Kelompok Aksi 212 Demo Menag Yaqut Gegara Ucapan, Mirip Nasib Ahok Namun Harus Jelas Proses Hukumnya

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:59 WIB
Kelompok Aksi 212 Demo Menag Yaqut Gegara Ucapan, Mirip Nasib Ahok Namun Harus Jelas Proses Hukumnya
Puluhan pendemo yang menggelar Aksi Bela Islam mulai menyemut di kantor Kemenag, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah pendemo menggelar Aksi Bela Islam di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2022) menuntut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mundur dari jabatannya. Meski mirip dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, namun kasus Yaqut harus dipastikan secara hukum.

Mengingat kembali, Ahok pernah divonis dua tahun hukuman penjara atas kasus penistaan agama. Sebelumnya, ia pernah didemo jutaan orang sampai dinamai dengan aksi 2 Desember atau aksi 212.

Ahok dinyatakan bersalah akibat ucapannya yang dianggap melecehkan ayat Alquran saat berpidato di Kepulauan Seribu pada September 2016.

Serupa dengan Ahok, Yaqut kini tengah menjadi bulan-bulanan publik karena ucapannya soal pengeras suara masjid.

Dalam satu kesempatan, Yaqut berusaha menjelaskan terkait pengeras suara masjid sembari membandingkan dengan gonggongan anjing.

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin melihat adanya kemiripan pola dari kelompok aksi 212 menanggapi pernyataan Yaqut dengan Ahok. Namun yang membedakannya yakni proses hukumnya.

"Polanya mirip-mirip. Namun bedanya Ahok terbukti secara hukum. Namun Yaqut masih harus dibuktikan secara hukum," kata Ujang saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (4/3/2022).

Ujang memprediksi, pada akhirnya, tujuan dari demo tersebut untuk membuat Yaqut Cholil lengser dari jabatannya atau direshuffle. Ia menilai pendemo bisa saja terus melakukan aksinya apabila Yaqut masih bertengger di jajaran menteri.

"Kelihatannya jika kasus tersebut tak jelas secara hukum. Artinya jika Yaqut tak tersentuh atau tak terbukti secara hukum, kelompok 212 akan terus lakukan aksi-aksinya

"Mungkin saja motifnya seperti itu. Arahnya mungkin agar Yaqut direshuffle," ujarnya.

Sebelumnya, puluhan pendemo yang menggelar Aksi Bela Islam mulai berdatangan dan berkumpul di depan Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2022) siang.  Aksi tersebut diinisiasi oleh Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 Cs.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, terlihat massa mulai berdatangan mulai pukul 13.00 WIB di depan Kantor Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Tampak mereka datang dengan sejumlah atribut dari mulai ikat kepala bertuliskan kalimat tahlil hingga poster atau spanduk bertuliskan kalimat protes terhadap Gus Yaqut.

Satu mobil komando tampak juga dibawa oleh massa PA 212 Cs yang menggelar Aksi Bela Islam tersebut. Mereka berkumpul persis di depan pintu gerbang kantor Kemenag.

Kordinator lapangan Aksu Bela Islam tersebut menyampaikan aksi baru akan dimulai usai sejumlah tokoh-tokoh PA 212 Cs selesai menemui jajaran pengurus MUI di kantornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Audiensi dengan MUI, PA 212 Minta MUI Terbitkan Fatwa Unsur Penistaan Agama Seperti pada Kasus Ahok

Audiensi dengan MUI, PA 212 Minta MUI Terbitkan Fatwa Unsur Penistaan Agama Seperti pada Kasus Ahok

News | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:51 WIB

Tolak Klarifikasi Aturan Suara Azan, PA 212 Ngotot Menag Yaqut Menista Agama dari Masukan Pakar Termasuk Roy Suryo

Tolak Klarifikasi Aturan Suara Azan, PA 212 Ngotot Menag Yaqut Menista Agama dari Masukan Pakar Termasuk Roy Suryo

News | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:49 WIB

Ribuan Petugas Gabungan Amankan Demo Sejumlah Ormas Islam di Kantor Menag Yaqut

Ribuan Petugas Gabungan Amankan Demo Sejumlah Ormas Islam di Kantor Menag Yaqut

Riau | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

News | Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

News | Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB

Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi

Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi

News | Senin, 13 April 2026 | 08:48 WIB

Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 08:00 WIB

Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini

Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 07:44 WIB

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

News | Senin, 13 April 2026 | 07:32 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

News | Senin, 13 April 2026 | 07:26 WIB

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

News | Senin, 13 April 2026 | 06:52 WIB

Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya

Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya

News | Senin, 13 April 2026 | 06:46 WIB