Kronologi PDSI Dideklarasikan Mantan Stafsus Terawan Agus Putranto

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 28 April 2022 | 08:27 WIB
Kronologi PDSI Dideklarasikan Mantan Stafsus Terawan Agus Putranto
PDSI resmi mendeklarasikan diri sebagai salah satu organisasi profesi kedokteran yang diakui Kemenkumham. (Suara.com/Stefanus Aranditio)

Suara.com - Belum mereda kasus pemecatan dokter Terawan Agus Putranto oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dunia kedokteran Tanah Air kembali heboh. Pasalnya, muncul organisasi profesi kedokteran bernama Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia atau PDSI yang didirikan mantan staf khusus (stafsus) Terawan.

Pemecatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI menjadi pembahasan nasional. Keputusan pemecatan mantan Menteri Kesehatan RI ini dilakukan oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh.

Pemecatan Terawan tentu mendapat banyak tentangan dari publik. Bahkan, politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono menyuarakan agar IDI dibubarkan. Dia menganggap IDI tak menghargai jasa Terawan dalam dunia kedokteran Tanah Air.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes)  Budi Gunadi Sadikin menginginkan adanya mediasi antara IDI dengan Terawan. Mediasi ini diharapkan bisa cepat mengakhiri permasalahan kedua belah pihak.

Namun, di tengah situasi tersebut, justru muncul organisasi kedokteran baru bernama PDSI. Berikut ini kronologi berdirinya PDSI yang dipimpin sosok bernama Jajang Edi Priyanto.

Deklarasi PDSI

PDSI muncul ditengah upaya pemerintah, melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi, memediasi IDI dengan Terawan. PDSI mendeklarasikan diri di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/4/22).

PDSI mengklaim sudah mengantongi SK Kemenkumham dengan nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

Organisasi ini didirikan Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto, yang tak lain merupakan mantan stafsus Terawan. Jajang pernah menjabat sebagai wakil kepala Pusat Kesehahtan Angkatan Darat (Wakapuskesad) dan direktur pembinaan penunjang umum RSPAD Gatot Subroto.

baca juga

Sosoknya tak bisa dilepaskan dari Terawan. Dia juga masuk dalam jajaran stafsus Terawan ketika menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI. 

Dokter Jajang termasuk sosok yang mendukung metode cuci otak Terawan, meski ditentang IDI. Ia juga termasuk yang kecewa sekaligus menentang keputusan IDI dengan memecat Terawan dari keanggotaan secara permanen.

Visi Misi PDSI

Jajang mengatakan, berdirinya organisasi kedokteran PDSI merupakan bagian dari hak WNI dalam berserikat dan berkumpul yang dijamin pasal 28 UUD 1945. PDSI memiliki visi sebagai polopor reformasi kedokteran Tanah Air yang menjunjung tinggi kesejawatan.

Sementara, misi PDSI adalah mengayomi dokter dengan berinersi bersama rakyat dan pemerintah dalam membentuk organisasi yang profesional.

PDSI pun menginginkan taraf kesehahtan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggotanya. Satu lagi, PDSI ingin mendorong inovasi bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.

Dari tiga poin misi PDSI, dorongan mendukung inovasi bangsa menjadi yang paling disorot. Misi itu banyak diartikan sebagai bentuk dukungan atas inovasi Terawan tentang vaksin DSA atau metode cuci otak untuk penyembuhan stroke hingga vaksin Nusantara. Ini pun sudah ditegaskan dr. Jajang dalam deklarasi.

"Ini sebetulnya PDSI akan memfasilitasi penelitian. Silahkan yang akan meneliti melengkapi, menyempurnakan yang dilakukan Terawan, sehingga DSA jadi gold standar untuk stroke dan lain-lain. Vaksin nusantara sama aja, beliau kan sudah membuka," kata dr. Jajang dalam deklarasi PDSI.

Bukan Saingi IDI, Tapi...

Jajang membantah bahwa PDSI didirikan sebagai tandingan dari IDI. Dia menyebut, baik IDI maupun PDSI sama-sama punya pemerintah, namun dengan dasar hukum sendiri.

Tapi, bagi yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota PDSI, Jajang menegaskan seorang dokter tak boleh memiliki keanggotaan ganda. Kesimpulannya, jika gabung PDSI, seorang dokter tak boleh menjadi anggota IDI.

Pendaftaran sebagai anggota PDSI bisa dilakukan secara online. Jajang pun memberi tawaran pada Terawan untuk bergabung dengan PDSI, jika sudah tak bersama IDI lagi.

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Susunan Pengurus PDSI, Organisasi Kedokteran Baru di Indonesia

Daftar Susunan Pengurus PDSI, Organisasi Kedokteran Baru di Indonesia

News | Kamis, 28 April 2022 | 08:12 WIB

Wacana 'IDI Tandingan' Kembali Menguat, dr. Adib Khumaidi: IDI Bukan Sekadar Perkumpulan Dokter

Wacana 'IDI Tandingan' Kembali Menguat, dr. Adib Khumaidi: IDI Bukan Sekadar Perkumpulan Dokter

Health | Rabu, 27 April 2022 | 23:33 WIB

Daripada Kisruh Soal PDSI, IAKMI Ingatkan IDI untuk Selesaikan Masalah Kesehatan Masyarakat

Daripada Kisruh Soal PDSI, IAKMI Ingatkan IDI untuk Selesaikan Masalah Kesehatan Masyarakat

Health | Rabu, 27 April 2022 | 21:57 WIB

Terpopuler Kesehatan: Beda PDSI dengan IDI, Faktor yang Mempengaruhi Panjang Umur Manusia

Terpopuler Kesehatan: Beda PDSI dengan IDI, Faktor yang Mempengaruhi Panjang Umur Manusia

Health | Rabu, 27 April 2022 | 21:08 WIB

PDSI Dukung Terapi Cuci Otak Dokter Terawan, IAKMI: Politis!

PDSI Dukung Terapi Cuci Otak Dokter Terawan, IAKMI: Politis!

Health | Rabu, 27 April 2022 | 20:41 WIB

PDSI Resmi Diakui Pemerintah, Apa Bedanya dengan IDI yang Juga Menaungi Dokter?

PDSI Resmi Diakui Pemerintah, Apa Bedanya dengan IDI yang Juga Menaungi Dokter?

Health | Rabu, 27 April 2022 | 17:24 WIB

Terkini

5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar

5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Imigrasi Jaring 45 WNA di Kalibata City, 41 Orang Tercatat Pemegang Izin Investor Asing

Imigrasi Jaring 45 WNA di Kalibata City, 41 Orang Tercatat Pemegang Izin Investor Asing

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:05 WIB

KPK: Kasus Korupsi Pengadaan Urutan 2 Teratas

KPK: Kasus Korupsi Pengadaan Urutan 2 Teratas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Totalitas di Balik Layar, Andri Mashadi Sempat Mabuk Laut dan 'Teler' Bareng Dinda Kirana

Totalitas di Balik Layar, Andri Mashadi Sempat Mabuk Laut dan 'Teler' Bareng Dinda Kirana

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Temui Mahasiswa di Tengah Aksi, Kapolda Jateng: Aspirasi Silakan, Pelanggaran Hukum Ditindak

Temui Mahasiswa di Tengah Aksi, Kapolda Jateng: Aspirasi Silakan, Pelanggaran Hukum Ditindak

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Perbandingan di Atas Kertas Yamaha Vixion vs Honda CB150R Streetfire, Harga dan Fitur Mending Mana?

Perbandingan di Atas Kertas Yamaha Vixion vs Honda CB150R Streetfire, Harga dan Fitur Mending Mana?

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:54 WIB

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:45 WIB

×