Pesawat Jatuh di China: Petugas Kesulitan Menemukan Sebab Kecelakaan

Siswanto | ABC | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2022 | 10:12 WIB
Pesawat Jatuh di China: Petugas Kesulitan Menemukan Sebab Kecelakaan
Ilustrasi pesawat (pixabay).

Suara.com - Pihak berwenang China masih belum menemukan penjelasan penyebab kecelakaan pesawat Boeing 737-800 milik maskapai China Eastern yang jatuh hari Senin lalu (21/03).

Di antara 132 penumpang dari pesawat yang terbang menuju kota Kunming, ibu kota provinsi Yunnan tersebut, tidak ada satu pun yang selamat.

Zhu Tao, direktur keamanan penerbangan Badan Penerbangan Sipil China mengatakan dengan kerusakan yang begitu parah, akan sulit untuk mengetahui mengapa pesawat jatuh dari ketinggian terbang 30 ribu kaki di atas permukaan laut.

"Pesawat hancur total ketika jatuh sehingga penyelidikan akan sulit dilakukan," kata Zhu.

"Dengan informasi yang ada saat ini kami tidak memiliki penilaian yang jelas mengenai sebab kecelakaan."

Pejabat tersebut juga mengatakan pesawat tidak memberikan jawaban atas panggilan berulang kali yang dilakukan menara pengawas ketika pesawat menukik tajam.

Menurut laporan televisi pemerintah CCTV dan kantor berita Xinhua, medan yang curam dan sulit diakses dan luasnya lokasi karena berserakannya bangkai pesawat menyulitkan petugas untuk menemukan kotak hitam yang menyimpan data pesawat dan juga pembicaraan di kokpit.

Drone telah digunakan untuk membantu mencari bangkai pesawat yang terbesar di kedua sisi pegunungan di mana pesawat jatuh.

Lokasi jatuhnya pesawat dikelilingi oleh tiga sisi kawasan pegunungan dan hanya bisa didatangi dengan berjalan kaki dan sepeda motor, di jalan yang curam dan terjal di kawasan semitropis Guanxi, salah satu daerah di China yang memiliki pemandangan yang indah.

Curamnya lokasi membuat pengiriman alat berat dan juga penempatannya di lokasi menjadi sulit.

Pesawat maskapai China Eastern dengan nomor penerbangan 5735 jatuh di luar kota Wuzhou di provinsi Guangxi.

Jatuhnya pesawat menyebabkan kebakaran hutan yang besar sehingga terdeteksi satelit NASA sebelum kemudian petugas di darat berhasil menangani keadaan.

Menurut keterangan awal dari Departemen Luar Negeri China tidak ada warga asing di dalam pesawat tersebut.

Paling sedikit lima hotel di kota Wuzhou dengan 700 kamar telah dipersiapkan untuk anggota keluarga dari mereka yang menjadi korban.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari laporan ABC News dalam bahasa Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Polri Belanja Pesawat Boeing, Beli Bekas Meski Dapat Anggaran Rp 1 T

5 Fakta Polri Belanja Pesawat Boeing, Beli Bekas Meski Dapat Anggaran Rp 1 T

News | Sabtu, 15 Juli 2023 | 15:23 WIB

Ogah Ikut Jadwal Penerbangan Sipil, Dalih Polri Beli Pesawat Boeing 737-800 NG Bekas Hampir Rp 1 Triliun

Ogah Ikut Jadwal Penerbangan Sipil, Dalih Polri Beli Pesawat Boeing 737-800 NG Bekas Hampir Rp 1 Triliun

News | Jum'at, 14 Juli 2023 | 18:27 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB