PBB Alokasikan Rp287 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan di Ukraina

Siswanto, Deutsche Welle

Minggu, 27 Februari 2022 | 13:49 WIB
PBB Alokasikan Rp287 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan di Ukraina
DW

Suara.com - PBB akan mengalokasikan $20 juta atau Rp287 miliar demi mendukung operasi darurat di sepanjang jalur konflik Ukraina. Selain itu, para pemimpin Bank Dunia dan IMF memperingatkan dampak global bagi pemulihan ekonomi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (24/02), mengumumkan akan segara mengalokasikan $20 juta atau sekitar Rp287 miliar untuk meningkatkan operasi kemanusiaan PBB di Ukraina setelah invasi Rusia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa PBB dan mitra kemanusiaannya "berkomitmen untuk tinggal dan memberikan dukungan pada orang-orang di Ukraina pada saat mereka membutuhkan … terlepas dari siapa atau di mana mereka berada.”

"Dengan jumlah kematian yang meningkat, kami melihat wajah ketakutan, kesedihan, dan teror di setiap sudut Ukraina,” kata Sekjen PBB itu.

"Orang-orang yang tidak bersalah, selalu membayar dengan harga tertinggi.”

Kepala Kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengatakan $20 juta dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB akan mendukung operasi darurat di sepanjang jalur kontak di Donetsk timur, Luhansk, dan daerah lain di negara itu, serta akan "membantu perawatan kesehatan, tempat tinggal, makanan, air, dan sanitasi untuk orang-orang yang paling rentan terkena dampak konflik.”

Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP) PBB, David Beasley, menyatakan keprihatinan atas potensi dampak konflik terhadap akses pangan bagi warga sipil di daerah konflik. Tim WFP yang ada di lapangan siap untuk membantu "asalkan diberikan akses dan tersedia sumber daya,” katanya.

"Kami mengimbau semua pihak untuk memastikan bahwa komunitas yang terkena dampak memiliki akses ke dukungan kemanusiaan apa pun yang mungkin mereka butuhkan dan keselamatan staf kemanusiaan di lapangan dijamin.”

Sementara itu, Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Peter Maurer, mengatakan "intensifikasi dan penyebaran konflik berisiko menimbulkan skala kematian dan kehancuran yang menakutkan untuk direnungkan, mengingat kapasitas militer yang sangat besar yang terlibat.”

baca juga

Prioritas ICRC adalah membantu mereka yang membutuhkan. Pekan ini, ICRC mengirimkan 3.000 liter air ke Rumah Sakit Dokuchaevsk yang dikuasai pemberontak dan 7.000 liter ke kota Donetsk, serta mengunjungi fasilitas penahanan untuk membantu meningkatkan kebersihan dan nutrisi.

Antonio Viitorino, Direktur Jenderal Kantor Internasional PBB untuk Migrasi (IOM), mengatakan konflik delapan tahun di Ukraina telah menelantarkan lebih dari 1,4 juta orang yang sekarang bergantung pada bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

"Eskalasi ini hanya akan memperpanjang kebutuhan kemanusiaan dan menambah penderitaan jutaan keluarga,” katanya. Ia menekankan bahwa IOM berkomitmen untuk berada di Ukraina dan akan terus "beroperasi secara netral dan tidak memihak.”

IMF ingatkan dampak global dari perang Ukraina

Para pemimpin Bank Dunia dan IMF pada Kamis (24/02) mengisyaratkan bahwa mereka siap membantu Ukraina, seraya memperingatkan dampak global bagi pemulihan ekonomi akibat invasi Rusia.

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, mengatakan dia "sangat prihatin" atas dampak serangan terhadap rakyat Ukraina dan memperingatkan dalam sebuah cuitan bahwa konflik itu "menambah risiko ekonomi yang signifikan bagi kawasan dan dunia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030

John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:50 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan

Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:41 WIB

John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:34 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:42 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB