Ramai Pejabat 'Pamer' Dapat Vaksin Nusantara Dokter Terawan, Bisakah Testimoni Jadi Bukti Ilmiah Kedokteran?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 07 April 2022 | 15:30 WIB
Ramai Pejabat 'Pamer' Dapat Vaksin Nusantara Dokter Terawan, Bisakah Testimoni Jadi Bukti Ilmiah Kedokteran?
Terawan Agus Putranto saat menyuntikkan vaksin Nusantara ke Yasonna Laoly. (Dok: Twitter/@drpriono1)

Suara.com - Vaksin Nusantara yang dinisiasi oleh Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sempat menuai kontroversi. Vaksin Nusantara dianggap sejumlah pihak tidak tepat untuk kondisi pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu, vaksin yang dinilai belum lolos standar prosedur pengujian vaksin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tapi justru telah digunakan dan dipromosikan secara berlebihan.

Epidemiolog Universitas Indonesia dr. Pandu Riono menekankan bahwa meski vaksin Nusantara telah digunakan ke berbagai tokoh pemerintah bukan berarti terbukti bermanfaat secara ilmiah.

"Maaf ya, gambar ini bukan fakta bahwa vaksin nusantara terbukti secara ilmiah ada manfaatnya," kata Pandu melalui cuitannya di Twitter, Kamis (7/4/2022) yang telah diizinkan untuk dikutip.

Darah Menteri Luhut Binsar Pandjaitan diambil oleh dokter Terawan untuk diberikan vaksin Nusantara [Suara.com/Tio]
Darah Menteri Luhut Binsar Pandjaitan diambil oleh dokter Terawan untuk diberikan vaksin Nusantara [Suara.com/Tio]

Ia juga menyertakan foto Terawan bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang diperkirakan pasca disuntik vaksin Nusantara.

Menurut Pandu, penyuntikan vaksin Nusantara kepada berbagai publik figur itu seolah menjadi cara untuk menunjukkan kalau vaksin yang dikembangkan oleh dokter Terawan itu aman.  

"Seperti kita tahu Terawan dan kawan-kawan tidak mau melalui prosedur standar pengujian vaksin. Dibujuklah para pejabat, selebriti, dan lainnya, untuk testimoni promosi seakan-akan vaksin tersebut sudah oke. Waspadalah!" pesan Pandu.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala BPOM Penny Lukito sempat menjabarkan bahwa tahapan pengembangan vaksin apa pun berasal dari uji pengembangan kandidat. Kemudian berlanjut ke tahap preklinik hewan dengan tiga kali uji klinis dan produksi.

Pada uji praklinik, vaksin diujicobakan hanya pada hewan dan harus aman serta memiliki respons imun. Setelah dipastikan aman, baru bisa dilakukan uji klinis tahap I, II dan III.

baca juga

Pada tahapan uji klinis ketiga, vaksin akan diuji coba langsung ke manusia dalam jumlah cukup besar. Selama proses uji klinis sejak awal, BPOM akan lakukan pengawasan. Setelah itu bisa memberikan persetujuan uji klinis jika dinyatakan lolos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Binda Sumut Fasilitasi Vaksinasi Usai Salat Tarawih

Binda Sumut Fasilitasi Vaksinasi Usai Salat Tarawih

Sumut | Kamis, 07 April 2022 | 13:54 WIB

Pemberhentian Anggota Seperti Dokter Terawan Hanya Dilakukan Lewat Muktamar, Ini Penjelasan IDI

Pemberhentian Anggota Seperti Dokter Terawan Hanya Dilakukan Lewat Muktamar, Ini Penjelasan IDI

Health | Kamis, 07 April 2022 | 13:07 WIB

Dicecar DPR Soal Tranparansi Uang Iuran Anggota, Ketua IDI: Kami Paling Murah, Cuma Rp 30 Ribu!

Dicecar DPR Soal Tranparansi Uang Iuran Anggota, Ketua IDI: Kami Paling Murah, Cuma Rp 30 Ribu!

Health | Kamis, 07 April 2022 | 11:23 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB