Peringati Hari Bumi, Puan Maharani Cerita Tentang Pohon Soekarno di Arafah

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Jum'at, 22 April 2022 | 12:49 WIB
Peringati Hari Bumi, Puan Maharani Cerita Tentang Pohon Soekarno di Arafah
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani ikut serta memperingati Hari Bumi. Di dalam acara peringatan Hari Bumi, Puan memberikan pidato.

Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menjaga lingkungan dari bahaya iklim global. Puan juga menyinggung soal pohon Soekarno yang ditanam di Arafah.

Ia menyebut gagasan penghijauan yang dilakukan Soekarno di Padang Arafah bisa dijadikan inspirasi bagaimana menjaga kelestaria bumi.

"Kita harus memulihkan bumi tidak saja karena kita peduli dengan alam, tetapi karena kita membutuhkan bumi yang sehat untuk mendukung pekerjaan, kesehatan, kelangsungan hidup, dan kebahagiaan kita," kata Puan, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Jumat (22/4/2022).

Menurut Puan, setiap orang bisa berperan untuk melindungi dan melestarikan bumi.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjaga bumi seperti mematikan lampu yang tak terpakai, mematikan keran air yang tak digunakan, serta mengurangi penggunaan plastik.

"Selain itu, setiap ornag juga bisa menanam pohon untuk membantu menghijaukan bumi," bebernya.

Selain itu, Puan juga bercerita pada saat Soekarno menghijaukan Padang Arafah di Makkah, Arab Saudi. Pada saat itu, Soekarno tengah menunaikan ibadah haji pada 1955.

Soekarno kemudian memberikan usulan kepada Raja Arab Saudi Saud bin Abdulaziz al Saud untuk menanam ribuan pohon yang rindang.

"Tidak hanya memberi usulan, Bung Karno juga mengirimkan ribuan bibit pohon mimba atau sejenis pohon Mindi untuk ditanam di Arafah," cerita Puan.

Berdasarkan cerita tersebut, Puan Maharani memberikan nasihat untuk menjaga bumi.

"Pohon Soekarno di Arafah adalah inspirasi pentingnya menjaga bumi," ungkapnya.

Puan Maharani mengatakan bahwa dengan menanam pohon bisa berdampak besar bagi bumi.

"Menanam pohon adalah sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi bumi kita," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selebrasi Hari Bumi Tahun 2022, Tema yang Diusung "Invest In Our Planet"

Selebrasi Hari Bumi Tahun 2022, Tema yang Diusung "Invest In Our Planet"

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 11:32 WIB

Hari Bumi 2022: Penyebab Perubahan Iklim yang Wajib Dipahami Umat Manusia

Hari Bumi 2022: Penyebab Perubahan Iklim yang Wajib Dipahami Umat Manusia

News | Jum'at, 22 April 2022 | 10:47 WIB

Mengetahui Apa Saja Dampak Perubahan Iklim bagi Kehidupan di Momen Hari Bumi 2022

Mengetahui Apa Saja Dampak Perubahan Iklim bagi Kehidupan di Momen Hari Bumi 2022

News | Jum'at, 22 April 2022 | 10:35 WIB

Minta Tambahan Investasi Perubahan Iklim, Menkeu AS: Reformasi Bank Dunia dan IMF!

Minta Tambahan Investasi Perubahan Iklim, Menkeu AS: Reformasi Bank Dunia dan IMF!

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 09:04 WIB

Peringati Hari Bumi 2022, Google Doodle Ingatkan Dampak Nyata Perubahan Iklim

Peringati Hari Bumi 2022, Google Doodle Ingatkan Dampak Nyata Perubahan Iklim

Tekno | Jum'at, 22 April 2022 | 06:41 WIB

Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Elektabilitas Puan Maharani Mulai Merangkak Naik

Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Elektabilitas Puan Maharani Mulai Merangkak Naik

Surakarta | Jum'at, 22 April 2022 | 04:47 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB