5 Fakta Mengerikan Klitih di Yogyakarta, Modus sampai Background Pelaku

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 06 April 2022 | 10:12 WIB
5 Fakta Mengerikan Klitih di Yogyakarta, Modus sampai Background Pelaku
Baru-baru ini, istilah "klitih" kembali dibicarakan seiring dengan kasus klitih yang memakan korban. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Nama "klitih" mungkin masih asing di telinga banyak masyarakat, terutama yang berada di luar pulau Jawa. istilah ini menjadi viral sejak nama klitih disangkutpautkan dengan kasus kejahatan mirip begal yang terjadi di Yogyakarta.

Kasus klitih menjadi sorotan tajam publik setelah menewaskan seorang pelajar bernama Daffa Adzin Albazith (17). Anak DPRD Kebumen itu harus meregang nyawa setelah menjadi korban dalam aksi klitih yang sadis.

Simak 5 fakta Klitih, begal yang marak terjadi dan meresahkan masyarakat di Yogyakarta:

1. Arti klitih

Secara bahasa, klitih berarti suatu kegiatan yang dilakukan di luar rumah untuk mencari "angin segar" atau berjalan-jalan ke luar rumah. Klitih ini awalnya disangkut pautkan sebagai kegiatan refreshing dan banyak dilakukan oleh warga.

Yogyakarta yang banyak terdapat tempat wisata sering dijadikan sebagai tempat "klitih" atau menghabiskan waktu luang.

2. Istilah Klitih menjadi negatif

Istilah klitih kini tidak lagi sebatas keluyuran atau menghabiskan waktu luang. Tahun 2016 silam, masyarakat dihebohkan dengan kasus tewasnya seorang remaja bernama Iqbal Dinaka yang diduga menjadi korban "klitih" di Yogyakarta.

Hal ini membuat banyak masyarakat resah dan mulai waspada akan kejadian begal semacam ini. Dari kejadian tersebut, masyarakat pun menyebut "klitih" sebagai kegiatan anarkisme dan kekerasan hingga mengakibatkan nyawa melayang.

baca juga

3. Modus Klitih

Kasus klitih yang terjadi selama ini biasanya didasari oleh dendam suatu individu dengan individu lain, sehingga melibatkan banyak kelompok. Terkadang, aktivitas korban sudah dipantau oleh pelaku sejak lama dan tidak disadari oleh korban.

Beberapa modus yang dilakukan oleh pelaku bertujuan untuk menunjukkan suatu identitas kelompok tertentu atau adanya persaingan antar kelompok.

Tak hanya itu, klitih terkadang bisa terjadi karena masalah sepele, seperti tersinggung karena perkataan sehingga menyebabkan sakit hati dan membuat pelaku gelap mata. Tujuan klitih ini juga bermacam-macam, ada yang balas dendam, atau berkedok sebagai perampok.

4. Korban berjatuhan

Pelaku klitih ini biasanya sudah menyiapkan senjata tajam untuk menyerang korban. Bahkan, banyak korban klitih yang menjadi korban salah sasaran dari kelompok tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meresahkan! Klitih Sudah sampai di Semarang, Videonya Viral Bikin Geram

Meresahkan! Klitih Sudah sampai di Semarang, Videonya Viral Bikin Geram

News | Rabu, 06 April 2022 | 09:45 WIB

Warganet Semprot Buzzer yang Ributkan Ngaji di Malioboro, tapi Tragedi Klitih Malah Diam

Warganet Semprot Buzzer yang Ributkan Ngaji di Malioboro, tapi Tragedi Klitih Malah Diam

Riau | Rabu, 06 April 2022 | 09:29 WIB

Fakta Lain Klitih di Gedongkuning dari Pemeriksaan 9 CCTV, DIY Perpanjang PPKM Level 3

Fakta Lain Klitih di Gedongkuning dari Pemeriksaan 9 CCTV, DIY Perpanjang PPKM Level 3

Jogja | Rabu, 06 April 2022 | 08:38 WIB

Polda DIY Giatkan Razia di Jalanan, Kabid Humas: Mohon Maaf Kalau Diperiksa Malam Hari

Polda DIY Giatkan Razia di Jalanan, Kabid Humas: Mohon Maaf Kalau Diperiksa Malam Hari

Jogja | Rabu, 06 April 2022 | 08:00 WIB

Sejarah Klitih: Asal-Usul, Arti Istilah dan Aksi Kejahatan Jalanan yang Kerap Terjadi di Jogja

Sejarah Klitih: Asal-Usul, Arti Istilah dan Aksi Kejahatan Jalanan yang Kerap Terjadi di Jogja

News | Rabu, 06 April 2022 | 07:32 WIB

2 Pelaku Curas di Solok Diringkus Polisi, Korban Dianiaya Disekap Kain Sarung dan Motornya Disikat

2 Pelaku Curas di Solok Diringkus Polisi, Korban Dianiaya Disekap Kain Sarung dan Motornya Disikat

Sumbar | Rabu, 06 April 2022 | 07:20 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×