Mau 2024 atau Ditunda, PKB Nyatakan Siap Lahir Batin Songsong Pemilu Kapan Saja

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 02 Maret 2022 | 17:50 WIB
Mau 2024 atau Ditunda, PKB Nyatakan Siap Lahir Batin Songsong Pemilu Kapan Saja
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PKB Jazilul Fawaid menyatakan partainya selalu siap mengikuti pemilihan umum, baik itu pada 2024 maupun jika ada penundaan.

Kendati sebelumnya, pada pekan lalu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda selama satu atau dua tahun ke depan dengan alasan ekonomi. 

"PKB siap lahir batin, kapanpun pemilu digelar,” kata Jazilul kepada wartawan, Rabu (2/3/2022). 

Jazilul menyampaikan, persiapan PKB dalam menghadapi Pemilu, mulai dari konsolidasi internal hingga tekad PKB untuk mencalonkan Muhaimin sebagai presiden. Ia menegaskan, PKB sangat solid untuk kepartaian.

"Setiap hari, Gus Muhaimin dan kita para pengurus partai berkeliling ke berbagai daerah untuk menghadiri deklarasi dukungan bagi Gus Muhaimin untuk menjadi Presiden 2024,” kata Jazilul. 

PKB tentu tetap mempersiapkan Pemilu. Sebab, kata Jazilul, usulan penundaan Pemilu 2024 belum tentu terealisasi. Namun, lanjut dia, pelaksanaan pemilu sebagai satu agenda politik nasional pasti akan terjadi. 

"Mau 2024 atau ditunda, pemilu tetap digelar makanya PKB terus menyiapkan diri untuk menghadapi pemilu yang akan datang,” ujar Jazilul. 

Siap Lanjutkan Jokowi

Sebelumnya, Muhaimin Iskandar menyatakan siap untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada periode mendatang. 

baca juga

Muhaimian menyatakan, dirinya bersama PKB akan melanjutkan kepemimpinan Jokowi dengan memperbaiki dan menyempurnakan kekurangan yang ada.

“PKB amat sangat siap memerintah dan memperbaiki kekurangan dan kesempatan untuk menyempurnakan. Pak Jokowi telah istikamah dengan insfrastruktur, monumen pembangunan fisik, kita siap menyempurnakan dengan kualitas SDM yang unggul dan siap bersaing dengan negara manapun,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/3/2022).

Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin ini, PKB memiliki potensi besar sebagai sebuah partai politik. Imin mengatakan PKB memiliki basis suara yang tidak hanya dari arus bawah, melainkan juga arus atas. 

Hal itu yang dikatakan Imin membuat PKB tumbuh menjadi partai besar dan tetap eksis sampai saat ini.

“PKB ini punya basis pendukung bukan hanya dari atas, tapi juga pendukung dari bawah. Kalau sahabat-sahabat tahu lahirnya sebuah teori induksi dan deduksi, teori muncul dari yang sudah dipraktikkan dari atas, tapi yang ada juga teori yang muncul dipraktikkan dan berkembang dari arus bawah,” kata Cak Imin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Usulan Ketum Parpol untuk Tunda Pemilu Berbahaya, Pengamat: Seolah Jokowi adalah Raja dan Otoriter

Sebut Usulan Ketum Parpol untuk Tunda Pemilu Berbahaya, Pengamat: Seolah Jokowi adalah Raja dan Otoriter

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:01 WIB

Besarnya Anggaran Dijadikan Alasan Tunda Pemilu 2024, Faisal Basri: Seperti Mendulang Air Terpercik ke Muka Sendiri

Besarnya Anggaran Dijadikan Alasan Tunda Pemilu 2024, Faisal Basri: Seperti Mendulang Air Terpercik ke Muka Sendiri

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 15:51 WIB

Ramai Isu Penundaan Pemilu 2024, Partai Golkar Konsisten Usung Airlangga Hartarto

Ramai Isu Penundaan Pemilu 2024, Partai Golkar Konsisten Usung Airlangga Hartarto

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 15:25 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×