedua se-Indonesia
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sebuah kegiatan. (Dok: Pemkot Surabaya)

Suara.com - Nilai realisasi investasi Surabaya, Jawa Timur menjadi yang terbesar kedua se-kabupaten/kota di Indonesia. Hal ini menjadi bukti kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menggenjot sektor perekonomian. 

Atas keberhasilan ini, Surabaya menerima penghargaan dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Jakarta, Rabu (16/2/2022).

"Surabaya menjadi kota/kabupaten nomor dua di Indonesia, yang sumbangsih investasinya besar. Totalnya sekitar Rp29,22 triliun," kata Wali Kota Eri Cahyadi, usai menerima penghargaan.

Ia menyatakan bersyukur, realisasi investasi Surabaya didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hingga 90 persen, yakni Rp26,37 triliun. Ini menunjukkan bahwa minat investor Tanah Air masih tinggi dibanding Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai Rp2,85 triliun.

Kegiatan investasi di Surabaya. (Dok: Pemprov Surabaya)
Kegiatan investasi di Surabaya. (Dok: Pemprov Surabaya)

"Ada 10 daerah yang mendapatkan penghargaan. Nomor dua tertinggi adalah Surabaya. Dari 10 daerah itu, akhirnya memenuhi target dari Presiden Joko Widodo untuk investasi yang masuk di Indonesia," ujarnya.

Penghargaan yang diterima Wali Kota Eri Cahyadi, baru pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Investasi/BKPM di masa pandemi Covid-19. Adapun indikator penilaian berdasarkan dari hasil capaian realisasi investasi setiap kabupaten/kota dan provinsi, yang mampu memenuhi target Presiden Joko Widodo.

Target investasi yang dicanangkan Presiden Jokowi bertujuan untuk menumbuhkan lapangan kerja di masa pandemi dan menghilangkan pengangguran, dengan diciptakannya Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Di antara 10 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil memenuhi target Presiden Jokowi, salah satunya adalah Surabaya.

"Penghargaan baru tahun ini dilakukan di masa pandemi. Salah satunya yang menerima penghargaan adalah Surabaya, yang meski di masa pandemi dapat menghasilkan Rp29,22 triliun," jelas Eri.

baca juga

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyebutkan, nilai realisasi investasi di Kota Pahlawan pada tahun 2021 berasal dari beberapa sektor, mulai dari infrastruktur, transportasi, hotel, restoran, kesehatan hingga perdagangan. Dengan besarnya investasi PMDN yang masuk, ia yakin hal ini dapat memicu pergerakan ekonomi dan menumbuhkan lapangan kerja.

"Dengan investasi yang masuk ini, maka saya sampaikan, kita harus banyak padat karya yang melibatkan orang Surabaya, sehingga dengan investasi yang besar ini, seharusnya rakyat Surabaya bisa mendapatkan pekerjaan, pengangguran dan kemiskinan harus berkurang," tuturnya.

Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
Wali Kota Eri Cahyadi optimistis, besarnya investasi yang masuk ke Surabaya mampu menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Misalnya, hotel di Surabaya butuh sandal atau handuk, maka hal itu dapat dipenuhi dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Demikian pula dengan hadirnya rumah makan dan restoran. Kebutuhan sayuran diharapkan dapat disuplai dari tanaman hidroponik yang dibudidayakan oleh warga Surabaya.

Termasuk rumah sakit. Maka tenaga kerja atau kebutuhan laundry bisa dipenuhi dari warga Surabaya.

Eri mewajibkan setiap penanam modal di Surabaya untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Artinya, setiap investasi baru yang masuk, harus dapat menumbuhkan lapangan kerja bagi warga Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ikon Kota Pasuruan, Gus Ipul Bangun Payung Madinah di Alun-alun Kota Senilai Rp 30 Miliar

Perkuat Ikon Kota Pasuruan, Gus Ipul Bangun Payung Madinah di Alun-alun Kota Senilai Rp 30 Miliar

Malang | Jum'at, 18 Februari 2022 | 11:56 WIB

Gandeng Kepolisian, Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Gandeng Kepolisian, Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Jatim | Kamis, 17 Februari 2022 | 23:42 WIB

Melihat Para Super Hero Cilik Divaksinasi Covid-19

Melihat Para Super Hero Cilik Divaksinasi Covid-19

Foto | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:15 WIB

Deretan Pulau di Jawa Timur Ini Wajib Anda Kunjungi, Alamnya Sangat Indah

Deretan Pulau di Jawa Timur Ini Wajib Anda Kunjungi, Alamnya Sangat Indah

Jogja | Rabu, 16 Februari 2022 | 04:26 WIB

Anak-anak Terinfeksi Varian Omicron di Surabaya Didominasi Usia 5-17 Tahun

Anak-anak Terinfeksi Varian Omicron di Surabaya Didominasi Usia 5-17 Tahun

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 16:51 WIB

Gubernur Khofifah Imbau Warga Lansia dan Komorbid Mengurangi Aktivitas di Luar Rumah

Gubernur Khofifah Imbau Warga Lansia dan Komorbid Mengurangi Aktivitas di Luar Rumah

Jatim | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:59 WIB

Terkini

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

×