Karier Bupati Bogor Ade Yasin Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Jadi Pengacara

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 27 April 2022 | 17:02 WIB
Karier Bupati Bogor Ade Yasin Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Jadi Pengacara
Bupati Bogor, Ade Yasin (Instagram/@ademunawarohyasin)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membekuk Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, alias Ade Yasin, dalam operasi tangkap tangan (OTT) karena kasus dugaan suap. KPK juga menyeret Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat selaku auditor menjadi pesakitan bersama Ade Yasin.

Ade Yasin menjabat Bupati Bogor sejak 30 Desember 2018 bersama Iwan Setiawan. Dia diusung PPP, PKB dan Gerindra dan mendapat nomor urut dua. Ade Yasin sendiri merupakan politikus Partai Persatuan Pembangunan. Ade Yasin pun sukses menjadi Bupati Bogor usai mengungguli empat pasangan calon lain. 

Sebelum menjabat Bupati, Ade Yasin sempat menjadi Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2018 serta Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor periode 2009-2014. Dia juga pernah menjadi seorang advokat pada tahun 2000-2009 sebelum terjun ke dunia politik.

Sayang, kariernya di dunia politik harus berantakan sebelum dia mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati. Tim Satgas KPK mengamankan Bupati Bogor Ade Yasin dalam operasi tangkap tangan (OTT). 

Selain Ade Yasin, tim juga menyeret pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat. Pihak BPK yang ditangkap diduga merupakan auditor. KPK telah mengamankan 12 orang dalam OTT di Kabupaten Bogor, di antaranya Bupati Bogor Ade Yasin, beberapa pejabat, ASN Pemerintah Kabupaten Bogor hingga beberapa pihak dari BPK perwakilan Jawa Barat.

Ali mengatakan operasi tangkap tangan terjadi lantaran adanya dugaan suap. Kendati demikian, KPK belum menjelaskan detail dugaan suap tersebut. 

Data LHKPN KPK, Bupati Bogor Ade Yasin terakhir melaporkan harta kekayaan pada 2020. Dalam laporan itu, Ade Yasin memiliki total harta kekayaan Rp 4.111.181.641.

Harta kekayaan Bupati Bogor Ade Yasin terdiri atas:

3 tanah dan bangunan di Bogor senilai Rp2.290.000.000.- Mobil Mitsubishi Xpander Ultimate 2019 dan BMW 320i 2016 senilai Rp 635 juta.- Harta bergerak lainnya senilai Rp600 juta.- Kas dan setara kas Rp726.788.687.- Utang sebesar Rp140.607.046.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap 12 Orang, KPK Sebut Bupati Ade Yasin dkk Terlibat Suap Kepengurusan Laporan Keuangan Pemkab Bogor

Tangkap 12 Orang, KPK Sebut Bupati Ade Yasin dkk Terlibat Suap Kepengurusan Laporan Keuangan Pemkab Bogor

News | Rabu, 27 April 2022 | 16:53 WIB

KPK Tangkap 12 Orang yang Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Termasuk Bupati Bogor Ade Yasin

KPK Tangkap 12 Orang yang Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Termasuk Bupati Bogor Ade Yasin

News | Rabu, 27 April 2022 | 16:45 WIB

Bupati Bogor Ade Yasin Miliki Mobil Mewah dan Total Harta Rp 4 Miliar

Bupati Bogor Ade Yasin Miliki Mobil Mewah dan Total Harta Rp 4 Miliar

Malang | Rabu, 27 April 2022 | 16:40 WIB

Bupati Bogor Ade Yasin Kena OTT KPK, Legislator Gerindra Minta Roda Pemerintahan Tak Berhenti

Bupati Bogor Ade Yasin Kena OTT KPK, Legislator Gerindra Minta Roda Pemerintahan Tak Berhenti

News | Rabu, 27 April 2022 | 16:13 WIB

Ridwan Kamil Minta Wakil Bupati Bogor Lakukan Ini Usai Ade Yasin Kena OTT KPK

Ridwan Kamil Minta Wakil Bupati Bogor Lakukan Ini Usai Ade Yasin Kena OTT KPK

Bogor | Rabu, 27 April 2022 | 15:57 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB