Omicron Masih Tinggi, Eropa Longgarkan Pembatasan Sosial, Bagaimana RI?

Siswanto, BBC

Minggu, 20 Februari 2022 | 13:37 WIB
Omicron Masih Tinggi, Eropa Longgarkan Pembatasan Sosial, Bagaimana RI?
BBC

Suara.com - Sejumlah negara di Eropa sudah mengumumkan rencana untuk mencabut semua atau hampir semua pembatasan sosial Covid-19.

Meskipun mengalami lonjakan kasus akibat varian Omicron, jumlah kematian dan perawatan di rumah sakit terus menurun sehingga Covid tidak lagi dianggap sebagai ancaman serius.

Berikut negara-negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial:

Denmark

Denmark menjadi negara pertama di Uni Eropa yang mencabut semua pembatasan sosial Covid-19, termasuk kewajiban masker, awal Februari lalu.

Kelab-kelab malam kembali buka, penjualan minuman beralkohol pada malam hari kembali berlangsung, dan aplikasi virus corona tidak lagi diwajibkan untuk memasuki tempat hiburan.

Baca juga:

Pencabutan pembatasan sosial dilakukan Denmark meskipun angka kasus di sana masih relatif tinggi. Pemerintah mengatakan virus corona tidak lagi dianggap sebagai "ancaman kritis".

Para pakar mengatakan ini karena tingkat vaksinasi yang tinggi.

Lebih dari 80% populasi berusia di atas lima tahun telah mendapat dua dosis vaksinasi dan lebih dari 60% telah mendapatkan dosis ketiga sebagai booster.

baca juga

Beberapa pembatasan masih tetap berlaku - misalnya, bagi orang belum divaksinasi yang ingin masuk ke Denmark dari luar zona bebas perjalanan, atau kewajiban mengenakan masker di rumah sakit dan rumah jompo.

Swiss

Swiss baru saja mencabut hampir semua pembatasan sosialnya pada Rabu (16/02) tengah malam.

Pemerintah mengatakan bahwa hanya kewajiban mengenakan masker di transpotasi umum dan fasilitas kesehatan yang tetap berlaku untuk sementara.

"Cahaya di cakrawala sudah sangat tampak," kata Presiden Ignazio Cassis, seperti dikutip kantor berita Reuters. Namun ia menambahkan bahwa pemerintah siap memberlakukan kembali pembatasan jika diperlukan.

Orang yang dites positif masih harus melakukan isolasi mandiri selama lima hari namun kewajiban ini akan berakhir pada akhir Maret.

Lebih dari 90% dari 8,6 juta populasi Swiss sudah memiliki perlindungan dari virus corona, karena sudah pernah terinfeksi atau sudah divaksinasi, kata pemerintah.

Dan meskipun puluhan ribu kasus baru dilaporkan setiap hari, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 sudah jauh berkurang.

Swedia

Negara Skandinavia itu mencabut hampir semua pembatasan pandemi pada 9 Februari dan menghentikan sebagian besar tes untuk Covid-19, meski ilmuwan dan pakar epidemiologi di sana mengatakan pemerintah seharusnya "lebih bersabar"

Selama pandemi, pemerintah Swedia terkenal tidak mau memberlakukan lockdown seperti negara-negara lain. Dan pada awal Februari, mereka mengumumkan akan mencabut pembatasan-pembatasan yang tersisa - praktis menyatakan bahwa pandemi Covid-19 sudah berakhir di Swedia.

Bar dan restoran kembali diizinkan buka setelah pukul sebelas malam, tanpa batasan jumlah pengunjung. Batasan pengunjung bagi tempat hiburan juga dicabut, begitu pula kewajiban menunjukkan kartu vaksin.

"Seperti yang kita tahu dengan pandemi ini, saya tidak akan bilang sudah berakhir," kata Menteri Kesehatan Lena Hallengren, seperti dikutip Reuters. "Ia belum berakhir, namun seperti yang kita tahu dalam hal perubahan cepat dan pembatasan, ia sudah berakhir."

Swedia telah memberikan dua dosis vaksinasi kepada 97,9% populasinya.

