Keras! Said Aqil Bandingkan Wajib Booster Mudik dan MotoGP Mandalika, Publik Malah Julid: Kode Itu...

Reza Gunadha | Elvariza Opita | Suara.com

Kamis, 07 April 2022 | 15:48 WIB
Keras! Said Aqil Bandingkan Wajib Booster Mudik dan MotoGP Mandalika, Publik Malah Julid: Kode Itu...
Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (8/12/2021). Ketua Umum PBNU petahana, Said Aqil Siraj mengumumkan kesediaannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 di Muktamar ke-34 NU, Lampung. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Suara.com - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kini telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran. Bahkan Presiden Joko Widodo telah mengumumkan tanggal-tanggal cuti bersama selama periode Idul Fitri.

Namun pemerintah menetapkan beberapa kewajiban dan larangan terkait mudik. Salah satunya pemudik yang harus vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster.

Kewajiban ini menuai beragam pendapat dari masyarakat, termasuk Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj. Said Aqil rupanya memiliki pandangan kontra terhadap peraturan tersebut, bahkan membandingkannya dengan persyaratan menonton MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu.

Hal ini terlihat di sebuah potongan video ceramahnya yang beredar viral di media sosial. Semula diunggah oleh akun Twitter @Lelaki_5unyi, video ini kembali diviralkan di beberapa akun termasuk Instagram @sisiterangofficial.

Dalam kesempatan itu tampak Said Aqil yang memberikan pernyataan di hadapan sejumlah besar orang. Ia menilai Indonesia masih pincang dan belum bisa menjadi seperti Madinah.

"Di Indonesia ini masih belum Madinah, belum Madinah. Masih pincang," tuturnya, seperti dikutip Suara.com, Kamis (7/4/2022).

Ia lantas memberi contoh terkait pernyataannya, yang ternyata membandingkan kewajiban booster sebelum mudik dengan prasyarat menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pertengahan bulan Maret 2022 kemarin.

"Contoh gampang saja. Nanti mudik harus booster. Tapi waktu nonton MotGP di Mandalika nggak ada booster-booster-an tuh," kata Said Aqil yang langsung mendapat sorakan para tamu yang hadir.

Dengan tertawa Said Aqil lantas melambaikan tangannya. "Enggak, enggak," imbuhnya sambil tertawa, seolah menyiratkan bahwa pernyataannya tadi hanya candaan.

Eks Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj membandingkan wajib booster sebelum mudik dengan syarat menonton MotoGP Mandalika. (Instagram/@sisiterangofficial)
Eks Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj membandingkan wajib booster sebelum mudik dengan syarat menonton MotoGP Mandalika. (Instagram/@sisiterangofficial)

Namun pernyataan Said Aqil ini sudah menjadi buah bibir warganet, yang ternyata malah memberikan banyak komentar julid. Tak selalu menyepakati apa yang disampaikan Said Aqil, beberapa warganet mengklaim sang ulama sedang mengode agar kembali mendapat tempat di lingkup kekuasaan.

"Bukannya dulu waktu menjabat ketum PBNU beliau pro oligarki," komentar warganet.

"THR blom cair... Kode itu.." sindir warganet.

"Tapi kita udah tau ko wataknya," ujar warganet.

"Ya nih bener juga yang dibilang ketua PBNU nonton MotoGP gak ada booster tapi mudik keluar kota harus booster aneh sama negara ini," kata warganet lain, lebih fokus pada narasi yang disampaikan Said Aqil.

"Emang kalau boleh jujur.. Keputusan pemerintah ini ... Kadang gak sinkron dengan apa yang dilakukan di lapangan... Ketika di kritik pemerintah. Malah diserang buzzer dan kalau yang kritik lebih pedas malah kenak ITE," timpal yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Romantisme Mudik Lebaran yang Dirindukan

Romantisme Mudik Lebaran yang Dirindukan

Your Say | Kamis, 07 April 2022 | 14:37 WIB

Syarat Mudik Wajib Antigen Berlaku untuk Siapa? Ini Aturan Pemudik yang Masih Perlu Hasil Negatif Tes Covid-19

Syarat Mudik Wajib Antigen Berlaku untuk Siapa? Ini Aturan Pemudik yang Masih Perlu Hasil Negatif Tes Covid-19

News | Kamis, 07 April 2022 | 12:32 WIB

Aturan Mudik Lebaran 2022 yang Baru Vaksin Dosis 1 dan 2, Pemudik Belum Vaksin Booster Wajib Tahu!

Aturan Mudik Lebaran 2022 yang Baru Vaksin Dosis 1 dan 2, Pemudik Belum Vaksin Booster Wajib Tahu!

News | Kamis, 07 April 2022 | 09:11 WIB

Singgung Mudik Harus Booster, Said Aqil Bandingkan dengan Penonton MotoGP Mandalika: Indonesia Pincang

Singgung Mudik Harus Booster, Said Aqil Bandingkan dengan Penonton MotoGP Mandalika: Indonesia Pincang

Banten | Kamis, 07 April 2022 | 08:20 WIB

Aturan Mudik Lebaran 2022 yang Sudah Booster, Bebas PCR dan Antigen Tapi Wajib Mematuhi Ketentuan Berikut

Aturan Mudik Lebaran 2022 yang Sudah Booster, Bebas PCR dan Antigen Tapi Wajib Mematuhi Ketentuan Berikut

News | Rabu, 06 April 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB