Kemenkes Waspadai Persilangan Virus Covid-19 yang Membentuk Varian Baru di Indonesia

Agung Sandy Lesmana, Stefanus Aranditio

Kamis, 07 April 2022 | 16:01 WIB
Kemenkes Waspadai Persilangan Virus Covid-19 yang Membentuk Varian Baru di Indonesia
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi memberikan pernyataan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Kementerian Kesehatan mewaspadai munculnya varian baru Covid-19 dari dalam negeri karena seluruh varian yang berbahaya atau variant of concern sudah ada di Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan varian Omicron XE yang kini tengah ramai dibicarakan itu adalah campuran antara varian Omicron BA1 dan Omicron BA2, kedua varian ini sudah terdeteksi di Indonesia, namun varian XE-nya belum terdeteksi.

"Kita waspada ya, karena kan baik BA1, BA2, dua-duanya sudah ada di Indonesia. Jadi varian XE itu bisa saja ada tapi sampai saat ini belum kita temukan," kata Nadia saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Selain itu, persilangan antaran varian delta dan omicron yakni deltacron juga menjadi pengawasan pemerintah sebab keduanya sudah membuat lonjakan Covid-19 kedua dan ketiga di Indonesia.

"Kalau kita bicara varian deltacron juga dua-duanya kan delta dan omicron juga ada di kita. Jadi memang potensi itu tetap harus kita waspadai, semoga dengan makin tingkatnya vaksinasi kita tidak muncul dengan varian baru," ucapnya.

Diketahui, varian Omicron XE pertama kali ditemukan ilmuwan di Inggris pada Januari 2022. Temuan itu juga telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO dan dicatat dalam laporan terkait Covid-19 baru-baru ini.

Omicron XE dipastikan telah menyebar ke berbagai negara. Salah satu yang paling dekat dengan Indonesia, yakni Thailand, telah melaporkan kasus pertama Varian Omicron XE, pada Sabtu (2/4/2022) lalu.

Temuan kasus dilaporkan oleh Center for Medical Genomics, Rumah Sakit Ramathibodi di Thailand.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi COVID-19 Belum Usai, Masyarakat Diharapkan Tak Abai dengan Penyakit Komorbid

Selama Pandemi COVID-19 Belum Usai, Masyarakat Diharapkan Tak Abai dengan Penyakit Komorbid

Surakarta | Kamis, 07 April 2022 | 15:42 WIB

Kemenkes Klaim Syarat Mudik Wajib Vaksin Booster Tidak Merepotkan Masyarakat

Kemenkes Klaim Syarat Mudik Wajib Vaksin Booster Tidak Merepotkan Masyarakat

News | Kamis, 07 April 2022 | 15:22 WIB

Ramai Pejabat 'Pamer' Dapat Vaksin Nusantara Dokter Terawan, Bisakah Testimoni Jadi Bukti Ilmiah Kedokteran?

Ramai Pejabat 'Pamer' Dapat Vaksin Nusantara Dokter Terawan, Bisakah Testimoni Jadi Bukti Ilmiah Kedokteran?

Health | Kamis, 07 April 2022 | 15:30 WIB

Mengenal Virus Corona Varian XE, XD, dan XF: Gejala Hingga Tingkat Penularan

Mengenal Virus Corona Varian XE, XD, dan XF: Gejala Hingga Tingkat Penularan

Health | Kamis, 07 April 2022 | 13:58 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

×