Bos Pertamina Sebut Masih Subsidi Pertamax, Meski Harga Sudah Naik

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 06 April 2022 | 21:31 WIB
Bos Pertamina Sebut Masih Subsidi Pertamax, Meski Harga Sudah Naik
Banderol harga baru Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Jakarta Barat, Jumat (1/4/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Suara.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyebut harga BBM khususnya Ron 92 dibandingkan pesaing masih lebih murah. Ia mengemukakan, banyak SPBU swasta yang menjual di atas harga pertamax yang Pertamina tetapkan sebesar Rp 12.500 per liter.

Menurutnya dengan harga tersebut, Pertamina juga masih mengeluarkan subsidi sebesar Rp 3.500, karena harga keekonomian BBM Ron 92 sebesar Rp 16.000 per liter.

"Perusahaan lain itu naiknya Rp 16.000, sampai Rp 16.000. Pertamina naiknya Rp 12.500. Dan untuk itu, Pertamina itu mensubsidi Rp 3.500 per liter karena kita BUMN," ujarnya dalam Rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR pada Rabu (6/4/2022).

Jika dibandingkan negara lain, Nicke mengemukakan, harga BBM di Indonesia juga masih jauh lebih murah. Kemudian ia membandingkan, harga BBM setara Pertamax Turbo di Inggris hampir mencapai Rp 50 ribu per liter.

"Kalau kita lihat di Inggris, nilai pertamax turbo itu nilainya Rp 44.500 per liter. Lihat negara lain semuanya sudah naik. Di kita ini kenaikan tidak terlalu besar, kenapa? Ya disubsidi," jelas dia.

Sementara, tambah Nicke, nilai subsidi Pertalite juga cukup besar yakni hingga Rp 4.500 per liter. Saat ini, harga Pertalite dibanderol seharga Rp 7.650 per liter.

"Untuk solar itu, per liter itu disubsidi Rp 7.800. Untuk pertaltie subsidinya itu Rp 4.000 sampai Rp 4.500," ucapnya.

Sebelumnya, Pertamina resmi menaikkan harga BBM pertamax menjadi Rp 12.500 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Harga tersebut mulai berlaku pada 1 April 2022.

Dengan penetapan tersebut, maka harga BBM Pertamax naik Rp 3.500 dari yang sebelumnya hanya Rp 9.000 per liter.

"Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat,  harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019," ujar, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero) Irto Ginting dalam keterangan di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Penyesuaian harga ini, lanjut Irto, masih jauh di bawah nilai keekonomiannya.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM,  Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya menyatakan dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp 14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp 16.000 per liter. 

Dengan demikian, penyesuaian harga pertamax menjadi Rp 12.500 per liter ini masih lebih rendah Rp 3.500 dari nilai keekonomiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Subsidi Upah 2022 Cair Sebentar Lagi: Begini Syarat, Kuota dan Cara Cek Penerima

Bantuan Subsidi Upah 2022 Cair Sebentar Lagi: Begini Syarat, Kuota dan Cara Cek Penerima

News | Rabu, 06 April 2022 | 18:38 WIB

Bos Pertamina Klaim Tak Ada Masalah Dalam Pengiriman BBM ke SPBU

Bos Pertamina Klaim Tak Ada Masalah Dalam Pengiriman BBM ke SPBU

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 18:08 WIB

Siapkan Infrastruktur, Pertamina Jamin Tidak Ada Kelangkaan BBM Saat Ramadhan dan Idul Fitri

Siapkan Infrastruktur, Pertamina Jamin Tidak Ada Kelangkaan BBM Saat Ramadhan dan Idul Fitri

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 17:44 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB