Apa Itu Neo-Nazi? Sejarah dan Kemunculannya Jadi Penyebab Konflik Rusia-Ukraina

Rifan Aditya

Selasa, 08 Maret 2022 | 15:40 WIB
Apa Itu Neo-Nazi? Sejarah dan Kemunculannya Jadi Penyebab Konflik Rusia-Ukraina
Apa Itu Neo-Nazi? Sejarah dan Kemunculannya Jadi Penyebab Konflik Rusia-Ukraina - Azov Battalion, grup Neo Nazi yang diserap masuk institusi militer Ukraina, berpose dengan latar bendera NAzi. Salah satu anggotanya juga tampak memberikan gaya hormat Heil hitler. [sofrep.com]

Suara.com - Ditengah perseteruan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin menuding adanya Neo-Nazi di Ukraina. Lalu apa itu Neo-Nazi

Putin menyatakan operasi militer khusus yang berjalan ketat dan terjadwal pada Jum'at, 4 Maret 2022 pekan lalu. Simak penjelasan berikut untuk tahu apa itu Neo-Nazi yang disebut-sebut sebagai penyebab terjadinya konflik antar kedua negara tersebut.

Rusia telah menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu. Pemerintah Rusia menganggap Ukraima sebagai ancaman dan berdalih melindungi warga sipil.

Rusia juga menuding Amerika dan sekutunya mempengaruhi Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Sehingga memicu Rusia membuat keputusan menginvasi Ukraina sebagi peringatan jika tetap mengambil keputusan yang menentang Rusia. 

Putin menyatakan bahwa Rusia-Ukraina sebenarnya satu rumpun bangsa. Dirinya mengerahkan pasukan militer guna memerangi pasukan Neo-Nazi di Ukraina yang mengancam bangsanya. 

Apa Itu Neo-Nazi dan Bagaimana Sejarahnya? 

Neo-Nazisme atau Neo-Nazi adalah ideologi yang muncul setelah terjadinya Perang Dunia II dengan misi menghidupkan kembali kelompok Nazisme. Berdasarkan sejarah, Nazi (Nationalsozialismus) atau Nasional Sosialisme disebut-sebut sebagai ideologi Partai Nazi atau Partai Pekerja Nasionalis Jerman di bawah pimpinan Adolf Hitler. 

Diketahui bahwa, ideologi Nazi telah dianut oleh pemerintahan Jerman pada 1933 hingga 1945. Adolf Hitler memerintah rezim totaliter di Jerman atau Reich Ketiga yang menonjolkan keaslian ras orang-orang Jerman di suatu wilayah dan menyingkirkan kaum yang lain.

Golongan orang yang dibenci Nazi antara lain kelompok homoseksual, orang-orang cacat mental atau fisik, kaum Yahudi, Slavia, Rom, kelompok homoseksual, kelompok Saksi-Saksi Yehuwa, dan para komunis. 

baca juga

Adolf Hilter menjalankan ideologi Nazi di Jerman dengan cara kekerasan. Bahkan Hilter tak ragu untuk melakukan pembantaian sistematis khususnya terhadap kaum Yahudi. Atas kekejamannya itu memicu terjadinya Perang Dunia II. 

Neo-Nazi setelah Perang Dunia II 

Menurut Kathlyn Gay dalam bukunya yang berjudul Neo-Nazis: A Growing Threat (1997), Neo-Nazi merupakan suatu gerakan sosial, politik dan militer yang ingin menghidupkan kembali ideologi Nazi setelah perang dunia berakhir.

Kelompok orang tersebut akan menunjukkan kebencian serta supremasi kulit putih, menyerang kelompok ras tertentu dan etnis minoritas. Hal ini dilakukan guna menciptakan sebuah negara fasis. 

Kelompok penganut ideologi Neo-Nazi menggunakan idealisme yang berbeda-beda. Golongan Neo-Nazi akan memakai simbol atau lambang Jerman Nazi, seperti Sig Rune, swastika, dan warna merah-putih-hitam seperti saat Jerman Nazi pada era Hitler masih berjaya. 

Sejarah Neo-Nazi di Eropa 

Neo-Nazi tidak hanya berkembang di Jerman saja, akan tetapi juga merambah ke negara-negara lain di Eropa. Khususnya di negara yang pernah terlibat dalam Perang Dunia II.

Dalam Rusia sendiri, Ideologi Neo-Nazi juga dikabarkan berkembang setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991. Neo-Nazi mulai menyebarkan ide-idenya di wilayah Eropa Timur sebagai bentuk perlawanan terhadap kemenangan kaum liberal. 

Neo-Nazi di Rusia kala itu memakai Swastika sebagai simbol kehadirannya. Selain itu, Neo-Nazi di Rusia memiliki ciri-ciri antara lain bersifat rasisme, antisemitisme, Islamofobia, homofobia dan xenofobia yang ekstrem terhadap orang-orang dari Asia. 

Selain Rusia, pengaruh Neo-Nazi juga mulai merambah pada negara-negara pecahan Uni Soviet seperti Ukraina, Estonia dan Latvia. Di Ukraina sendiri pengaruh Neo-Nazi ditandai dengan berdirinya Partai Sosial-Nasional pada 1991. Partai tersebut menggabungkan nasionalisme radikal dengan Neo-Nazi. 

Isu Neo-Nazi di Ukraina kembali mencuat melalui pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sehingga Putin menekankan kepada negara-negara lain untuk tidak mengganggu misi Rusia di Ukraina. Jika tidak, maka Rusia akan memberikan ancaman mematikan. 

Itulah tadi ulasan mengenai apa itu Neo-Nazi? Sejarah serta kemunculannya yang memicu Invasi Rusia terhadap Ukraina. Semoga menambah wawasan Anda!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Crazy Rich Rusia Kena Sanksi Barat, Siapa Saja Mereka?

Crazy Rich Rusia Kena Sanksi Barat, Siapa Saja Mereka?

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 14:48 WIB

APBN Indonesia Bisa 'Terguncang' Gegara Konflik Rusia dan Ukraina

APBN Indonesia Bisa 'Terguncang' Gegara Konflik Rusia dan Ukraina

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2022 | 14:13 WIB

Aktor Pasha Lee Tewas saat Bela Ukraina dari Serangan Rusia

Aktor Pasha Lee Tewas saat Bela Ukraina dari Serangan Rusia

Entertainment | Selasa, 08 Maret 2022 | 14:12 WIB

Terkini

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

×