Suara.com - Arnold Putra mendadak menjadi perbincangan di internet setelah sosoknya disinggung oleh kepolisian Brasil diduga terlibat dalam kasus perdagangan organ manusia. Siapa Arnold Putra ini?
Untuk yang belum tahu siapa Arnold Putra, ia terkenal sebagai desainer. Saat ini sosoknya viral karena diduga menggunakan organ manusia untuk fashion.
Dugaan itu bermula dari tahun 2016, tas buatannya yang terbuat dari tulang belakang manusia dan tas dari lidah buaya menjadi viral sehingga mengundang kontroversi. Namun sekarang mari kita fokus kepada siapa Arnold Putra sebenarnya? Kita lihat dia dari latar belakangnya.
Arnold Putra adalah desainer kelahiran Jakarta, tahun 1995. Belum tahu pasti mengenai latar belakangnya, Arnold disebut-sebut berasal keluarga kaya raya.
Kabarnya, Arnold Putra sedang menetap di Los Angeles, Amerika Serikat untuk menekuni karirnya sebagai desainer. Namun jika dilihat dari postingan di akun Instagram miliknya @arnoldputra, ia kerap berada di Indonesia dan bertemu dengan suku-suku pedalaman.
Suka menukar barang mewah dengan benda milik suku-suku pedalaman di seluruh dunia
![Aksi kontroversial Arnold Putra [Twitter/@superiorgab]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/24/66708-arnold-putra.jpg)
Arnold Putra juga menuai kontroversi karena membawa dan menukar barang-barang mewah kepada suku-suku pedalaman dengan benda-benda asli milik suku pedalaman. Kegemarannya itu dapat dilihat di unggahannya di instagram yang memperlihatkan kunjunganya ke beberapa penduduk suku pedalaman.
Namun, kegemarannya ini pun pernah menuai kontroversi. Seorang netizen menelusuri barang yang diberikan, seperti jam merupakan jam palsu. Selain itu, belum ada konfirmasi ataupun klarifikasi dari pihak Arnold Putra sendiri atas kabar tersebut.
Bergaya hidup mewah
Sosok yang pernah tampil di Paris Fashion Week ini terlihat suka bergaya hidup mewah. Hal itu bisa diamati langsung ke akun isntagramnya.
Arnold kerap memperlihatkan perjalanannya ke berbagai tempat eksklusif di dunia.
Diduga memesan Plasenta dan potongan tangan

Kabar mengejutkan yang baru terjadi dari Arnold Putra ialah diduga memesan sepotong tangan dan tiga plasenta dari Brasil. Upaya pengiriman barang tersebut digagalkan oleh kepolisian Brasil dalam operasi anti perdagangan manusia.
Polisi menemukan paket yang ditujukan kepada desainer populer di Indonesia. Desainer ini dikenal pernah menggunakan tubuh manusia dalam rancangan fashionnya. Setelah dibuka, paket tersebut berisi sepotong tangan dan tiga plasenta.
Ikuti Saluran Resmi Kami
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Heboh, Desainer asal Indonesia Diduga Beli Organ Manusia dari Brasil
Bekaci | Kamis, 24 Februari 2022 | 12:03 WIB
5 Fakta Arnold Putra, Desainer Tajir yang Bikin Karya Pakai Bagian Tubuh Manusia
Entertainment | Kamis, 24 Februari 2022 | 09:59 WIB
Profil Arnold Putra: Desainer Indonesia Disorot Gegara Bawa Seragam Pemuda Pancasila di Paris Fashion Week
Entertainment | Selasa, 25 Januari 2022 | 10:21 WIB
Terkini
Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand
Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB
Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana
News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB
Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain
Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB
WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi
Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur
Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB
Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa
Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel
Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan
News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB
Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB