Kapal Perang Rusia Moskva Tenggelam: Ibu Mencari Pelaut yang Hilang

Siswanto, BBC

Kamis, 21 April 2022 | 15:25 WIB
Kapal Perang Rusia Moskva Tenggelam: Ibu Mencari Pelaut yang Hilang
BBC

Suara.com - Ketika kapal perang Rusia Moskva tenggelam setelah dikabarkan dihantam rudal Ukraina, tidak ada informasi resmi tentang korban yang dirilis. BBC News Rusia berbicara dengan dua perempuan di Krimea wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia pada 2014 yang putranya bertugas di kapal Moskva. Hingga saat ini kedua perempuan itu tidak tahu nasib anak-anak mereka.

Pada 13 April, Ukraina mengumumkan pihaknya telah menghantam kapal perang Rusia dengan dua rudal Neptunus (Neptune) buatan Ukraina. Para pejabat AS yang tidak disebutkan namanya berkata kepada media AS bahwa mereka percaya versi Ukraina.

Rusia mengatakan bahwa kapal itu rusak setelah terjadi ledakan dan kemudian tenggelam karena "lautan badai".

Baca juga:

'Seluruh kru dievakuasi'

Sebelum tenggelam, kementerian pertahanan Rusia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, "Kapal itu rusak parah. Seluruh kru telah dievakuasi." BBC belum dapat memverifikasi klaim tersebut.

Rusia juga belum mengakui adanya korban. Kementerian pertahanan Rusia bahkan merilis rekaman yang mereka sebut menunjukkan awak Moskva sedang berbaris di kota pelabuhan Krimea, Sevastopol.

Tetapi Yulia dan Olesya, dua perempuan yang berbicara dengan BBC, mengatakan mereka belum mendengar kabar dari putra mereka selama berhari-hari.

Wajib militer di Moskva

Yulia mengatakan kepada BBC bahwa putranya, Andrei, yang berusia 19 tahun, bertugas di Moskva sebagai wajib militer setelah direkrut pada musim panas lalu. Perempuan itu telah menemukan nama putranya dalam daftar orang-orang yang hilang saat bertugas.

Yulia mengatakan dia menelepon kantor militer setempat tetapi diberitahu bahwa putranya tidak mungkin berada di Moskva dan dia tidak perlu khawatir.

baca juga

Tapi Yulia tidak bisa tidak khawatir. Dia mengatakan putranya akan menyelesaikan wajib militernya dalam satu atau dua bulan lagi.

Dia telah pergi dari rumah sejak awal Februari. Yulia berasumsi dia mengikuti latihan militer.

Ketika invasi Rusia ke Ukraina dimulai, atau seperti yang dijelaskan oleh para pejabat Rusia, "operasi militer khusus", Yulia menjadi sangat khawatir.

Kembali ke pelabuhan Sevastopol

Pada awal Maret Moskva kembali ke pelabuhan Sevastopol. Yulia dapat berbicara dengan putranya di telepon beberapa kali.

"Saya terus bertanya kepadanya, 'Mengapa kamu harus pergi ke sana [ke Ukraina]?' Dia jawab, "Saya tidak tahu."

Tenggelam

Setelah mendengar tentang tenggelamnya Moskva, sambil mengkhawatirkan hal terburuk, Yulia pergi ke Sevastopol untuk menuntut jawaban dari otoritas angkatan laut di sana.

Kerabat petugas lain juga menunggu di luar kantor. Yulia berkata seorang petugas menyodorkan selembar kertas dengan sejumlah nama. Si petugas mengatakan itu adalah nama-nama mereka yang hilang saat bertugas. Yulia menemukan nama anaknya di antara mereka.

"Begitu banyak waktu telah berlalu tetapi mereka terus memberi tahu kami bahwa mereka masih mencari yang selamat," Yulia menangis saat menceritakan pengalaman pahitnya. Dia mengatakan dia mencoba menelepon otoritas militer yang lebih tinggi di Moskow, tetapi itu tidak ada gunanya.

Permintaan informasi

Yulia tidak sendirian.

BBC News Rusia melihat banyak permintaan informasi di media sosial dari keluarga pelaut dari Moskva, yang mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada orang yang mereka cintai.

Nikita

Olesya adalah perempuan lain dari Krimea yang kami ajak bicara. Putranya Nikita berusia 20 tahun dan, seperti Andrei, bertugas di angkatan laut sebagai wajib militer.

Dia melihat di media sosial bahwa kapal perang Moskva terbakar. Namun dia tidak khawatir karena dia percaya jaminan dari pihak berwenang bahwa semua pelaut telah dievakuasi.

Tetapi ketika berita tentang korban mulai menyebar, dia mulai menelepon, mencari jawaban. Dia tidak mendapatkan apa-apa.

Olesya menelepon beberapa rumah sakit di Sevastopol, berharap menemukan putranya di antara yang terluka. Tidak ada yang bisa membantunya. Di satu rumah sakit dia diberi tahu agar mempersiapkan diri untuk yang terburuk.

"'Apa maksud Anda,' saya tanya mereka. Apakah Anda tahu apa yang terjadi pada anak saya?"

"'Menurut Anda apa yang terjadi,' kata mereka. 'Suhu laut saat ini tidak cocok dengan kehidupan.'"

'Bersiap untuk yang terburuk'

Olesya pergi ke rumah sakit militer di Sevastopol dan meminta daftar semua pelaut yang terluka dari Moskva yang nama keluarganya dimulai dengan huruf yang sama dengan putranya. Dia mengatakan ada puluhan dari mereka, tetapi putranya, Nikita, bukan salah satunya.

Suami Olesya mencoba nomor hotline untuk kerabat sekali lagi tetapi diminta untuk berhenti menelepon. "Mereka bilang mereka sibuk dan mereka akan menelepon jika mereka menemukan Nikita."

Sama seperti Yulia, terakhir kali Olesya mendengar kabar dari putranya adalah pada pertengahan Maret.

"Dia menelepon saya dari nomor yang tidak dikenal dan berkata, 'Bu, ini saya. Mereka melarang kami mengungkap di mana kami berada, tapi saya berada di kapal perang."

Daftar Hilang Saat Bertugas

BBC News Rusia telah meminta Kementerian Pertahanan Rusia untuk mengomentari informasi tentang daftar pelaut yang hilang saat bertugas.

BBC juga menanyakan keberadaan Andrei, Nikita, dan pelaut lainnya di atas kapal Moskva. Sampai saat berita ini diterbitkan, belum ada jawaban yang diterima.

Pulau Ular

Pada awal konflik, Moskva menjadi terkenal setelah meminta pasukan perbatasan Ukraina yang mempertahankan Pulau Ular di Laut Hitam untuk menyerah.

Orang-orang Ukraina mengirimkan pesan penolakan yang kurang-lebih artinya "pergilah ke neraka".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:24 WIB

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Opini | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman

Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman

Foto | Senin, 11 Mei 2026 | 18:07 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Terkini

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×