Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Siapa? Simak Penjelasan Kemenkes

Rifan Aditya

Sabtu, 23 April 2022 | 09:30 WIB
Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Siapa? Simak Penjelasan Kemenkes
Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Siapa? Simak Penjelasan Kemenkes - Ilustrasi dokter. (Pixabay/sammy sander)

Suara.com - Kementerian Kesehatan akan memasukkan vaksin human papillomavirus atau HPV ke dalam program vaksinasi wajib untuk mencegah kanker serviks. Lalu, vaksin kanker serviks gratis untuk siapa?

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa vaksin ini gratis. Pihaknya pun telah menjelaskan program vaksin kanker serviks gratis untuk siapa saja. Namun pertanyaan kembali muncul, bagaimana cara mengakses vaksin gratis ini?

Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Siapa

Budi Gunadi menjelaskan, vaksin kanker serviks gratis untuk anak SD kels 5 dan 6 dengan rentang usia antara 10 hingga 13 tahun dengan pertimbangan belum menstruasi.

"Kenapa diberikan pada anak umur 5 dan 6 SD, karena ada aturannya, harus diberikan sebelum menstruasi, kalau sudah menstruasi jadi tidak efektif," ujar Menkes Budi saat konferensi pers, Puncak Peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2022, Jumat, (22/4/2022).

Menurut informasi Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, vaksin kanker serviks bisa diakses gratis tanpa syarat yang rumit.

"Nggak pakai syarat, cukup si anak yang sudah berusia segitu, yakni kelas 5 dan 6 SD, nanti akan dikasih, jika memang daerahnya sudah masuk ke dalam pemberian layanan," ujar Prima saat dihubungi Suara.com, Selasa (19/4/2022).

Daerah yang mendapat vaksin kanker serviks gratis adalah DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sumatera Utara.

Sebanyak 889 ribu anak perempuan kelas 5 dan 6 SD ditargetkan mendapat vaksin kanker serviks yang pelaksanaannya dilakukan dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus dan November 2022.

Menurut Prima vaksin HPV ini akan diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak terpisah 1 hingga 2 bulan. Dosis pertama diberikan pada Agustus 2022 dan dosis kedua akan diberikan pada November 2022.

Lalu bagaimana dengan wanita dewasa yang ingin mendapat vaksin kanker serviks gratis?

Budi Gunadi mengatakan jika ada penelitian lebih lanjut terkait vaksin HPV, rentang usia vaksinasi HPV gratis akan diperluas.

"Mudah-mudahan teknologi kedepannya, mengenai vaksinasi HPV berkembang, sehingga bisa memperluas cakupan, sama seperti vaksin Covid-19 yang usia pemberiannya terus berkembang."

Demikian penjelasan singkat tentang vaksin kanker serviks gratis untuk siapa. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjawab rasa penasaran kalian.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks, Apakah Bakal Digratiskan Bagi Perempuan Dewasa? Ini Jawaban Menkes

Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks, Apakah Bakal Digratiskan Bagi Perempuan Dewasa? Ini Jawaban Menkes

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 15:14 WIB

Berapa Harga yang Dibutuhkan Untuk Vaksin Serviks? Ini Rinciannya

Berapa Harga yang Dibutuhkan Untuk Vaksin Serviks? Ini Rinciannya

Health | Kamis, 21 April 2022 | 16:45 WIB

Banyak Ditanya Soal Vaksin HPV, Dokter Ini Beberkan Faktanya

Banyak Ditanya Soal Vaksin HPV, Dokter Ini Beberkan Faktanya

Jogja | Kamis, 21 April 2022 | 13:48 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB