Elon Musk Salahkan Zelensky atas Perang Ukraina: "Kejam dan Tidak Manusiawi!"

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 16:06 WIB
Elon Musk Salahkan Zelensky atas Perang Ukraina: "Kejam dan Tidak Manusiawi!"
elon musk (Instagram @elonrmuskk)

Suara.com - Miliarder Elon Musk menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena memperpanjang perang negaranya dengan Rusia. Pernyataan Musk muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Zelensky dan Presiden AS Donald Trump, terutama setelah perdebatan sengit yang disiarkan di Gedung Putih.

Dalam sebuah posting di X, CEO Tesla tersebut mengulangi keyakinannya selama ini bahwa Ukraina seharusnya memprioritaskan diplomasi daripada konflik.

"Apa yang saya katakan lebih dari 2 tahun lalu adalah bahwa Ukraina harus mencari perdamaian atau menderita kehilangan banyak nyawa tanpa keuntungan apa pun. Pilihan terakhir adalah pilihan Zelensky. Sekarang, dia ingin melakukannya lagi. Ini kejam dan tidak manusiawi," tulis Musk.

Setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Musk telah mengusulkan penyelesaian "perdamaian" pada Oktober tahun yang sama.

Rencananya mencakup langkah-langkah seperti mengulang pemilihan umum di wilayah yang dianeksasi di bawah pengawasan PBB, secara resmi mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia, memastikan pasokan air ke Krimea, dan menjaga Ukraina tetap netral (menghindari keanggotaan NATO).

Saat itu, rencana Musk yang tidak diminta itu menghadapi reaksi keras dari pejabat Ukraina, termasuk Presiden Zelensky, yang menuduhnya meniru propaganda Rusia, menurut CBS News. Namun, miliarder itu tetap teguh pada pendiriannya, sekarang secara langsung menyalahkan Zelensky atas pertumpahan darah yang sedang berlangsung.

Serangan terbaru Musk terjadi setelah pertemuan berisiko tinggi antara Zelensky, Donald Trump, dan JD Vance di Gedung Putih. Trump mendesak Zelensky tentang apakah Ukraina bersedia memberikan konsesi teritorial kepada Rusia, posisi yang telah menjadi titik kritis bagi pemerintah AS.

Zelensky mengingatkan ruangan itu tentang negosiasi Ukraina yang gagal dengan Rusia sebelum invasi skala penuh pada tahun 2022. Pertukaran pendapat menjadi lebih panas, dengan Trump menuduh Zelensky "berjudi dengan Perang Dunia III" dengan menolak bernegosiasi dengan Rusia.

Ketika Zelensky terus membela sikap diplomatik Ukraina, Vance terus menjulukinya "tidak tahu berterima kasih" dan "tidak menghormati Presiden AS."

Sebelumnya, Musk menuduh Zelensky melakukan korupsi dan membatalkan pemilihan umum agar tetap berkuasa. Ia mengklaim bahwa warga Ukraina "membenci" pemimpin mereka dan mendukung keputusan Trump untuk mengecualikannya dari perundingan damai AS-Rusia.

Musk lebih lanjut menuduh bahwa Zelensky menjalankan "mesin korupsi besar-besaran yang memakan mayat tentara Ukraina." Pernyataannya bertepatan dengan meningkatnya tekanan dari Gedung Putih agar Ukraina "mengurangi" kritiknya terhadap Trump dan menerima kesepakatan mineral dengan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Tegaskan AS Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Putin

Trump Tegaskan AS Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Putin

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:22 WIB

Trump: Khawatirkan Kriminal, Bukan Putin! Pernyataan Kontroversial Picu Ketegangan Baru

Trump: Khawatirkan Kriminal, Bukan Putin! Pernyataan Kontroversial Picu Ketegangan Baru

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:20 WIB

Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:01 WIB

Zelenskyy Klaim Tidak Mudah untuk Menggantikannya Menjadi Presiden Ukraina

Zelenskyy Klaim Tidak Mudah untuk Menggantikannya Menjadi Presiden Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 13:31 WIB

AS Makin Dekat Tinggalkan NATO, Perang Rusia-Ukraina Makin Panas?

AS Makin Dekat Tinggalkan NATO, Perang Rusia-Ukraina Makin Panas?

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 10:12 WIB

Dari Mimpi Polwan Hingga Letkol AD Amerika: Kisah Inspiratif Rosita Baptiste, Perempuan Batak Penakluk Negeri Paman Sam

Dari Mimpi Polwan Hingga Letkol AD Amerika: Kisah Inspiratif Rosita Baptiste, Perempuan Batak Penakluk Negeri Paman Sam

Video | Senin, 03 Maret 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB