4 Aksi Demo Mahasiswa Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah, Terbaru Tahun 2019

Farah Nabilla

Minggu, 10 April 2022 | 17:24 WIB
4 Aksi Demo Mahasiswa Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah, Terbaru Tahun 2019
Demo mahasiswa di Gedung DPR. (Suara.com/Fakhri)

Mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi yang mewakili rakyat Indonesia. Aksi menyuarakan suara rakyat ini biasa dilakukan dengan pergerakan-pergerakan berupa aksi unjuk rasa atau demo, ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi bersatu untuk bisa mencapai apa yang diinginkan oleh masyarakat.

Pada dasarnya, biasanya alasan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa atau demonstrasi adalah karena ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memihak kepada rakyatnya. Aksi demo ditujukan kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memiliki tanggung jawab atas kebijakan-kebijakan yang ada.

Diketahui dalam sejarah, terdapat beberapa aksi demonstrasi besar mahasiswa yang pernah terjadi di Indonesia. Berikut Suara.com rangkum 4 aksi demonstrasi besar-besaran mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi masyarakat:

1. Demonstrasi Tritura, tahun 1966

Demonstrasi besar pertama yang pernah terjadi di Indonesia yaitu terjadi pada tahun 1966. Demo ini dinamakan demonstrasi Tritura dan puncak dilaksanakannya yaitu pada 12 Januari 1966. Pada masa itu, ribuan mahasiswa turun untuk melakukan unjuk rasa atas kondisi negara Indonesia yang pada masa itu terbilang memprihatinkan. Aksi tersebut diduga merupakan buntut tragedi G30S/PKI (Gerakan 30 September 1965). 

Terdapat beberapa organisasi yang turut serta dalam gerakan tersebut, yaitu antara lain Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI), Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI), Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI), Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI), dan lain sebagainya. 

Dalam demonstrasi Tritura ini, mahasiswa membawa setidaknya tiga tuntutan rakyat atau disebut dengan Tritura. Tuntutan tersebut antara lain, pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya, perombakan Kabinet Dwikora, dan menurunkan harga pangan. Namun diketahui tuntutan tersebut tidak direalisasikan sehingga berujung pada diturunkannya Presiden Soekarno, dan menyebabkan terjadinya demo besar-besaran jilid dua pada 24 Februari 1966.

2. Demonstrasi Reformasi, tahun 1998

Demonstrasi besar-besaran kedua terjadi pada tahun 1998. Aksi yang dinamakan demonstrasi reformasi tersebut terjadi saat adanya tuntutan untuk menurunkan pemerintahan Soeharto dan berujung pada berakhirnya Orde Baru pada tanggal 21 Mei 1998. Gerakan tersebut juga merupakan buntut dari terjadinya krisis moneter pada tahun 1997.

baca juga

Tuntutan mahasiswa tersebut didukung oleh rakyat pada masa itu, dan demonstrasi semakin memanas ketika pemerintah mengumumkan bahwa harga BBm dan ongkos angkutan umum naik pada tanggal 4 Mei 1998. 

Demonstrasi reformasi tersebut tidak hanya menuntut untuk Soeharto turun dari jabatannya. Namun ada beberapa tuntutan lain diantaranya, mengadili Soeharto dan kroni-kroninya, tuntutan pelaksanaan amandemen UUD 1945, tuntutan menghapus dwifungsi ABRI, tuntutan untuk melaksanakan otonomi daerah secara luas, tuntutan untuk melakukan penegakan supremasi hukum, dan menciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN.

3. Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM, tahun 2012

Aksi demonstrasi penolakan kenaikan BBM juga pernah terjadi di Indonesia secara besar-besaran pada tahun 2012. Aksi tersebut terjadi pada 30 Maret 2012, di Istana Negara. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berkumpul di Jakarta untuk melaksanakan aksi unjuk rasa agar pemerintah segera mengurungkan kebijakan menaikkan harga BBM sebesar 44 persen, dan segera mengalihkan dana subsidi BBM untuk pembangunan infrastruktur.

Aksi demo tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga diikuti oleh ribuan buruh di Cikarang yang pada saat itu mengepung Gedung DPR RI.

4. Demonstrasi Tolak RUKHP dan Revisi UU KPK, tahun 2019

Demonstrasi besar-besaran terbaru dilaksanakan pada tahun 2019, tepatnya pada tanggal 23 September dan 24 September 2019 di Gedung DPR/RI, Senayan, Jakarta. Mahasiswa pada saat itu menolak adanya revisi UU KPK yang diduga merupakan bagian dari pelemahan KPK, dan juga RUU KUHP yang dianggap mengancam demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Demonstrasi tersebut dilakukan oleh ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Itulah deretan demo mahasiswa terbesar di Indonesia sepanjang sejarah.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Surat Himbauan Larangan Demonstrasi dari Rektorat Unsri, Begini Tanggapan BEM Unsri

Beredar Surat Himbauan Larangan Demonstrasi dari Rektorat Unsri, Begini Tanggapan BEM Unsri

Sumsel | Minggu, 10 April 2022 | 17:17 WIB

Disdik DKI Sebut Pelajar yang Ikut Demo Hanya Ikut-ikutan Saja: Mereka Ditanya, Demo Apa? Nggak Tahu

Disdik DKI Sebut Pelajar yang Ikut Demo Hanya Ikut-ikutan Saja: Mereka Ditanya, Demo Apa? Nggak Tahu

News | Minggu, 10 April 2022 | 16:58 WIB

Akun BEM SI Diretas hingga Dicurigai Gembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 11 April, Menkominfo: Bukan Ulah Pemerintah

Akun BEM SI Diretas hingga Dicurigai Gembosi Gerakan Aksi Mahasiswa 11 April, Menkominfo: Bukan Ulah Pemerintah

News | Minggu, 10 April 2022 | 16:44 WIB

6 Tuntutan Jelang Aksi Demo BEM SI, 11 April 2022 di Istana Negara

6 Tuntutan Jelang Aksi Demo BEM SI, 11 April 2022 di Istana Negara

Video | Minggu, 10 April 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×