Namun rumah sakit di Swedia masih menanggung beban, mengingat gelombang kasus baru akibat varian Omicron belum berakhir. Dan karena tes gratis sudah dihentikan, tidak ada yang tahu pasti berapa jumlah kasus di sana.

Britania Raya

Empat negara di Britania Raya (UK) - Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara - mencabut pembatasan secara bertahap sejak Januari.

Perkembangan Covid-19 di kerajaan itu menunjukkan tren positif, dengan angka kasus, kematian, dan perawatan di rumah sakit turun dalam tiga bulan terakhir.

Lebih dari 90% warga berusia 12 tahun ke atas telah mendapat vaksinasi satu dosis, 85% dua dosis, dan 66% tiga dosis atau booster.

Di Inggris, pembatasan Covid yang berlaku saat ini akan berakhir pada 24 Maret. Namun PM Boris Johnson mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa sisa pembatasan bisa berakhir satu bulan lebih cepat, "jika tren data saat ini berlanjut".

Ia mengatakan pemerintah akan menjabarkan strategi baru setelah parlemen kembali dari reses pada 21 Februari, dan diharapkan untuk mencabut semua pembatasan pada akhir pekan itu.

Saat ini, Inggris tidak lagi mewajibkan masker di tempat-tempat umum. Namun masker masih wajib dipakai di transportasi publik di London dan di tempat-tempat kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan apotek. Pemerintah setempat dapat merekomendasikan masker di wilayah sekolah, sementara beberapa toko masih meminta pelanggan untuk memakai masker.

Warga tidak lagi disarankan untuk kerja di rumah, dan tidak ada pembatasan jumlah pengunjung ke rumah jompo.

Orang yang mengalami gejala Covid atau dites positif masih wajib isolasi mandiri selama 10 hari, atau lima hari menyusul dua hasil negatif tes antigen.

Di Skotlandia dan Wales masker masih wajib dipakai di transportasi publik dan beberapa tempat seperti sekolah dan rumah sakit. Sertifikat bebas vaksin masih diwajibkan untuk mengakses tempat-tempat hiburan.

Irlandia Utara baru saja mencabut semua peraturan tentang pembatasan sosial. Mulai Selasa kemarin, sertifikat bebas Covid di kelab malam, masker, penelusuran kontak, dan pembatasan jumlah orang di dalam ruangan tidak lagi wajib secara hukum.

Peraturan yang mewajibkan langkah-langkah pencegahan tersebut telah diganti menjadi pedoman, misalnya rekomendasi supaya masker tetap dipakai dalam kegiatan publik tertentu atau kerja dari rumah bila memungkinkan.

Bahkan, orang yang positif Covid pun tidak diwajibkan untuk isolasi mandiri, namun "sangat disarankan" untuk melakukannya. Kecuali bagi pelaku perjalanan yang baru kembali dari penerbangan internasional, ia diwajibkan oleh hukum untuk isolasi mandiri.

Kepala penasihat ilmiah Irlandia Utara Profesor Ian Young berkata Irlandia Utara telah mencapai tonggak penting dalam pandemi, namun belum bebas sepenuhnya.

"Masih ada banyak kasus Covid di luar sana, kita semua perlu melakukan apa yang kita bisa untuk terus melindungi orang-orang yang paling rentan, dan mengenakan masker dalam situasi yang tepat adalah bagian penting dari itu," ujarnya.

Jerman

Jerman mengumumkan rencana untuk melonggarkan kebijakan Covid-19, setelah berminggu-minggu menggencarkan vaksinasi untuk mengerem infeksi.

Pemerintah Jerman menjanjikan "hari kebebasan" pada 20 Maret, meskipun akan masih ada pembatasan bagi orang yang belum divaksinasi.

Varian Omikron tidak mengakibatkan lonjakan perawatan di rumah sakit seperti yang ditakutkan.

Namun, kanselir Jerman masih bertekad untuk mewajibkan vaksinasi. "Pandemi belum berakhir," kata Olaf Scholz.

Sementara negara tetangga Jerman, Austria, akan mencabut sebagian besar pembatasan pada tanggal 5 Maret.

Awal bulan ini, Austria mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan vaksinasi Covid-19, negara pertama di Eropa yang melakukannya. Namun UU tersebut baru berlaku pada tanggal 16 Maret.

Negara-negara Eropa lain yang mulai melonggarkan pembatasan adalah:

  • Belanda akan mencabut sebagian besar pembatasan pada 25 Februari. Bar-bar kembali buka pada jam biasa, dan masker tidak lagi wajib dalam sebagian besar aktivitas
  • Prancis sudah mencabut kewajiban mengenakan masker di luar ruangan, dan akan mencabut kewajiban itu untuk di dalam ruangan pada pertengahan Maret bila situasi memungkinkan
  • Norwegia mencabut pembatasan terakhirnya pada 12 Februari, dan menyatakan bahwa virus corona "tidak lagi merupakan ancaman besar bagi kesehatan sebagian besar dari kita"

Bagaimana dengan Indonesia?

Pada Senin (14/02), Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan bahwa masa karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri dikurangi menjadi tiga hari, dengan syarat sudah menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Luhut juga membolehkan masyarakat yang sudah divaksinasi lengkap dan tidak punya komorbid untuk jalan-jalan tanpa perlu khawatir.

"Kalau memang dia sudah vaksin, sudah dua kali, sudah booster, tidak ada komorbid ya jalan-jalan saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan berlebihan," kata Luhut.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 berlaku di seluruh pulau Jawa dan Bali. Di beberapa kabupaten di luar Jawa-Bali, masih berlaku PPKM level 2 dan 1.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengatakan Indonesia sudah mendekati puncak gelombang ketiga Covid-19 yang disebabkan varian Omikron.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan hal itu terlihat dari penurunan kasus Covid-19 yang terjadi di DKI Jakarta dalam empat hari terakhir. Kemenkes juga memperkirakan, dalam empat pekan ke depan lonjakan kasus Covid-19 akan terjadi di luar Jawa-Bali.

"Kami perkirakan karena 60-70 persen kasus konfirmasi itu dari DKI dan DKI ada tren penurunan seluruh wilayah DKI, maka kemungkinan kita sudah mendekati puncak kasus omicron ini," kata Nadia dalam konferensi pers, Rabu (16/02).

Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, berpendapat bahwa langkah-langkah pelonggaran pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Ia menjelaskan setidaknya ada dua indikator untuk melakukan pelonggaran yaitu jumlah kasus, dalam bentuk positivity rate, dan angka kematian.

Di Indonesia, jumlah kasus terus bertambah sejak pertengahan Januari. Pada Rabu (16/02), Indonesia mencatat 63.956 kasus terkonfirmasi - melebihi puncak gelombang kedua pada Juli lalu. Angka positivity rate saat ini sekitar 18%.

Jumlah kasus kematian juga terus bertambah pada bulan Februari. Jumlah kematian kembali menembus angka 100 sejak tanggal 11 Februari. Bangsal perawatan di beberapa daerah mulai terisi, dan beberapa pemerintah daerah mulai mengerahkan kembali tim khusus pemulasaraan jenazah dengan prosedur penyakit menular.

"Jadi berdasarkan dua indikator itu, saya sebagai epidemiolog tidak menutup kemungkinan melakukan pembatasan sosial. Jadi memperketat, bukan memperlonggar," kata Miko kepada BBC News Indonesia.

Miko juga tidak setuju Indonesia sudah mendekati puncak gelombang ketiga. Menurut dia, gelombang kasus akibat varian Omicron biasanya mencapai puncak setelah satu atau dua bulan. Sedangkan Indonesia baru masuk gelombang ketiga antara akhir Januari - awal Februari, jadi belum sampai sebulan.

Ia menambahkan bahwa penyebaran kasus di suatu daerah amat tergantung pada luas wilayah dan jumlah penduduknya. "Jadi menurut saya tidak semua sama dengan Jakarta," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia

Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:30 WIB

GIIAS 2026 Dibuka, Astra Financial Hadirkan Solusi Pembiayaan Terintegrasi

GIIAS 2026 Dibuka, Astra Financial Hadirkan Solusi Pembiayaan Terintegrasi

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:50 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×