Mengenal Apa Itu Rudal Jelajah, Senjata yang Dipakai Rusia untuk Membombardir Ukraina

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 15:19 WIB
Mengenal Apa Itu Rudal Jelajah, Senjata yang Dipakai Rusia untuk Membombardir Ukraina
Mengenal Apa Itu Rudal Jelajah, Senjata yang DIpakai Rusia untuk Membombardir Ukraina - Ilustrasi Rudal Jelajah, Senjata yang Digunakan Rusia Membombardir Ukraina (Pixabay)

Suara.com - Sebanyak delapan rudal jelajah milik Rusia telah menghantam kota Vinnytsia, Ukraina, pada Minggu 27 Februari 2022. Apa itu rudal jelajah senjata yang digunakan Rusia untuk membombardir Ukraina?

Sebelum tahu lebih banyak tentang apa itu rudal jelajah, simak dahulu kabar tentang konflik Rusia dan Ukraina berikut ini. Menteri luar negeri Ukraina mengatakan rudal tersebut telah menghancurkan bandara dan beberapa fasilitas milik Ukraina.  

Invasi Rusia terhadap Ukraina yang terjadi sejak 24 Februari 2022 hingga kini masih terus berlanjut, bahkan beberapa hari kebelakang konflik semakin memanas. Vinnytsia salah satu kota di Ukraina yang jauh dari medan pertempuran dibombardir Rusia. Vinnytsia merupakan kota yang ditinggali lebih dari 300.000 orang, terletak di barat-tengah Ukraina.

Selain Vinnytsia, rudal jelajah juga menyerang kota-kota lain di Ukraina termasuk gedung dewan kota di timur Kharkiv. Atas konflik ini, PBB melaporkan lebih dari  400 juta jiwa melayang dan 1,5 juta penduduk Ukraina kini mengungsi. 

Apa Itu Rudal Jelajah?

Rudal menjadi salah satu komponen terpenting dalam persenjataan militer modern. Terdapat banyak sekali jenis rudal yang diciptakan oleh negara-negara yang memiliki kekuatan militer terkuat di dunia.

Seperti Amerika Serikat, Rusia, Inggis, Jepang, China, dan Israel. Baru-baru ini rudal jelajah menjadi perbincangan masyarakat karena Rusia menggunakannya untuk menyerang Ukraina. 

Rudal jelajah adalah roket tak berawak atau tidak diluncurkan oleh pilot namun didorong mesin jet seperti pesawat kecil yang dipersenjatai oleh hulu ledak konvensional, nuklir atau bahan kimia lainnya. Benda itu digunakan untuk menyerang target terestrial. 

Berbeda dengan rudal balistik, rudal jelajah masih bisa dipantau sepanjang dia terbang di atmosfer Bumi. Rudal ini bisa diluncurkan di berbagai medan perang, baik itu di darat, udara, maupun laut.

Menurut The Center for Arms and Non-Proliferation, rudal jelajah mampu terbang rendah hanya beberapa meter di atas permukaan. Hal ini membuatnya sulit dideteksi oleh radar. Selain itu, rudal jenis tersebut juga bisa dikendalikan dari jarak jauh sehingga punya tingkat akurasi yang tergolong sangat tinggi. 

Terdapat beberapa rudal jelajah yang diciptakan dengan kecanggihan sehingga bisa dikendalikan secara manual saat mendekati sasaran. Bahkan karena kecanggihannya, rudal ini dapat dibatalkan saat mendekati sasaran melaui sensor kamera yang terpasang pada moncong rudal. 

Selain itu, rudal jelajah juga mampu melakukan perjalanan dengan kecepatan supersonik (lebih cepat dari kecepatan suara), subsonik (lebih rendah dari kecepatan suara), dan hipersonik (lima kali kecepatan suara). 

Itulah tadi penjelasan mengenai apa itu rudal jelajah milik Rusia yang digunakan untuk membombardir Ukraina. Semoga menambah wawasan Anda!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Ukraina Remehkan Ancaman Rudal Nuklir Rusia: Itu Hanya Gertakan Saja

Presiden Ukraina Remehkan Ancaman Rudal Nuklir Rusia: Itu Hanya Gertakan Saja

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:59 WIB

Rusia Ramai Ditinggal Produsen Otomotif, Pakar: Perusahaan Ini Bakal Rugi, Ceruk Pasar Kini Diincar India dan China

Rusia Ramai Ditinggal Produsen Otomotif, Pakar: Perusahaan Ini Bakal Rugi, Ceruk Pasar Kini Diincar India dan China

Otomotif | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:36 WIB

Gambar Satelit Ungkap Kerusakan Mariupol Akibat Serangan Rusia di Ukraina

Gambar Satelit Ungkap Kerusakan Mariupol Akibat Serangan Rusia di Ukraina

Tekno | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:33 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB