Wacana Penundaan Pemilu 2024 yang Mengemuka dari Sejumlah Parpol Merepresentasikan Permufakatan Jahat

Rabu, 02 Maret 2022 | 18:05 WIB
Wacana Penundaan Pemilu 2024 yang Mengemuka dari Sejumlah Parpol Merepresentasikan Permufakatan Jahat
Ilustrasi politisi gaungkan penundaan pemilu 2024. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Managing Director Of Paramadina Public Policy Institute, Ahmad Khoirul Umam menilai adanya usulan penundaan Pemilu 2024 yang disampaikan sejumlah ketum partai politik dianggap mempresentasikan permufakatan jahat.

Penilaian Khoirul tersebut disampaikan berdasar pada hasil kajian yang dilakukan pihaknya. 

"Bagi kami, dari Paramadina Public Institute mencoba kemarin melakukan kajian, perenungan kembali, melakukan refleksi, kami melihat bahwa wacana terkait dengan pengunduran atau penundaan pemilu 2024 ini semacam merepresentasikan permufatakan jahat," kata Khoirul dalam webinar dengan tajuk 'Wacana Penundaan Pemilu', Rabu (2/3/2022). 

Khoirul mengatakan, jika dilihat dari sekian banyak narasi yang disampaikan soal usulan penundaan Pemilu 2024 tersebut merupakan testing the water untuk mengembalikan arsitektur politik Orde Baru. Hal itu, kata dia, terlihat dari pola-pola yang dipakai.

"Polanya cukup mirip, pertama wacana tentang tiga periode masa pemerintahan dijalankan. Kemudian resistensi cukup kencang, kemudian berlanjut kembali terkait konteks perpanjangan masa jabatan presiden," katanya. 

"Respon publik juga tidak begitu kuat, kemudian argumen diubah begitu kecil dengan tone yang tidak jauh berbeda yaitu penundaan. Jadi skenario penundaan Pemilu 2024," sambungnya. 

Selain itu, Khoirul juga menyebut, pola yang dilakukan cukup sistematis. Dia mengemukakan, pertama usulan penundaan Pemilu 2024 awalnya disampaikan pejabat menteri, namun mendapat resistensi dari masyarakat. 

Kedua, dilakukan secara serempak oleh partai-partai politik, bukan hanya level sel-sel politisi, tetapi ketua umum partai politik dan yang ketiga, ada gelombang baru yang yang bisa tersentak yaitu dilakukan oleh ormas. 

"Nah oleh karena itulah, kita perlu meletakkan ini didalam konteks persepektif yang lebih serius. Ini bukan hanya kalkulasi politik praktis, ini betul-betul memiliki impact yang sangat strategis dan kalkulasinya sangat signifikan," katanya. 

Baca Juga: Mau 2024 atau Ditunda, PKB Nyatakan Siap Lahir Batin Songsong Pemilu Kapan Saja

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengusulkan Pemilu 2024 diundur selama satu atau dua tahun. Momentum perbaikan ekonomi dianggap tak boleh terganggu dengan adanya Pemilu. 

"Saya mengusulkan pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2022). 

Menurutnya, momentum perbaikan ekonomi yang sudah mulai berjalan pasca dua tahun dihajar Pandemi Covid tidak boleh menjadi terhenti atau membeku. 

Sementara terbaru, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan setuju dengan usulan agar Pemilu 2024 diundur atau ditunda. 

Situasi pandemi, masalah global hingga hasil survei tingkat kepuasaan terhadap pemerintahan Joko Widodo yang masih tinggi dijadikan alasan. 

"Karenanya berbagai pertimbangan itu dan masukan dari masyarakat, kalangan, kami, memutuskan setuju Pemilu diundur," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI