Menkes Sebut Tanggung Jawab Covid-19 Diserahkan ke Masyarakat Saat Endemi Nanti

Iwan Supriyatna | Stefanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 31 Maret 2022 | 08:51 WIB
Menkes Sebut Tanggung Jawab Covid-19 Diserahkan ke Masyarakat Saat Endemi Nanti
Budi Gunadi Sadikin. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/mes/am.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tanggung jawab terhadap Covid-19 ketika sudah menjadi endemi nantinya akan diserahkan kepada masyarakat.

Budi menjelaskan, masyarakat diharapkan terus menerapkan perubahan perilaku untuk hidup bersih dan sehat sehingga Covid-19 tidak mudah menjangkiti dirinya, sebab virus tidak akan pernah hilang.

"Definisi pandemi terkontrol adalah itu sudah berpindah tanggung jawabnya ke masyarakat, maksudnya begini, bukannya pemerintah lempar tanggung jawab, tapi masyarakat sudah sadar sekali bahwa hidup dengan si endemi ini dia mesti ngapain tanpa harus disuruh-suruh oleh pemerintah," kata Budi dalam diskusi virtual, Rabu (30/3/2022).

Dia mencontohkan, masyarakat sudah paham apa yang harus dilakukan ketika musim penghujan dan muncul penyakit demam berdarah, serta tenaga kesehatan sudah paham apa yang harus dilakukan ketika memasuki musim penyakit demam berdarah.

"Kalau demam berdarah, kita sudah tahu sendiri, 'waduh ini sekarang lagi banyak demam berdarah di daerah saya', mereka semprot sendiri, mereka tidak minta pemerintah melakukan semprotan tapi menyemprot sendiri, dia tahu daerah jentik nyamuk harus dibersihkan, kapan harus tutup jendela, kalau demam dia tahu harus periksa darah sendiri, tidak perlu dipaksa untuk tes," jelasnya.

Budi menyebut persiapan menuju endemi ini lah yang sedang dipersiapkan pemerintah agar semua pihak siap untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Jadi buat saya, kapan ini akan pindah (ke endemi), yang bisa jawab ya kita sendiri, kapan ready untuk pindah, kalau semua masyarakat Indonesia sudah siap ya itu indikasi kuat bahwa kita siap menjadi endemi," tegas Budi.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 6.009.486 orang Indonesia, masih terdapat 122.014 kasus aktif, 5.742.931 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 155.000 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Pawai Obor, Ribuan Warga di Kabupaten Bogor Berdoa Agar Pandemi Segara Menjadi Endemi

Gelar Pawai Obor, Ribuan Warga di Kabupaten Bogor Berdoa Agar Pandemi Segara Menjadi Endemi

Bogor | Kamis, 31 Maret 2022 | 06:53 WIB

Indikator Penanganan Pandemi Membaik, Kemenkes Harap Indonesia Masuk Pra-endemi Tahun Ini

Indikator Penanganan Pandemi Membaik, Kemenkes Harap Indonesia Masuk Pra-endemi Tahun Ini

Jogja | Rabu, 30 Maret 2022 | 20:50 WIB

Menkes Ungkap Tiga Langkah Penting Advokasi Isu Tuberkulosis

Menkes Ungkap Tiga Langkah Penting Advokasi Isu Tuberkulosis

Health | Rabu, 30 Maret 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:30 WIB

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:16 WIB

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:46 WIB

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:40 WIB

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB