Perang di Ukraina Dorong Timur Tengah Upayakan Swasembada Pangan

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 19 April 2022 | 17:27 WIB
Perang di Ukraina Dorong Timur Tengah Upayakan Swasembada Pangan
DW

Suara.com - Negara-negara Timur Tengah berupaya meningkatkan kemandirian pangan mereka untuk mengatasi kekurangan gandum akibat perang di Ukraina. Tapi masih banyak tantangan untuk mencapai hal itu saat ini.

Anjloknya impor gandum tahun ini akibat perang di Ukraina membuat negara-negara Timur Tengah menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama. "Upaya di Timur Tengah telah berlipat ganda setelah pandemi global dan krisis Rusia-Ukraina,” kata Neil Quilliam, ahli Timur Tengah dan Afrika Utara di lembaga pemikir Chatham House yang berbasis di London kepada DW.

Salah satu contohnya adalah Lebanon, yang lahan roduksi gandumnya mencakup 50.000 hektar, sedangkan untuk memasok cukup pangan bagi 6,5 juta penduduk akan dibutuhkan 180.000 hektar.

"Selama beberapa dekade, Lebanon adalah pengimpor gandum skala besar karena biaya impor lebih murah daripada menanam gandum. Tetapi karena krisis, kami terpaksa mencari rencana alternatif," ujar Abdallah Nasreddine, juru bicara kementerian pertanian Lebanon.

"Kementerian pertanian telah menugaskan LSM internasional untuk menguji di mana tanah cukup subur, tetapi untuk ini kami membutuhkan dana," katanya kepada DW. Memang masih dibutuhkan perubahan ekonomi dan struktural sebelum lebih banyak bantuan keuangan bisa datang dari Bank Dunia atau Dana Moneter Internasional (IMF).

Perubahan itu tampaknya sulit dicapai karena perekonomi negara itu sejak lama berada di ambang kehancuran. Bibit yang lebih baik, lebih banyak lahan Mesir, negara terpadat di Timur Tengah dengan 102 juta penduduk, juga menghadapi masalah dengan pasokan gandum akibat perang di Ukraina.

Penduduk Mesir tahun ini diperkirakan akan mengonsumsi sekitar 20 juta ton, tapi produksi dalam negeri hanya 10 juta ton per tahun. Sisanya biasanya diimpor dari Ukraina dan Rusia.

Tapi yang dibutuhkan bukan hanya gandum. Mesir mengimpor 80% pasokan pangannya dari Ukraina dan Rusia. Setelah pecah perang di Ukraina, pemerintah Mesir mengembangkan agenda tiga langkah untuk mendongkrak produksi lokal.

"Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan 250.000 hektar sebagai lahan baru untuk budidaya gandum, dan tahun depan ditargetkan meningkat menjadi 500.000 hektar,” kata Aladdin Hamwieh, ahli bioteknologi di Pusat Penelitian Pertanian Internasional di Daerah Kering ICARDA, yang berafiliasi dengan pemerintah.

baca juga

"Ini merupakan tambahan dari 1,5 juta hektar yang telah dikembangkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya.

Selain di lembah Delta yang subur, gandum kini juga ditanam di daerah gurun Mesir Hulu, padahal tanah yang kering membutuhkan lebih banyak pupuk.

Pemerintah juga mendorong produksi lokal dengan menyediakan benih bersertifikat bagi petani yang menghasilkan panen lebih tinggi. Pemerintah Mesir menjalankan program subsidi makanan untuk 70% populasi — terutama untuk roti, makanan pokok utama penduduk Mesir.

Namun, masih banyak inovasi yang dibutuhkan untuk menggenjot budidaya. "Semakin banyak gandum akan ditanam di bedengan yang ditinggikan," kata Aladdin Hamwieh kepada DW.

"Metode ini dapat menghemat 25% air irigasi, dan membutuhkan benih 15% lebih sedikit." Kembali ke akar Timur Tengah dan Afrika Utara "dapat memperoleh kembali kejayaannya dalam inovasi pertanian seperti di zaman kuno, dengan berinvestasi dalam praktik dan teknologi mutakhir yang responsif terhadap perubahan iklim, seperti hidroponik, pertanian konservasi, dan penggunaan air olahan yang aman," kata Aladdin Hamwieh.

Perusahaan agritech 'Pure Harvest' yang berbasis di Abu Dhabi saat ini dipandang sebagai pelopor proses itu. Perusahaan menanam produk dengan menggunakan hidroponik yang memungkinkan tanaman tumbuh di atas larutan nutrisi mineral, bukan di atas tanah.

Teknik ini dipandang sebagai solusi inovatif untuk kawasan gurun dan yang dilanda penggurunan, seperti di Timur Tengah.

Sejauh ini, perusahaan itu telah berhasil menjadi pelopor di bidang lain: Pada tahun 2020, Wafra International Investment Company Kuwait menginvestasikan 100 juta dollar AS. Ini merupakan komitmennya yang terbesar untuk sebuah perusahaan agri-tech di Timur Tengah. (hp/pkp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×