Viral! Ketua BEM SI Diserang Warganet, Sebut Orba Zaman Penuh Kebebasan

Dany Garjito

Sabtu, 16 April 2022 | 20:35 WIB
Viral! Ketua BEM SI Diserang Warganet, Sebut Orba Zaman Penuh Kebebasan
Sebut Bebas Berpendapat di Orba, Koordinator BEM SI Diminta Belajar dari Mahasiswa 98 (YouTube/metrotvnews)

Tagar BEM SI kembali bertengger di jajaran trending topik Twitter. Viralnya Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini dipicu dengan beredarnya cuplikan video argumentasi ketua BEM SI, Kaharuddin, dalam acara Hot Room di salah satu stasiun televisi.

Dalam video yang tersebar, terlihat Kaharuddin tengah berargumentasi, dan berbicara dengan salah satu pengacara kondang, Hotman Paris, dalam acara yang bertemakan “Demo Untuk Apa?”.

Video tersebut viral dan menjadi perhatian publik karena ungkapan yang dinilai kurang tepat diucapkan oleh ketua BEM SI tersebut. Dalam videonya, Kaharuddin menyebutkan bahwa pada era orde baru, masyarakat Indonesia memperoleh kebebasan dan kesejahteraan.

Terkait dengan itu, bagaimana hari ini tentang kesejahteraan. Contoh misalkan di orde lama, kita peroleh yang namanya kebebasan dan kesejahteraan? Tidak. Orde baru kita peroleh yang namanya kebebasan, kesejahteraan kita punya. Hari ini yang ingin kita tanyakan adalah apakah kita peroleh kesejahteraan? Apakah kita peroleh kebebasan?,” ujar Kaharuddin dalam argumentasinya tersebut.

Ucapan Kaharuddin seketika ditentang dan diralat langsung oleh anggota komisi XI DPR RI / F-PDIP, Masinton Pasaribu, yang juga ikut serta dalam acara tersebut. Masinton menyebut bahwa pada masa orde baru, tidak ada yang namanya kebebasan, dan kesejahteraan, fakta yang ada pada masa orde baru justru kesejahteraan masyarakat tidaklah merata.

Orde baru itu tidak ada yang namanya kebebasan, kesejahteraannya semu, jadi maksud saya teman-teman mahasiswa juga harus objektif, karena kebebasan tidak ada dalam masa orde baru, makanya kami dan teman-teman pada tahun 97-98 menentang itu, memperjuangkan adanya demokrasi, seperti itu,” ujar Masinton menjelaskan. 

Adanya kesalahan pengucapan dari ketua BEM SI tersebut sontak mengundang komentar warganet. Banyak warganet yang menilai bahwa ketua BEM SI ini tidak menguasai substansi apa yang sedang diperdebatkan.

Tidak hanya itu, tak sedikit warganet yang menyoroti kemampuan public speaking Kaharuddin yang dinilai kurang. Banyak juga warganet yang menyebut hal tersebut adalah hal yang memalukan dan merusak citra mahasiswa Indonesia.

Seperti komentar-komentar warganet berikut:

baca juga

Turut berduka cita, telah terjadi hal yang sangat memalukan di acaranya bang Hotman Paris. CC @BEM_SI jangan malu belajar pada mas @budimandjatmiko. Dengan membangun dialog antar generasi. Kalian bisa nambah ilmu, tambah pintar, tidak bikin malu mahasiswa se-Indonesia,

Pantes BEM SI demo mulu, orang ketua BEM SI nya si Kaharuddin. Dia bilang jaman orde baru bisa mendapat kebebasan dan kesejahteraan yang tidak didapat di era Jokowi saat ini. Lah, padahal dia sendiri belum lahir jaman orba tapi neh bocah sok pinter,

Dan mungkin perwakilan BEM SI keceplosan saat dia bilang di jaman ‘Orde Baru kita peroleh kebebasan, kesejahteraan kita punya’ halah halah, mahasiswa kok ngene, terus ngapain senior-senior dulu pada demo? Kasihan ortu kamu mas,” ujar beberapa warganet yang memberikan komentar pada koordinator BEM SI tersebut.

Kaharuddin sendiri diketahui merupakan mahasiswa jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Riau (UNRI) angkatan tahun 2017 hingga kini. Kaharuddin dikenal aktif berorganisasi sejak awal menjadi mahasiswa dengan peran yang cukup signifikan dan kini menjabat sebagai ketua BEM UNRI periode 2021/2022.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Ulasan Namaku Alam: Kisah Emosional Anak Korban Stigma Politik Orde Baru

Ulasan Namaku Alam: Kisah Emosional Anak Korban Stigma Politik Orde Baru

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:28 WIB

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:37 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979

Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:00 WIB

BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri

BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:39 WIB

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:22 WIB

Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara

Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Apa itu Essence dalam Produk Perawatan Kulit dan Bagaimana Cara Memilih yang Tepat?

Apa itu Essence dalam Produk Perawatan Kulit dan Bagaimana Cara Memilih yang Tepat?

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:28 WIB

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

×