Dinilai Sulit Terwujud, PPP: Koalisi Parpol Poros Islam untuk Pilpres Itu Utopia

Selasa, 19 April 2022 | 17:14 WIB
Dinilai Sulit Terwujud, PPP: Koalisi Parpol Poros Islam untuk Pilpres Itu Utopia
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Suara.com - Koalisi poros partai-partai Islam untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dinilai akan sulit terbentuk lantaran hal tersebut masih utopia.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dalam diskusi daring bertajuk 'Peran & Tantangan Partai Politik Islam Menuju Pemilu 2024', Selasa (19/4/2022).

"Kami bisa memaklumi, gagasan terbentuknya poros Islam itu sebenarnya utopia, karena kalau dipaksakan seperti apa dan kalaupun kita mampu mendulang dukungan untuk capres di 2024 kumpul-kumpul ketemu angka 30,05 persen," kata pria yang akrab disapa Awiek. 

Awiek menjelaskan, jika suara-suara partai politik Islam hasil Pemilu 2019 dikonfigurasi hasilnya 30,05 persen. Jumlah itu bahkan masih kalah jika dilihat hasil Pemilu 1999 yang berjumlah 38,8 persen. 

Selain itu, Awiek mengatakan, partai-partai politik Islam tak melulu hanya mengeruk suara dari ceruk Islam saja, tetapi juga nasionalis digaet. 

"Karena konfigurasi masyarakat di Indonesia terdiri dari kalangan nasionalis dan agamis. Jadi bukan sesuatu yang mudah untuk misalkan mengatakan koalisi partai politik Islam. Karena terus terang saja, dalam pertarungan poliik di setiap pemilu, suara antara di partai Islam itu saling menggerus satu sama lain, saling berebut, karena ceruknya tidak bakal lebih 40 persen," tuturnya. 

Lebih lanjut, Sekretaris Fraksi PPP di DPR RI ini pun menyampaikam, kekinian yang terjadi parpol-parpol basis islam terlihat saling bersaing. 

"Ini yang ingin saya katakan, memang partai Islam cenderung kompetisi antar sesamanya. PPP dan PDIP itu jelas berbeda irisannya. Tidak mungkin orang nasionalis memilih PPP, begitu sebaliknya santri tidak mungkin memilih PDIP," katanya. 

"Tidak ada partai yang naik tanpa common issue atau persepsi massa yang mendahului. Maka reproduksi isu positif dari dalam maupun isu negatif dari luar partai menjadi vital untuk kenaikan di 2024," sambungnya.

Baca Juga: Beban Berat Pemilu 2024, PBB Pikir-pikir Bergabung ke Parpol Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI