Bacaan Niat Puasa Ramadhan Latin dan Kewajiban Membacanya di Malam Hari

Sabtu, 26 Maret 2022 | 10:05 WIB
Bacaan Niat Puasa Ramadhan Latin dan Kewajiban Membacanya di Malam Hari
ilustrasi niat puasa ramadhan (Shutterstock)

Suara.com - Puasa Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Masihkah Anda ingat dengan niat puasa Ramadhan?

Merujuk pada kalender Masehi, puasa Ramadhan 2022 jatuh pada tanggal 2 April 2022. Namun, pemerintah masih akan melakukan sidang isbat untuk menentukan awal puasa Ramadhan. Lantas, bagaimana niat puasa Ramadhan?

Puasa Ramadhan hukumnya wajib dan masuk dalam Rukun Islam urutan ketiga. Kewajiban berpuasa tertuang dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183 sebagai berikut.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al Baqarah:183)

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Latin

Bagi umat muslim yang akan menajalankam puasa Ramadhan, berikut ini bacaan latin niat puasa Ramadhan yang perlu diketahui yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.

Nawaitu shouma ghodin an adaai fardlu syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aalaa

Arti niat puasa Ramadhan tersebut adalah:

“Saya niat puasa besok, untuk menunaikan kewajiban berpuasa pada bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’aalaa.”

Baca Juga: 6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung agar Ibadah Lancar di Bulan Ramadhan

Kewajiban Membaca Niat Puasa Ramadhan di Malam Hari

Dalam menjalankan ibadah puasa, setiap umat Islam harus membaca niat puasa Ramadhan terlebih dahulu.

Dalam hadis riwayat Umar ibn Al-Khattab RA, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya semua perbuatan ibadah harus dengan niat, dan setiap orang tergantung kepada niatnya…," (HR. al-Bukhari).

Selain itu, dalam artikel berjudul 'Niat dalam Puasa Ramadhan' oleh NU Online dijelaskan bahwa niat puasa Ramadhan harus dibaca pada malam hari hingga terbit fajar atau sebelum adzan subuh.

Apabila niat puasa Ramadhan dibaca diluar waktu tersebut secara sengaja, maka ibadah puasa dianggap tidak sah. Namun, hal itu tidak berlaku apabila Anda lupa dan tertidur.

Hal ini dimuat dalam HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah: "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI