Ekonomi Mulai Pulih, Rumah Seharga Rp500 Juta - Rp2 Miliar Kini Paling Diburu Milenial

Erick Tanjung | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 14 April 2022 | 21:12 WIB
Ekonomi Mulai Pulih, Rumah Seharga Rp500 Juta - Rp2 Miliar Kini Paling Diburu Milenial
Ilustrasi--Industri properti (Dok: Istimewa)

Suara.com - Industri properti nasional semakin bertumbuh didukung oleh daya beli masyarakat yang semakin meningkat, seiring adanya pelonggaran yang membuat kegiatan ekonomi berjalan kembali.

Minat pasar akan properti hunian paling banyak ditemui di produk dengan harga Rp500 juta hingga Rp2 miliar, yang merupakan produk unggul di segmen end user atau penghuni langsung kalangan milenial.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengambil momentum tersebut dengan menawarkan rumah tapak dua lantai dengan harga milenial.

CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa LPKR terus berinovasi menghasilkan produk berkelas dengan harga terjangkau yang menyasar segmen tersebut.

"Permintaan properti terbesar berasal dari rumah tapak dengan harga di bawah Rp2 miliar, sekitar 80 persen pembelinya merupakan pasar pemilik perdana. Jadi inilah yang merupakan real economy dan real demand yang harus didukung dan harus terus kita kembangkan," ujar John Riady dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/4/2022).

Dalam hal ini, lanjut John, LPKR berencan meluncurkan proyek Cendana Homes Series yang terbaru yaitu Cendana Marq dan Cendana Nest.

Proyek rumah tapak dua lantai Cendana Marq dan Cendana Nest yang berlokasi di Lippo Karawaci Barat menerapkan prinsip kaum urban millenial yang menyukai simplicity dalam desain open plan yaitu ruangan rumah yang tidak banyak sekat sehingga menciptakan area multifungsi.

Dengan harga yang terjangkau mulai Rp751 juta, Cendana Marq dan Cendana Nest tersedia dalam tiga type, Cendana Villa dengan luas tanah (LT) 60m2 dan luas bangunan (LB) 55m2, Cendana Residence mulai LT/LB 82,5m2/68m2 dan Cendana Sanctuary LT/LB 97,5m2/88m2.

Peluncuran Cendana Marq dan Cendana Nest pada kuartal kedua tahun ini memberikan kontribusi dalam pencapaian target pra penjualan LPKR tahun 2022 sebesar Rp5,2 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPKR Catatkan Kenaikan Pendapatan Rp 16,53 Triliun dan EBITDA Rp 3,69 Triliun di 2021

LPKR Catatkan Kenaikan Pendapatan Rp 16,53 Triliun dan EBITDA Rp 3,69 Triliun di 2021

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 10:20 WIB

LPCK Targetkan Pra Penjualan Rp 1,4 Triliun di 2022, LPKR Bakal Terimbas Positif

LPCK Targetkan Pra Penjualan Rp 1,4 Triliun di 2022, LPKR Bakal Terimbas Positif

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 07:43 WIB

Lippo Karawaci Manfaatkan Insentif dari Pemerintah Buat Genjot Pra Penjualan Rp 5,2 Triliun

Lippo Karawaci Manfaatkan Insentif dari Pemerintah Buat Genjot Pra Penjualan Rp 5,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 19:59 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB