Fokus Perang Ukraina, Barat Tak Lagi Mengurusi Krisis Afganistan

Rabu, 16 Maret 2022 | 10:46 WIB
Fokus Perang Ukraina, Barat Tak Lagi Mengurusi Krisis Afganistan
DW

Terlepas dari penderitaan penduduk pedesaan, bahkan warga Afganistan yang tinggal di kota merasa tidak mungkin untuk memenuhi kebutuhan.

Ludin mengatakan banyak orang Afganistan menyimpan tabungan mereka di rekening bank: "Sekarang, mereka tidak dapat mengaksesnya. Pengusaha Afganistan, misalnya, tidak dapat melakukan transfer internasional, yang mengakibatkan harga komoditas naik drastis di negara itu."

Krisis yang terlupakan?

Sardar Mohammad Rahman Ughelli, mantan Duta Besar Afganistan untuk Ukraina, mengatakan dunia sudah "melupakan" krisis Afganistan.

"Bahkan media internasional tidak lagi meliput krisis di Afganistan," katanya, seraya menambahkan Taliban sekarang bebas menerapkan kebijakan regresif mereka di negara itu. Beberapa pengamat mengatakan situasi saat ini sangat mirip dengan skenario geopolitik di akhir 1990-an.

Taliban merebut kekuasaan pada tahun 1996, tetapi komunitas internasional tidak sepenuhnya memahami konsekuensi potensial dari paradigma baru itu. Jauh dari sorotan global - dan dengan kurangnya minat dunia dalam urusan Afganistan - negara itu kembai menjadi pusat kelompok militan lokal dan internasional.

"Taliban memiliki hubungan dengan kelompok teroris internasional. Kembalinya mereka berkuasa telah menguatkan organisasi jihad di wilayah tersebut. Saat mereka mengkonsolidasikan diri, hubungan taktis dan strategis mereka dengan penyandang dana dan sponsor terorisme akan tumbuh, dan pada akhirnya akan membahayakan perdamaian, keamanan di kawasan dan sekitarnya," Farid Amiri, mantan pejabat pemerintah Afganistan, mengatakan kepada DW.

Tariq Farhadi, seorang penasihat mantan Presiden Afganistan Ashraf Ghani, setuju dengan pandangan ini.

"Masyarakat internasional melupakan Afganistan dari tahun 1996 hingga 2001 pada masa rezim pertama Taliban. Kemungkinan sekarang juga akan dilupakan lagi," tambahnya. Semakin lama Taliban berkuasa, kata Amiri, semakin sulit untuk menjaga stabilitas di kawasan itu. (ha/as)

Baca Juga: Ukraina Klaim Bunuh Ribuan Pasukan Rusia, Tapi Tetap Tak Berkutik Digempur Rudal Pasukan Putin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI