Terungkap! Rara Blak-blakan Bongkar Cara Kerja Pawang Hujan Kendalikan Cuaca

Nur Afitria Cika Handayani

Senin, 21 Maret 2022 | 10:31 WIB
Terungkap! Rara Blak-blakan Bongkar Cara Kerja Pawang Hujan Kendalikan Cuaca
Rara Isti Wulandari mengungkapkan cara kerja pawang hujan dalam mengendalikan cuaca. Salah satunya yang baru saja ia lakukan di ajang MotoGP Mandalika 2022. (Facebook Cahaya tarot)

Suara.com - Sosok Rara Isti Wulandari mendadak mencuri perhatian banyak pihak setelah aksinya mengendalikan cuaca di gelaran MotoGP Mandalika 2022.

Tak tanggung-tanggung, aksinya tersebut terekam sejumlah kamera media massa, termasuk media asing. Alhasil, Rara terkenal hingga ke mancanegara.

Namun di balik aksinya itu, terselip sebuah pertanyaan, bagaimana ia bisa mengendalikan cuaca? Apa saja yang ia lakukan?

Dalam sebuah video yang diunggak akun twitter @Astee_mou, pada Minggu (20/3/2022), Rara membuka semua rahasianya mengenai kerja pawang hujan.

“Dari sekian banyak pawang hujan, hanya mbak Rara yang berani bongkar rahasia dengan segala penjelasannya...” tulis akun twitter @Astee_mou, mengiringi video tersebut.

Dalam video itu, Rara mengatakan, dalam mengendalikan cuaca ia menggunakan teknik getaran suara yang dihasilkan oleh sebuah mangkuk logam yang biasa ia bawa ketika melakukan ritual.

Menurut dia, gelombang suara yang bisa ditangkap otak adalah Alfa, Delta dan Teta. Namun tidak semua orang bisa menangkap gelombang suara hingga Teta.

Rara blak-blakan bongkar cara kerja pawang hujan. [Twitter/Astee_mou]
Rara blak-blakan bongkar cara kerja pawang hujan. [Twitter/Astee_mou]

Rara mengatakan, hanya pawang hujan saja yang bisa menangkap gelombang suara Teta. Kemampuan tersebut kemudian dikombinasikan dengan ketenangan bathin, sehingga seorang pawang hujan bisa memasuki alam lain.

“Sebenarnya memecah awan itu dengan energi gelombang dua kali dari singing bowl, dan teriakan. Kalau kita sudah teriak, maka nanti cuaca akan panas,” begitu ungkap Rara dalam video tersebut.

baca juga

Rara menambahkan, upaya tersebut tetap melibatkan kuasa Tuhan. Ini artinya apa yang ia lakukan, tetap atas seizin Tuhan.

Namun konsekuensinya, ia harus maksimal melakukan usahanya agar mendapatkan keberhasilan yang diharapkan.

"Saya harus melayani semuanya, harus sayang dengan pimpinan, dengan tim kerja mereka, supaya (saya) kuat lintas dimensi," kata Rara.

Ia lalu menganalogikan gelombang suara yang ia gunakan dalam memindahkan awan, sama dengan ritual di agama lain seperti azan dan nyanyian kidung dalam gereka.

Menurut dia, azan dan nyanyian kidung gereja juga merupakan gelombang suara yang dihasilkan untuk didengar oleh khalayak banyak, termasuk orang lain dan juga Tuhan.

Dengan begitu, diharapkan ada doa dan harapan yang didengar sehingga kita mendapatkan apa yang kita inginkan.

“Kemarin langit itu sampai bisa geser, mengikuti Rara,” tambahnya.

Video tersebut mendapatkan beragam respon dari para netizen. Mayoritas mereka mengapresiasi penjelasan Rara terkait cara kerja pawang hujan.

“Dari sini ku paham kalau mbak Rara nggak ada unsur mistis nya..murni sains aja sih (opini),” tulis akun twitter @azirahayunda.

“’gelombang alfa…’ kaya belajar pisika sm kimia aja ini mbak pawang ujan,” tambah akun @hnifadr

“Sayangnya banyak rakyat Indonesia yg mikir pawang hujan = dukun nah org luar pahamnya pawang hujan itu orang yang tau gerakan angin, tekanan suhu udara, perubahan cuaca dan lain-lain. Hal begitu mbak rara belajar loh, bukan dibisikkan jin,” timpal akun @C***10. 

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghapusan Artikel tentang Tifatul Sembiring

Penghapusan Artikel tentang Tifatul Sembiring

News | Senin, 21 Maret 2022 | 10:22 WIB

Kocak! Ganjar Pranowo Beberkan Penyebab Hujan Berhenti di Sirkuit Mandalika saat MotoGP, Bukan Karena Pawang Hujan?

Kocak! Ganjar Pranowo Beberkan Penyebab Hujan Berhenti di Sirkuit Mandalika saat MotoGP, Bukan Karena Pawang Hujan?

Jawa Tengah | Senin, 21 Maret 2022 | 10:21 WIB

Tak Dipercaya Sandiaga Uno, Rara Pawang Hujan: Saat Dia Kampanye, Bukan Saya Pawang Hujannya

Tak Dipercaya Sandiaga Uno, Rara Pawang Hujan: Saat Dia Kampanye, Bukan Saya Pawang Hujannya

Sport | Senin, 21 Maret 2022 | 10:11 WIB

Top 5 Sport: Atraksi 'Mistis' di Sirkuit Mandalika, Dovizioso Takjub, Quartararo Tengil

Top 5 Sport: Atraksi 'Mistis' di Sirkuit Mandalika, Dovizioso Takjub, Quartararo Tengil

Sport | Senin, 21 Maret 2022 | 10:07 WIB

Lagi Viral, Deddy Corbuzier Mau Undang Pawang Hujan MotoGP Mandalika ke Podcast

Lagi Viral, Deddy Corbuzier Mau Undang Pawang Hujan MotoGP Mandalika ke Podcast

Entertainment | Senin, 21 Maret 2022 | 10:06 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×