Tanggapi Invasi Militer Rusia di Ukraina, Anggota Komisi I DPR Minta Pemerintah Lakukan Ini demi Tingkatkan Pertahanan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 11:13 WIB
Tanggapi Invasi Militer Rusia di Ukraina, Anggota Komisi I DPR Minta Pemerintah Lakukan Ini demi Tingkatkan Pertahanan
Anggota pasukan Ukraina berpatroli di jalanan di alun-alun Maidan, Kyiv, Ukraina, Minggu (27/2/2022). [Aris Messinis / AFP]

Suara.com - Invasi militer Rusia ke Ukraina terus menjadi perhatian sejumlah negara, karena diprediksi menjadi pemicu pecahnya Perang Dunia III.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono menilai, perang yang terjadi di kawasan Eropa Timur itu harus menjadi pelajaran bagi Pemerintah Indonesia memperkuat investasi di bidang pertahanan.

"Harus menjadi perhatian. Ini kesempatan untuk Pemerintah agar lebih meningkatkan investasinya di bidang pertahanan," kata Dave dalam keterangannya, kemarin.

Dave menjelaskan, investasi di sektor pertahanan terdiri dari berbagai macam. Seperti penambahan jumlah prajurit, modernisasi peralatan dan juga meningkatkan sumber daya prajurit dengan pelatihan, menjalin kerja sama militer dengan negara-negara lain.

"Dan memastikan tidak ada, jangan sampai ada kebocoran dengan kedaulatan kita," tegas politikus Golkar ini.

Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)
Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)

Menurut Dave, selama ini anggaran militer Indonesia trennya memang meningkat. Akan tetapi jika dilihat dari kebutuhan dan kondisi dunia saat ini, pertahanan Indonesia masih jauh dari kriteria memadai.

Dia mencontohkan, jumlah pesawat tempur, kapal tempur, peralatan tempur, sistem komunikasi, satelit masih jauh dari kemampuan yang memadai. Hal inilah yang harus menjadi perhatian dari Pemerintah.

"Harus dipastikan bahwa militer kita itu sanggup dan siaga menghadapi segala macam ancaman. Kita juga harus melihat ke depan soal pengembangan teknologi militer kita," tegas Ketua Umum PPK Kosgoro 57 ini.

Dalam konteks Krisis Rusia-Ukraina, Dave menekankan, Indonesia juga memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari penjaga keamanan dunia. Terus suarakan hentikan agresi militer dan mengembalikan kedaulatan rakyat Ukraina.

Selain itu, bagi Dave, Indonesia juga harus menggunakan forum-forum internasional dengan jalur diplomasi agar pertempuran Rusia-Ukraina bisa segera selesai.

"Indonesia juga harus mawas diri. Kita harus lihat akankah ada negara lain yang bisa melakukan hal yang sama," pungkas legislator dapil Jabar VIII ini.

Diketahui, berdasarkan Global Fire Power (GFP) 2021 daftar militer terkuat dunia, Indonesia menempati urutan 16, dan di ASEAN Indonesia menjadi negara dengan militer terkuat. AS, China, Rusia masih menempati tiga besar militer terkuat dunia.

Tahun 2021 belanja militer Indonesia 6,9 miliar dolar AS atau setara Rp 98 triliun. Namun, ini masih di bawah Singapura yaitu 9,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 135 triliun. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Membandel, Uni Eropa Perberat Sanksi hingga Danai Senjata untuk Ukraina

Rusia Membandel, Uni Eropa Perberat Sanksi hingga Danai Senjata untuk Ukraina

Jogja | Senin, 28 Februari 2022 | 10:57 WIB

Google Maps Matikan Fitur Pentingnya di Ukraina

Google Maps Matikan Fitur Pentingnya di Ukraina

Tekno | Senin, 28 Februari 2022 | 10:25 WIB

Maraknya Lelucon Konflik Ukraina dan Rusia di Media Sosial serta Minimnya Empati

Maraknya Lelucon Konflik Ukraina dan Rusia di Media Sosial serta Minimnya Empati

Your Say | Senin, 28 Februari 2022 | 09:34 WIB

Kondisi Terkini Ukraina Dilihat Dari Citra Satelit: Barisan Tank Rusia Sepanjang 5 Km Bergerak Ke Ibu Kota Kiev

Kondisi Terkini Ukraina Dilihat Dari Citra Satelit: Barisan Tank Rusia Sepanjang 5 Km Bergerak Ke Ibu Kota Kiev

News | Senin, 28 Februari 2022 | 09:14 WIB

Dukungan Warga Dunia Untuk Ukraina

Dukungan Warga Dunia Untuk Ukraina

Foto | Senin, 28 Februari 2022 | 11:00 WIB

Bak Kota Mati, Begini Sepinya Ibukota Kyiv di Ukraina Akibat Invasi Rusia

Bak Kota Mati, Begini Sepinya Ibukota Kyiv di Ukraina Akibat Invasi Rusia

Foto | Senin, 28 Februari 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB