Panel Iklim PBB Mulai Rundingkan Solusi Cegah Bencana Iklim

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 22 Maret 2022 | 17:29 WIB
Panel Iklim PBB Mulai Rundingkan Solusi Cegah Bencana Iklim
DW

Suara.com - Sejak Senin (21/3) Panel Iklim PBB merundingkan cara kongkrit mengurangi polusi karbondioksida. Seri ketiga laporan iklim dunia itu akan dirilis dalam dua pekan dan mengandung solusi terbaik memerangi krisis iklim.

Delegasi dari 200 negara bertemu secara virtual pada Senin (21/3), untuk mulai menyusun naksah akhir laporan ketiga Panel Iklim PBB (IPCC) yang rencananya akan dipublikasi pada tanggal 4 April mendatang.

Dokumen setebal 3.000 halaman itu antara lain bakal mencantumkan opsi menyerap gas rumah kaca dari udara.

"Masalahnya semakin parah,” kata Sekretaris Jendral PBB, Antonio Guterres, dalam sebuah konferensi terpisah di London, Inggris, Senin (21/3). "Kita sedang tidur berjalan menuju bencana iklim,” imbuhnya.

Dampak iklim "akan sangat mahal dan terus bertambah, tapi kita masih punya waktu untuk mencegah skenario terburuk jika kita bertindak sekarang,” tukas Alden Meyer, analis senior iklim di lembaga wadah pemikir, E3G.

Menurutnya, laporan ketiga IPCC "akan menyuplai kita dengan jawaban yang dibutuhkan jika kita serius untuk mencapai target iklim,” imbuhnya.

"Atlas penderitaan manusia”

Pada Agustus 2021 lalu, IPCC menerbitkan laporan kedua yang merinci dampak perubahan iklim di masa lalu dan di masa depan.

Di dalamnya, suhu rata-rata Bumi tercatat akan menyentuh batas 1,5 derajat Celcius dalam satu dekade kedepan.

baca juga

Sekjen PBB, Guterres, menyebut dokumen tersebut sebagai "atlas penderitaan manusia.”

Untuk mencegah skenario terburuk, IPCC mengusulkan sederet solusi yang "akan mentransformasi semua sistem utama secara besar-besaran,” kata ekonom iklim, Celine Guivarch, salah seorang penulis IPCC.

Fokus utama adalah mempercepat dekarbonisasi ekonomi dengan menggandakan kapasitas produksi energi terbarukan.

Dalam laporan ketiganya, IPCC akan mengusulkan beragam cara mengurangi kebergantungan terhadap energi fossil, mulai dari bangunan hemat energi, reduksi konsumi daging sapi atau perjalanan udara yang menciptakan emisi dalam jumlah besar.

Salah satu opsi yang juga dibahas adalah penyerapan karbondioksida dari udara untuk disimpan di bawah tanah. Namun begitu, hingga kini belum ada teknologi yang mampu menjalani fungsi tersebut secara efisien.

"Solusi” yang dikembangkan IPCC menghimpun "ratusan pemodelan ilmiah” yang memproyeksikan beragam skenario untuk menahan kenaikan rata-rata suhu Bumi.

Usulan-usulan tersebut nantinya akan ikut dibahas dalam Konferensi Iklim, COP27, di Kairo, Mesir, bulan November mendatang. "Saat ini, kita kemungkinan besar akan gagal,” mencapai target iklim, kata Kevin Anderson, Guru Besar Energi dan Perubahan Iklim di University of Manchester, Inggris.

”Tapi kalau kita tidak mencoba, kita sudah pasti akan gagal,” imbuhnya. rzn/hp (ap, rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×