Sopir Bus AKAP Senang Akhirnya Ada Mudik Lagi

Iwan Supriyatna

Rabu, 27 April 2022 | 05:44 WIB
Sopir Bus AKAP Senang Akhirnya Ada Mudik Lagi
Calon pemudik mengantri untuk menaiki bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (18/4/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengaku senang akhirnya ada mudik lagi, setelah pada dua Lebaran sebelumnya Pemerintah melarang kegiatan tersebut.

Salah seorang sopir bus dari Perusahaan Otobus (PO) Tjipto GM, Sutarmin mengatakan mudik Lebaran menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Meski terkadang harus melewatkan momen Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, namun pada saat itulah pendapatan mereka akan bertambah seiring dengan jumlah pemudik yang meningkat.

“Alhamdulillah senang. Meski kadang tidak bisa berkumpul dengan keluarga, tetapi kalau ada mudik pendapatan agak meningkat sedikit,” ujar Sutarmin, di Terminal Kalideres, Jakarta, Selasa.

"Jakarta-Madura pulang pergi (PP) alhamdulillah dinikmati saja demi keluarga," kata dia lagi.

Namun, ia menuturkan pergerakan penumpang pada H-7 menjelang Lebaran belum terlalu signifikan, sehingga tidak bisa memprediksi kenaikan pendapatannya. Lagi pula ini merupakan mudik yang pertama setelah dua tahun ditiadakan. Puncak arus mudik di Terminal Kalideres diperkirakan terjadi pada 27-29 April 2022.

Di sisi lain, pria yang sudah menjadi sopir selama 25 tahun lebih itu, juga berbagi kisah bahwa dirinya sudah terbiasa melewatkan Lebaran bersama keluarga karena terkadang masih dalam perjalanan mengantarkan penumpang ke tujuan.

Namun kondisi itu, kata dia, merupakan hal biasa bagi para sopir bus terutama pada hari-hari menjelang Lebaran.

“Sekarang kemungkinan Lebaran di jalan. Tapi ya tidak apa-apa karena tugas kami memang tidak mengenal waktu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan sopir rute Jakarta-Lampung Deddy Irawan. Ia mengatakan senang karena Pemerintah akhirnya telah mengizinkan mudik untuk pertama kali setelah dua tahun sebelumnya meniadakan mudik.

baca juga

Meski pendapatan selama arus mudik meningkat, tetapi sebagai gantinya dia harus rela mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

“Kami senang membantu orang mengantarkan mudik, pulang kampung dan ketemu keluarga mereka. Tapi ya sedihnya pas hari raya terkadang pas kebetulan masih di jalan,” katanya pula.

"Saya sudah menyiapkan fisik untuk arus mudik, karena hari mudik ini kami harus (bekerja) ekstra," ujarnya lagi.

Deddy menjelaskan bahwa selama masa mudik, sopir bus AKAP biasanya melakukan perjalanan pulang-pergi (PP) dari kota keberangkatan menuju tujuan dan sebaliknya, dengan waktu istirahat hanya sekitar empat jam sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan bus tahun ini tidak akan sama seperti kondisi sebelum pandemi pada 2019 lalu ketika jumlah pemudik mencapai angka 7.000 orang per hari.

Menurut dia, jumlah pemudik yang menggunakan bus tahun ini diperkirakan paling banyak hanya 50 persen dari tahun 2019. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termasuk di Bekasi dan Karawang, Ini 12 Daerah di Jabar yang Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2022

Termasuk di Bekasi dan Karawang, Ini 12 Daerah di Jabar yang Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2022

Bekaci | Rabu, 27 April 2022 | 05:10 WIB

SAR Tanjungpinang Siagakan Kapal Rescue dan Helikopter untuk Siaga Mudik Lebaran di Kepri

SAR Tanjungpinang Siagakan Kapal Rescue dan Helikopter untuk Siaga Mudik Lebaran di Kepri

Batam | Rabu, 27 April 2022 | 05:00 WIB

Tim Polisi Khusus Awasi Perumahan di Malang yang Ditinggal Mudik Lebaran

Tim Polisi Khusus Awasi Perumahan di Malang yang Ditinggal Mudik Lebaran

Malang | Rabu, 27 April 2022 | 05:00 WIB

Terkini

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:50 WIB

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 21:47 WIB

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:45 WIB

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

×