BMKG: Badai La Nina di Sulteng Diprediksi Terjadi Hingga Akhir Maret

Erick Tanjung

Sabtu, 12 Maret 2022 | 18:50 WIB
BMKG: Badai La Nina di Sulteng Diprediksi Terjadi Hingga Akhir Maret
Ilustrasi cuaca ekstrem seperti badai La Nina (unsplash/@lukavovk)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara SIS Aldjufri Palu, mengingatkan fenomena Badai La Nina masih akan terus berlangsung hingga akhir Maret 2022

"Memang ini sisa-sisanya saja, hujan ini akan menuju ke kondisi normal makanya pancaroba ini kami prediksi sampai akhir bulan Maret nanti," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Palu, Nur Alim kepada Antara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/3/2022).

Ia menjelaskan kondisi seperti saat ini lumrah terjadi saat cuaca mulai normal usai Badai La Nina.

"Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang, serta petir biasanya masih akan berlangsung hingga tiga pekan berturut-turut setelah Badai La Nina," ujarnya.

BMKG mengemukakan dampak dari kondisi menjelang normal ini juga sama dengan dampak yang ditimbulkan selama Badai La Nina berlangsung, seperti banjir, genangan air, tingginya ombak serta potensi tanah longsor dan angin kencang.

"Tanah longsor ini dalam pantauan kami itu ada di Kulawi, Dolo Barat, Dolo Selatan, Kebun Kopi juga, kemudian wilayah pantai barat, makanya harus dihindari melakukan perjalanan darat pada malam hari," tuturnya.

Selain itu, tumpukan tanah yang berada di tebing-tebing wilayah Dolo Barat hingga Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, hingga kini masih juga menjadi perhatian serius pihak BMKG.

Sebab, katanya, durasi hujan lebat yang cukup lama, akan memberikan pengaruh buruk karena sewaktu-waktu dapat turun bersamaan ke pemukiman-pemukiman warga yang ada di bawah tebing.

"Mudah-mudahan saja hujan ini tidak berturut-turut karena kalau sampai seperti itu cukup mengkhawatirkan, dan yang perlu dipantau lebih masif adalah jangan sampai sungai yang sudah dikeruk itu terjadi pendangkalan lagi," katanya.

baca juga

Sementara terhadap nelayan, BMKG mengimbau untuk tidak melaut selepas pukul 14.00 Wita hingga malam hari. Sebab tinggi gelombang diperkirakan akan mencapai 1,5 meter.

Berdasarkan catatan BMKG, La Nina sebelumnya telah memberikan dampak kerugian bagi masyarakat seperti petani garam di Talise, hingga 40 persen dari kondisi normal, demikian Nur Alim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Sejumlah Wilayah di Bekasi Malam Minggu Ini Diguyur Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

Waspada! Sejumlah Wilayah di Bekasi Malam Minggu Ini Diguyur Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

Bekaci | Sabtu, 12 Maret 2022 | 16:22 WIB

Banten Diguncang Gempa 5.3 Magnitudo Siang Ini Terasa Hingga Bogor

Banten Diguncang Gempa 5.3 Magnitudo Siang Ini Terasa Hingga Bogor

Bogor | Sabtu, 12 Maret 2022 | 13:16 WIB

Gempa 5.3 Magnitudo Guncang Banten Siang Ini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5.3 Magnitudo Guncang Banten Siang Ini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Banten | Sabtu, 12 Maret 2022 | 13:06 WIB

Terkini

Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok

Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:04 WIB

BRI Easy Card Bikin Acara Jajan dan Jalan Makin Seru, Transaksi Online Dijamin Aman

BRI Easy Card Bikin Acara Jajan dan Jalan Makin Seru, Transaksi Online Dijamin Aman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen

Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Memantik Ide yang Mati Suri di Buku Boom! 8 Dinamit Kreativitas

Memantik Ide yang Mati Suri di Buku Boom! 8 Dinamit Kreativitas

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman

Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Hashim Djojohadikusumo Mau Bagi-bagi 8 Juta Sertifikat  Tanah Gratis

Hashim Djojohadikusumo Mau Bagi-bagi 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:59 WIB

KPK Tegaskan Kantongi Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

KPK Tegaskan Kantongi Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:57 WIB

'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI

'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial

Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:51 WIB

×