Siapa Yoon Suk-yeol, Seorang Antifeminis yang Jadi Presiden Baru Korsel?

Siswanto, Deutsche Welle

Minggu, 13 Maret 2022 | 13:27 WIB
Siapa Yoon Suk-yeol, Seorang Antifeminis yang Jadi Presiden Baru Korsel?
DW

Suara.com - Presiden baru Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, berjanji akan lebih tegas menindak jiran di utara. Namun kemenangan kandidat konservatif itu menyiagakan kelompok perempuan, lantaran sikapnya yang memusuhi gerakan feminisme.

Yoon Suk-yeol menyebut kekalahan kandidat Partai Demokrat, Lee Jae-myung, dalam Pemilu Kepresidenan 2022 adalah "kemenangan bagi bangsa Korea Selatan.”

Presiden baru Korea Selatan itu melontarkan hal ini di hadapan pendukungnya, Kamis (10/3). Ungkapan itu tidak selaras dengan perolehan suara kedua kandidat yang terpaut hanya satu persen.

Yoon mendapat 48,5 persen, sementara pesaingnya mendapat 47,8 persen suara. Kedua kandidat dinilai sedemikian tidak populer, media-media lokal menjuluki pemilu kali ini sebagai "kompetisi antara tokoh nonfavorit.”

Kendati begitu, tingkat keikutsertaan pada pemilu kali ini tergolong tinggi, yakni 77 persen. Partisipasi warga juga tidak mengendur di tengah gelombang tinggi kasus Covid-19, dengan 343.446 kasus baru pada Rabu (9/3), sementara satu juta penduduk masih menjalani isolasi mandiri.

"Apa yang negeri ini butuhkan adalah perubahan,” kata seorang pemilih berusia 71 tahun, Hong Sung-cheon kepada kantor berita AFP.

Bagi Vladimir Tikhonof, Guru Besar Studi Korea di Universitas Oslo, Yoon "tampak agresif dan ambisius, dan dia sukses mengonsolidasikan dukungan dari sebagian besar elit negeri.”

Kedua parpol yang bersaing di Korsel menganut dua kutub ideologi yang berbeda.

Partai Kekuatan Rakyat yang dipimpin Yoon dikenal lewat kebijakan fiskal dan keamanan yang sangat konservatif, terutama jika dibandingkan dengan haluan liberal yang dijalankan bekas Presiden Moon Jae-in selama lima tahun terakhir.

baca juga

Antifeminisme menangkan pemilu "Yoon Suk-yeol punya banyak misteri yang membuatnya sulit ditebak", kata Karl Friedhoff dari wadah pemikir, Chicago Council on Global Affairs.

"Minimnya pengalaman politik, terlebih dalam penyusunan kebijakan publik, menjadi kekhawatiran besar,” kata dia. Pilpres kali ini banyak ditentukan oleh suara mengambang pemilih muda.

Sebanyak 58,7 persen dukungan bagi Yoon berasal dari kalangan laki-laki berusia di bawah 30 tahun. Namun di kalangan perempuan dengan rentang usia serupa, dia hanya mendapat dukungan 33,8 persen pemilih.

Popularitas yang tinggi didapat Yoon berkat janjinya membangun jutaan rumah dengan harga terjangkau. Program tersebut dinilai menjawab kekhawatiran besar kaum muda yang menghadapi lonjakan harga rumah, ketimpangan sosial dan tingginya angka pengangguran.

"Dukungan terbesar bagi Yoon datang dari pria muda, dan ini sejujurnya menakutkan bagi kaum perempuan,” kata Keung Yoon Bae, seorang pemilih perempuan berlatarbelakang akademis di Seoul.

Yoon tidak hanya menolak fakta adanya "diskriminasi gender sistematis” di Korea Selatan, tetapi juga berjanji akan membubarkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan jika terpilih. Menurutnya kesetaraan hanya bisa dicapai jika pria dan wanita tidak lagi dipisahkan berdasarkan jenis kelaminnya.

Ironisnya, janjinya itu yang justru diyakini membuahkan dukungan besar. Agresif melawan Korut Hasil pilpres di Korsel sebabnya dipandang sebagai referendum terhadap kebijakan liberal mantan Presiden Moon Jae-in.

Terpilihnya Yoon sendiri diyakini akan membawa dinamika baru dalam hubungan diplomasi internasional.

Sebagian pakar meyakini Yoon, yang berjanji bersikap tegas terhadap Korut, akan mampu memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat dan Jepang, demi menangkal ancaman Cina dan Korea Utara.

"Saya akan membangun ulang aliansi AS-Korsel. Saya akan mengubahnya menjadi aliansi komperhensif yang strategis, dengan berbagi nilai-nilai inti seperti demokrasi liberal, ekonomi pasar dan hak asasi manusia,” katanya dalam sebuah jumpa pers di televisi.

"Saya akan memperkuat kapasitas militer untuk menangkal setiap bentuk provokasi. Saya akan tegas menghadapi perilaku curang Korea Utara, meski saya selalu membuka peluang bagi dialog Utara dan Selatan.”

Duyeon Kim, analis senior di lembaga penelitian Washington's Centre for a New American Security, sebabnya meyakini "aliansi antara AS dan Korsel akan bekerja lebih mulus dan selaras, tidak hanya dalam isu Korut dan Cina, tapi juga isu regional dan global,” pungkasnya. rzn/as

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×