Fakta-fakta Terbaru Kasus Randy Bagus, Hanya Divonis 2 Tahun Penjara?

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 29 April 2022 | 16:07 WIB
Fakta-fakta Terbaru Kasus Randy Bagus, Hanya Divonis 2 Tahun Penjara?
Randy Bagus Hari Sasongko terdakwa kasus aborsi Novia Widyasari (Suara.com/Zain Arifin)

Suara.com - Hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara pada terdakwa yang terlibat kasus aborsi Novia Widyasari, Randy Bagus. Hakim menilai Randy Bagus terlibat aktif dalam kasus terjebut saat keduanya menjalin asmara.

Vonis tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Sunoto di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Kamis (28/4/2022). Berikut fakta-fakta terbaru terkait kasus Randy Bagus yang telah divonis 2 tahun penjara.

Sengaja menyebabkan gugurnya kandungan

Sunoto menyatakan terdakwa Randy Bagus Hari Sasongko bin Niryono terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. “Yakni dengan sengaja menyebabkan gugurnya kandungan seorang perempuan sebagaimana dalam dakwaan jaksa penuntut umum,” ujar Sunoto.

Terbukti transfer uang untuk pembelian pil cytotex

Randy Bagus terbukti turut serta dalam kasus aborsi yang dilakukan Novia. Randy kedapatan mentransfer uang yang digunakan membeli pil cytotex yang terungkap dalam fakta persidangan. Majelis Hakim kemudian menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun pada Randy Bagus. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Kejaksaan Negeri Mojokerto yakni tiga tahun enam bulan.  

Majelis hakim menyebut faktor yang memberatkan hukuman, yakni perbuatan Randy dinilai sudah meresahkan masyarakat. Apalagi ia merupakan anggota Polri yang seharusnya patuh menegakkan hukum. “Perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat, terdakwa tidak mengakui kesalahannya,” ujar Sunoto.

Vonis 2 tahun lebih ringan dari tuntutan

Lantas alasan apa yang kemudian meringankan hukuman pecatan polisi itu? Sunoto menyatakan terdakwa belum pernah dipidana dan bertindak sopan selama sidang. Meski vonisnya lebih ringan dari tuntutan jasa, pihak Randy ternyata masih belum puas.

baca juga

Kuasa Hukum Randy Bagus Hari Sasongko, Elisa Endarwati mengaku kecewa dengan putusan Majelis Hakim PN Mojokerto yang menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara terhadap kliennya. “Putusan ini sangat keberatan, tadi juga tuntutan dari majelis hakim yang tidak sesuai fakta persidangan, oleh karena itu kita akan banding,” kata Elisa usai persidangan.

Elisa mengklaim keberatan yang dilakukan pihaknya bukan tanpa alasan. Mereka menilai pertimbangan-pertimbangan hukum yang disampaikan majelis hakim dalam menjatuhkan vonis tidak menjelaskan bukti otentik terkait kehamilan Novia. “Tidak ada bukti otentik sama sekali secara medis, tidak pernah ada. Itu yang kita ragukan, di mana perbuatan Randy yang melakukan?,” ujar Elisa.

Pihak Randy menuding Novia

Pihak Randy bahkan menuding Novia sendiri mestinya paling dipersalahkan atas aborsi tersebut. Itu lantaran almarhum yang melakukan tindakan menggugurkan janin. “Karena si hamil persetujuan dan dia yang minum. Kalau itu memang betul-betul harusnya dijadikan tersangka (Novia). Itupun gak ada, kalau pun dia mati harusnya SP3,” kilah Elisa.

JPU sebelumnya mendakwa Bripda Randy Bagus Hari Sasongko dengan pasal 348 ayat (1) KUHP atau pasal 348 ayat (1) juncto pasal 56 ayat (2) KUHP. Polisi nonaktif ini diduga terlibat dalam perkara aborsi Novia Widyasari (21), seorang mahasiswi asal Kabupaten Mojokerto.

Sebagai informasi, kasus ini mencuat ke publik pada Desember 2021 silam menyusul tewasnya Novia Widyasari. Tubuhnya tergeletak di atas pusara ayahnya di Makam Umum Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Kamis (2/12/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.

Novia menenggak teh yang telah dicampur dengan potasium. Belakangan terungkap, aksi nekat Novia diduga akibat persoalan asmaranya dengan Bripda Randy yang kala itu masih berdinas di Polres Pasuruan. Sejoli ini berpacaran sejak Oktober 2019. Selama kurun waktu 2 tahun, terungkap jika Novia hamil dan menggugurkan kandungannya. Proses pengguguran diketahui dilakukan dengan cara mengonsumsi obat dan jamu.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuasa Hukum Randy Bagus Kecewa, Justru Salahkan Novia: Kalaupun Dia Mati Harusnya Kasus SP3

Kuasa Hukum Randy Bagus Kecewa, Justru Salahkan Novia: Kalaupun Dia Mati Harusnya Kasus SP3

Jatim | Jum'at, 29 April 2022 | 08:05 WIB

Sorotan Berita Kemarin, dari Napi Mabuk Ancam Orang Pakai Parang Sampai Vonis Kasus Aborsi Randy Bagus

Sorotan Berita Kemarin, dari Napi Mabuk Ancam Orang Pakai Parang Sampai Vonis Kasus Aborsi Randy Bagus

Malang | Jum'at, 29 April 2022 | 07:21 WIB

Randy Bagus Divonis 2 Tahun Penjara, Sopan Selama Sidang Jadi Pertimbangan Hakim

Randy Bagus Divonis 2 Tahun Penjara, Sopan Selama Sidang Jadi Pertimbangan Hakim

Malang | Kamis, 28 April 2022 | 18:57 WIB

Randy Bagus Divonis Dua Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Randy Bagus Divonis Dua Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Jatim | Kamis, 28 April 2022 | 18:11 WIB

4 'Jurus' Pembelaan Diri Randy Bagus di Depan Hakim, Ingin Bebas Dari Jerat Kasus Aborsi Novia Widyasari

4 'Jurus' Pembelaan Diri Randy Bagus di Depan Hakim, Ingin Bebas Dari Jerat Kasus Aborsi Novia Widyasari

Jatim | Kamis, 21 April 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Ketika Pemerintah Memuja UMKM, tapi Gagal Menyediakan Pekerjaan yang Layak

Ketika Pemerintah Memuja UMKM, tapi Gagal Menyediakan Pekerjaan yang Layak

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain

Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Cari Cushion Murah dan Ringan di Wajah? Ini 3 Pilihan Favorit Sesuai Review Pengguna

Cari Cushion Murah dan Ringan di Wajah? Ini 3 Pilihan Favorit Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:42 WIB

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:39 WIB

×