Elektabilitas Terus Naik, Partai Demokrat Buka-bukaan Ungkap 3 Alasannya

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 06 April 2022 | 14:37 WIB
Elektabilitas Terus Naik, Partai Demokrat Buka-bukaan Ungkap 3 Alasannya
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Elektabilitas Partai Demokrat terus konsisten mengalami peningkatan berdasarkan sejumlah hasil lembaga survei. Terbaru, Partai Demokrat masuk dalam 5 besar partai dengan elektablitas tertinggi, yang berpotensi kecenderungan untuk dipilih.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, sebagai partai yang telah “melahirkan” seorang presiden (SBY), Partai Demokrat tentu terus-terusan membangun kedekatan dengan masyarakat. Hal ini dilakukan demi bisa bangkit dari hasil jeblok di Pemilu sebelumnya akibat penurunan suara.

Salah satu survei yang menempatkan Partai Demokrat di posisi empat adalah Indikator Politik Indonesia (IPI). Berdasarkan hasil lembaga survei ini, Demokrat berada di posisi empat dengan 9,3 persen.

Menanggapi itu, Partai Demokrat buka-bukaan mengungkap penyebab bisa mendapatkan elektabilitas tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

Dalam keterangan tertulis, Herzaky menulis ada  3 penyebab konsistennya elektabilitas yang meningkat dari Partai Demokrat. Alasan pertama adalah peran aktif partai yang dinakodahi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY dinilai selalu aktif terjun ke lapalan dalam membantu rakyat, khususnya selama pandemi virus corona terjadi.

Kader giat turun ke lapangan membantu rakyat yang sedang kesusahan sejak pandemi secara konsisten sesuai dengan arahan Ketum AHY,” jelas Herzaky dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Rabu (6/4/2022).

Alasan kedua, Demokrat konsisten menyuarakan suara rakyat yang mana terdampak oleh kebijakan-kebijakan pemerintah. Diantaranya adalah masalah Ominibus Law, JHT, dan terbaru penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden.

Ketum AHY dan para kader Demokrat giat menyuarakan harapan dan aspirasi rakyat. Terutama keresahan rakyat atas situasi terkini, termasuk kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat dan kebijakan pemerintah yang cenderung menguntungkan segelintir pihak yang dekat dengan kekuasaan saja, baik di ruang-ruang publik maupun di parlemen," ungkap Herzaky.

baca juga

"Seperti omnibus law, penanganan pandemi covid-19 yang sempat berantakan ketika menghadapi varian Delta, JHT, dan penolakan atas usulan inkonstitusional berupa perpanjangan masa jabatan presiden,” lanjutnya.

Alasan terakhir adalah kepemimpnan AHY yang menurut Herzaky telah mampu menyingkirkan gangguan dalam internal partai. Selain internal, gangguan itu juga berasal dari eksternal, yang dekat dengan kekuasaan.

Soliditas Partai Demokrat yang terjalin kuat berkat kepemimpinan AHY, bahkan berani dan berhasil menuntaskan gangguan dari pihak eksternal yang dipimpin oleh seorang pejabat level atas di kekuasaan saat ini," pujinya.

"Bahkan, upaya merusak Partai Demokrat di pengadilan yang dilakukan oleh orang dekat kekuasaan tersebut, ternyata kembali menemui jalan buntu setelah AHY memimpin para pengurus dan kader Demokrat melakukan perlawanan dan membuatpengadilan memutus kasusnya secara obyektif dan adil berdasarkan kebenaran,” pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Sebut Publik Makin Takut Menyatakan Pendapat di Era Jokowi, Partai Demokrat: Alarm Bahaya Buat Demokrasi

Survei Sebut Publik Makin Takut Menyatakan Pendapat di Era Jokowi, Partai Demokrat: Alarm Bahaya Buat Demokrasi

News | Rabu, 06 April 2022 | 07:17 WIB

AHY: Demokrat Akan Kawal RUU Kekhususan Jakarta

AHY: Demokrat Akan Kawal RUU Kekhususan Jakarta

Jakarta | Rabu, 06 April 2022 | 07:05 WIB

Diawali dari Jakarta, AHY Bakal Safari Ramadhan Keliling Indonesia

Diawali dari Jakarta, AHY Bakal Safari Ramadhan Keliling Indonesia

Jakarta | Selasa, 05 April 2022 | 22:07 WIB

Sejumlah Negara Tak Hadir KTT G20 di Bali, Legislator Demokrat: Diplomasi Kemenlu Belum Efektif

Sejumlah Negara Tak Hadir KTT G20 di Bali, Legislator Demokrat: Diplomasi Kemenlu Belum Efektif

News | Selasa, 05 April 2022 | 21:13 WIB

Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Jokowi Diminta Tiru SBY

Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Jokowi Diminta Tiru SBY

News | Selasa, 05 April 2022 | 19:32 WIB

Pengakuan Ferdinand Hutahaean Tinggal di Rutan Enak, Begini Penjelasannya

Pengakuan Ferdinand Hutahaean Tinggal di Rutan Enak, Begini Penjelasannya

News | Selasa, 05 April 2022 | 16:40 WIB

Terkini

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×