Pengamat Ungkap BLT Jokowi Sudah Tepat: Banyak Digunakan di Negara Eropa

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 12 April 2022 | 16:23 WIB
Pengamat Ungkap BLT Jokowi Sudah Tepat: Banyak Digunakan di Negara Eropa
Ilustrasi BLT. (Shutterstock)

Suara.com - Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diinisiasi di pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai sudah tepat. Hal ini diungkapkan oleh pengamat kebijakan publik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Robi Nurhadi.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Robi menjelaskan BLT menjadi cara tepat untuk mengatasi persoalan rendahnya daya beli masyarakat yang dipicu naiknya harga-harga komoditas kebutuhan pokok.

Robi bahkan mengungkap kebijakan BLT telah lama menjadi kebijakan benchmark. BLT tidak hanya diadopsi di negara-negara Asia, Amerika dan Afrika yang masih berkembang.

Sejumlah negara di Eropa, disebut Robi turut menggunakan kebijakan itu saat rakyat mereka memerlukannya.

BLT ini telah menjadi model kebijakan yang banyak digunakan. Negara-negara Eropa juga banyak memberikan bantuan kepada warganya dengan model BLT,” kata Robi dalam keterangannya, Selasa (12/4/2022).

Robi menjelaskan, alasan utama model BLT kerap digunakan karena sangat cair dalam penggunaan, serta umumnya memenuhi ekspektasi penerima bantuan.

Selain itu, distrubusi BLT umumnya juga lebih mudah dibandingkan distribusi bantuan lainnya. Contohnya dalam bentuk natura atau sembako, yang biasa dilakukan di Indonesia. 

Kan lebih mudah, karena terdistribusi langsung pada rekening orang atau kelompok yang menjadi tujuan,” ujar Robi.

Mengenai negara Eropa dan negara maju lainnya, BLT umumnya diberikan jiak ada kejadian mendadak yang membuat masyarakat mengalami ketidakmampuan.

Karena itu, Robi menilai model BLT yang diberikan kepada rakyat di Tanah Air merupakan kebijaksanaan yang tepat, baik dalam penerapan ataupun pengawasannya.

Itu pilihan model kebijaksanaan yang tepat. Tinggal bagaimana melakukan implementasi dan pengawasannya,” imbuhnya. 

Menurut Robi, kebijakan BLT lebih efektif untuk masyarakat, ketimbang bantuan sosial atau bansos selama pandemi virus corona. Terlebih, setelah munculnya kasus korupsi dana bansos yang menjerat Menteri Sosial Juliari Batubara.

Sebagai informasi, telah terjadi lonjakan harga komoditas dan inflasi seiring memburuknya kondisi geopolitik global. Situasi ini sangat berdampak pada perekonomian Tanah Air.

Menyikapi itu, pemerintah dengan gesit segera mengumumkan kebijakan BLT minyak goreng yang diberikan kepada 20,5 juta keluarga, serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan.

Hal itu ditegaskan Menko Ekonomi Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai Sidang Kabinet, 5 April lalu. Ia menjelaskan bantuan akan diberikan untuk tiga bulan, dengan besaran sebesar Rp100 ribu per bulan, dibayar di muka pada April.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BLT Minyak Goreng di Sumsel Segera Cair, 400.000 Warga Palembang Jadi Penerima

BLT Minyak Goreng di Sumsel Segera Cair, 400.000 Warga Palembang Jadi Penerima

Sumsel | Selasa, 12 April 2022 | 14:53 WIB

Bakal Gabung Massa Unjuk Rasa Tolak Jokowi 3 Periode, Gibran: Kalau Ada Lagi Kabari, Saya Ikut

Bakal Gabung Massa Unjuk Rasa Tolak Jokowi 3 Periode, Gibran: Kalau Ada Lagi Kabari, Saya Ikut

Surakarta | Selasa, 12 April 2022 | 14:33 WIB

Terima Laporan Tahunan 2021 Ombudsman RI, Jokowi Minta Terus Bersinergi dengan Lembaga Negara, Kementerian dan Pemda

Terima Laporan Tahunan 2021 Ombudsman RI, Jokowi Minta Terus Bersinergi dengan Lembaga Negara, Kementerian dan Pemda

News | Selasa, 12 April 2022 | 14:02 WIB

Resmi! Jokowi Lantik Komisioner Baru KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027

Resmi! Jokowi Lantik Komisioner Baru KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027

News | Selasa, 12 April 2022 | 14:00 WIB

Tak Sebut Ma'ruf Amin, Amien Rais Terus Kritik Rezim Jokowi-Luhut Pakai Kata 'Anda Berdua'

Tak Sebut Ma'ruf Amin, Amien Rais Terus Kritik Rezim Jokowi-Luhut Pakai Kata 'Anda Berdua'

News | Selasa, 12 April 2022 | 13:52 WIB

Kecam Kekerasan pada Ade Armando, Seknas Jokowi Minta Polisi Usut Kasusnya

Kecam Kekerasan pada Ade Armando, Seknas Jokowi Minta Polisi Usut Kasusnya

Jogja | Selasa, 12 April 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB